3 Dampak Kualitas Udara yang Buruk, Tidak Boleh Disepelekan

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:55 WIB
3 Dampak Kualitas Udara yang Buruk, Tidak Boleh Disepelekan
Ilustrasi kualitas udara buruk di perkotaan. (Pixabay)

Suara.com - Baru-baru ini, udara Jakarta kembali mendapat predikat sebagai udara dengan kualitas buruk yang berdampak buruk untuk kesehatan. Kategori tidak sehat ini karena setelah diukur, konstreasi PM2.5 di udara Jakarta saat ini masih berada di atas batas normal. Tapi sebenarnya apa dampak kualitas udara yang buruk untuk kesehatan?

Udara menjadi kebutuhan utama untuk makhluk hidup dalam bernapas. Ketika kualitasnya buruk otomatis akan mempengaruhi kondisi kesehatan makhluk hidup yang menghirupnya. Maka secara singkat, berikut beberapa dampak kualitas udara yang buruk untuk kesehatan.

Dampak Kualitas Udara yang Buruk 

1. Dampak untuk Pernapasan dan Jantung

Kualitas udara buruk yang terhirup secara terus menerus memicu munculnya masalah pernapasan hingga penyakit jantung. Mulai dari bronkitis kronis, asma, emfisema, hingga bahkan serangan jantung dan kanker. Polutan akan terus menumpuk di saluran pernapasan, dan menjadi semakin buruk seiring berjalannya waktu.

2. Pengaruhnya pada Kondisi Ibu Hamil dan Anak-Anak

Kualitas udara yang buruk juga berpengaruh pada ibu hamil dan anak-anak. Paparan polusi udara selama kehamilan bisa memicu terjadinya keguguran, kelahiran premature, autisme, asma, hingga gangguan spektrum pada anak-anak.

Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung di Jakarta, Selasa (5/10/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung di Jakarta, Selasa (5/10/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pada anak-anak, efeknya bisa merusak perkembangan otak saat usia tumbuh kembang optimal. Pada beberapa kasus bahkan udara buruk juga dapat memicu terjadinya pneumonia, yang mengancam jiwa anak-anak.

3. Kualitas Udara Buruk pada Hewan

baca juga

Selain mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan untuk manusia, ternyata udara buruk juga dapat mempengaruhi kondisi hewan. Hal ini karena banyaknya polutan yang ada di udara, dan terhirup secara terus menerus oleh hewan yang ada.

Efeknya bisa berupa perpindahan habitat hewan, merusak kondisi kesehatan hewan, bahkan pada skala ekstrim dapat berpengaruh pada kondisi hewan laut. Tentu hal ini sangat masif jika diperhitungkan dari dampaknya.

Secara umum, dampak kualitas udara yang buruk pada kesehatan dan lingkungan juga sangat merugikan. Ini mengapa, upaya penghijauan dan terus memperbaiki kualitas udara harus dilakukan, agar dari waktu ke waktu ada perbaikan kondisi udara yang ada di perkotaan.

Itu tadi sedikit penjelasan terkait dampak kualitas udara yang buruk untuk kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Semoga jadi artikel yang menarik dan berguna, dan selamat menjalankan aktivitas Anda selanjutnya.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Yuk! Simak Solusi Cepat Hadirkan Udara Bersih Berikut Ini

Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Yuk! Simak Solusi Cepat Hadirkan Udara Bersih Berikut Ini

Lifestyle | Sabtu, 18 Juni 2022 | 10:32 WIB

Terpopuler: Duta Besar India Diminta Tinggalkan Indonesia, Haji Bokir dan Mpok Nori Jadi Nama Jalan di Pondok Gede

Terpopuler: Duta Besar India Diminta Tinggalkan Indonesia, Haji Bokir dan Mpok Nori Jadi Nama Jalan di Pondok Gede

Bekaci | Sabtu, 18 Juni 2022 | 09:32 WIB

Atasi Polusi Udara, PSI Minta Pemprov DKI Kolaborasi dengan Daerah Penyangga Bodetabek

Atasi Polusi Udara, PSI Minta Pemprov DKI Kolaborasi dengan Daerah Penyangga Bodetabek

Jakarta | Sabtu, 18 Juni 2022 | 10:10 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×