10 Dampak Pelecehan Seksual Bagi Korban, Salah Satunya Keinginan Bunuh Diri

Risna Halidi, Fajar Ramadhan

Rabu, 15 Juni 2022 | 11:55 WIB
10 Dampak Pelecehan Seksual Bagi Korban, Salah Satunya Keinginan Bunuh Diri
Ilustrasi seorang perempuan alami pelecehan seksual (istockphoto.com)

Suara.com - Kasus kekerasan atau pelecehan seksual hingga kini masih sering terjadi. Biasanya kasus ini seringnya dialami oleh perempuan dan anak-anak.

Meskipun kasus pelecehan seksual banyak terjadi, hingga kini penanganan mengenai hal ini belum begitu baik. Penanganan yang kurang tersebut terkadang membuat trauma berat bagi korban ketika mengalaminya.

Perlu diketahui, saat mengalami pelecehan seksual, tidak hanya fisik yang trauma, terapi juga psikologis dan emosional. Melansir laman Rainn, berikut terdapat beberapa dampak yang ditimbulkan dari pelecehan seksual.

1. Depresi
Berdasarkan penelitian, tindakan diskriminasi atau kekerasan seksual dapat menyebabkan depresi kepada korban.

2. Gangguan Stres Pascatrauma
Korban yang mengalami pelecehan seksual biasanya mengalami trauma berat yang menyebabkan gangguan stres pascatrauma. Gannguan ini membuat korban memiliki rasa takut, cemas, dan stres yang berlebihan.

3. Suka Menyakiti Diri Sendiri
Tidak jarang bagi beberapa korban pelecehan seksual dengan sengaja melukai dirinya sendiri. Biasanya mereka akan merasa benci dengan dirinya sendiri setelah menerima pelecehan seksual sehingga melukai dirinya sendiri.

4. Tertular Penyakit Kelamin
Beberapa korban pelecehan seksual juga berpotensi terkena penyakit kelamin menular. Penyakit ini biasanya ditularkan oleh pelaku melalui kontak kelamin ataupun anal dan oral.

Selain mengganggu mental korban, kekerasan seksual bisa menyebabkan terinfeksi bakteri atau virus yang ditularkan pelaku. Penyakit ini terjadi karena kontak kelamin atau melalui anal dan oral.

5. Berpotensi Menggunakan Narkotika
Korban pelecehan seksual berpotensi menggunakan narkotika akibat rasa depresi yang dialaminya. Biasanya penggunaan narkotika diharapkan untuk menghilang pikiran terhadap trauma yang dialaminya.

6. Disosiatif (Menjauhkan Diri dari Lingkungan)
Setelah kejadian, banyak korban kekerasan seksual menjauhkan dirinya dari lingkugan. Biasanya, korban kekerasan seksual akan merasa malu dengan apa yang dialaminya. Oleh karena itu, mereka yang mengalami pelecehan seksual akan minder dan menarik diri dari lingkungan.

baca juga

7. Serangan Panik
Trauma yang dialami para korban pelecehan seksual membuat mereka lebih mudah panik. Hal ini karena mereka akan merasa takut dengan orang-orang yang berada di sekitarnya.

8. Gangguan Makan dan Tidur
Bagi beberapa korban pelecehan seksual juga kerap kali mengalami gangguan makan dan tidur. Pengalaman buruk yang dirasakannya membuat nafsu makan berkurang. Selain itu, mereka juga kesulitan untuk tidur karena takut terbayang pengalaman buruknya itu.

9. Menyebabkan Kehamilan
Dampak buruk lain dari pelecehan seksual juga bisa menyebabkan kehamilan bagi korban. Hal ini menjadi salah satu kekhawatiran terburuk korban ketika mengalami pelecehan seksual.

10. Bunuh Diri
Banyak korban kekerasan seksual yang pada akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Dampak ini terjadi karena korban merasa malu dan depresi berlebihan dari apa yang dialaminya. Untuk itu, jangan sampai korban ditinggal sendiri sehingga menyebabkan depresi berlebih.

Catatan Redaksi:

Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Rawan Jadi Korban KDRT, Akademisi UWM Jogja Dorong Masyarakat Berani Melapor

Perempuan Rawan Jadi Korban KDRT, Akademisi UWM Jogja Dorong Masyarakat Berani Melapor

Jogja | Selasa, 14 Juni 2022 | 23:35 WIB

Eksaminasi Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Unri Diserahkan ke Mahkamah Agung

Eksaminasi Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Unri Diserahkan ke Mahkamah Agung

Riau | Selasa, 14 Juni 2022 | 20:39 WIB

13 Kasus Pencabulan Terjadi Dalam 6 Bulan Ini, Ngawi Darurat Kekerasan Seksual

13 Kasus Pencabulan Terjadi Dalam 6 Bulan Ini, Ngawi Darurat Kekerasan Seksual

Malang | Selasa, 14 Juni 2022 | 19:56 WIB

Terkini

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×