facebook

Kemenkes: Semua Pasien Covid-19 Subvarian BA.4 dan BA.5 Bergejala Ringan

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati
Kemenkes: Semua Pasien Covid-19 Subvarian BA.4 dan BA.5 Bergejala Ringan
Ilustrasi virus corona. [Antara]

Juru bicara Kemenkes dr. MSyahril, Sp.P., mengungkapkan kalau mayoritas pasien mengalami gejala ringan.

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan, total kasus Covid-19 Omicron subvarian BA.4 dan BA.5 telah mencapai 143 kasus. Dari jumlah tersebut, 70 pasien perempuan dan 73 laki-laki.

Juru bicara Kemenkes dr. M Syahril, Sp.P., mengungkapkan kalau mayoritas pasien mengalami gejala ringan.  

"Dari 143, semuanya gejala ringan. Hanya satu yang masuk dalam kategori sedang dan sampai saat ini pasien sudah selesai diisolasi mandiri juga dinyatakan sembuh," kata Syahril dalam konferensi pers virtual, Jumat (24/6/2022).

Syharil mengungkapkan, satu pasien yang alami gejala sedang itu merupakan seorang perempuan berusia 20 tahun dan berdomisili di Jakarta. Ia dikategorikan alami gejala sedang karena mengalami sesak napas.

Baca Juga: Antisipasi Covid-19 Meningkat Seperti di Pulau Jawa, Ini Kiat Dinas Kesehatan Sumut

Infeksi BA.4 dan BA.5 paling banyak ditemukan di DKI Jakarta. Kasus BA.4 saja di Jakarta ada sebanyak 21 orang, 2 orang di antaranya memerlukan perawatan di rumah sakit. Sementara untuk kasus BA.5 juga terbanyak ada di Jakarta.

Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Syahril menambahkan, provinsi lain yang juga mendominasi kasus kedua subvarian itu di antaranya Jawa Barat, Banten dan Bali. 

"Dari 143 kasus itu memang ada yang kasus impor dari warga negara asing di Bali juga di Jakarta. Tapi selebihnya adalah sudah (transmisi) lokal. Sekarang kita dalam masa investigasi atau meningkatkan cakupan pemeriksaan whole genome sekuensing," ujarnya.

Terkait gejala, infekai BA.4 dan BA.5 hampir serupa, yakni beruoa demam, flu, pilek, juga nyeri tenggorokan. Meski mayoritas pasien hanya mengalami gejala ringan, Syahril berpesan kepada masyarakat tetap melakukan upaya pencegahan agar tidak tertular Covid-19.

Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 23 Juni: Positif 1.054, Sembuh 605, Meninggal 0

Komentar