Cahaya Biru Dapat Merusak Kulit, Apakah dari Layar Gadget Termasuk?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 21 Juni 2022 | 15:16 WIB
Cahaya Biru Dapat Merusak Kulit, Apakah dari Layar Gadget Termasuk?
Ilustrasi perempuan bermain ponsel (pexels.com/@mikoto)

Suara.com - Spektrum cahaya terdiri dari beberapa warna, seperti merah, kuning, hijau, hingga biru. Cahaya biru memiliki panjang gelombang yang lebih pendek dengan energi yang lebih tinggi daripada warna lain.

Cahaya biru ada di sekitar kita. Matahari memancarkan cahaya biru. Begitu juga bola lampu neon dan pijar, ponsel, layar komputer, dan televisi layar datar.

Ada banyak bukti bahwa cahaya biru dapat memiliki efek berbahaya pada kulit dan mata, serta mengganggu ritme sirkadian (jam internal tubuh), menurut Science Alert.

Penelitian baru menunjukkan bahwa cahaya biru dapat menginduksi pigmentasi (tanning) untuk berbagai jenis kulit. Kulit yang berwarna cokelat tua bisa menjadi tanda kerusakan kulit dan spesi oksigen reaktif (ROS).

Studi lain menemukan bahwa kulit tan (lebih gelap) akibat paparan cahaya (termasuk cahaya biru) memiliki pigmentasi lebih gelap yang bertahan lama dibanding dengan paparan radiasi ultraviolet.

Ilustrasi gadget (Oleg Magni / unsplash.com)
Ilustrasi gadget (Oleg Magni / unsplash.com)

Sementara studi baru ini juga menunjukkan bahwa cahaya biru dapat mengaktifkan gen yang terkait dengan peradangan dan photoaging (kerusakan kulit).

Sayangnya beberapa penelitian telah membuktikan bahwa tabir surya atau sunscreen maupun sun block tidak mencegah kerusakan cahaya biru dan cahaya terlihat lainnya.

Namun, cahaya biru juga memiliki dampak menguntungkan. Jenis cahaya ini sudah digunakan untuk mengobati masalah kulit, seperti eksim dan terapi fotodinamik yang berfungsi untuk mengobati jerawat hingga kanker, serta memperbaiki penyembuhan luka.

Tetapi efek berbahaya dari cahaya biru cenderung lebih besar daripada positifnya bagi orang sehat, dapat merusak kulit tetapi kurang jelas sumber cahaya biru mana yang berbahaya bagi manusia.

baca juga

Penelitian telah menunjukkan bahwa cahaya biru dari perangkat gadget dapat meningkatkan produksi ROS. Studi lain menemukan cahaya biru dari layar 100 hingga 1.000 kali lebih kuat daripada cahaya biru dari sinar matahari.

Pada akhirnya peneliti menyimpulkan bahwa meski cahay biru dari layar dapat menyebabkan beberapa kerusakan, masalahnya tidak signifikan dibanding dengan paparan sinar matahari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merusak Mata, 4 Bahaya Paparan 'Cahaya Biru' Gadget Secara Terus-menerus

Merusak Mata, 4 Bahaya Paparan 'Cahaya Biru' Gadget Secara Terus-menerus

Your Say | Kamis, 08 Juli 2021 | 21:00 WIB

Ada Cahaya Biru Terbang di Hawaii, UFO?

Ada Cahaya Biru Terbang di Hawaii, UFO?

Tekno | Jum'at, 08 Januari 2021 | 09:30 WIB

Waduh! Bahaya Cahaya Biru Smartphone bagi Kulit, seperti Matahari

Waduh! Bahaya Cahaya Biru Smartphone bagi Kulit, seperti Matahari

Tekno | Minggu, 13 September 2020 | 14:45 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×