Diet Ekstrem Sampai BB Turun 40 Kilogram, Wanita Ini Derita Anoreksia dan Gagal Organ

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:15 WIB
Diet Ekstrem Sampai BB Turun 40 Kilogram, Wanita Ini Derita Anoreksia dan Gagal Organ
Ilustrasi anoreksia (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita (30) dari Hebei China telah menjadi simbol dari obsesi orang-orang China atas citra tubuh langsing setelah kehilangan 40 kilogram dalam setahun, padahal beratnya hanya 65 kilogram sebelumnya.

Wanita ini memiliki tinggi 165 sentimeter dan ia kehilangan lebih dari 40 kilogram selama setahun terakhir setelah melakukan diet ekstrem hingga membuatnya mengalami gangguan makan.

Rupanya, dia menjalani diet yang sangat ketat setelah melahirkan bayi kedua, karena berat badannya saat itu mencapai 65 kilogram.

Setelah ia kehilangan lebih dari setengah berat badannya dalam setahun, sang wanita mulai menderita masalah kesehatan serius, lapor Oddity Central.

Baru setelah merasa benar-benar sakit, dia memutuskan untuk mengunjungi rumah sakit.

Ilustrasi anoreksia (Freepik)
Ilustrasi anoreksia (Freepik)

Dokter di salah satu rumah sakit di kota Hengshui terkejut ketika melihat wanita itu hanya memiliki berat 25 kilogram.

Dia didiagosis menderita anoreksia nervosa serta gagal organ ganda, gagal jantung, rambut rontok, masalah pencernaan dan telah berhenti menstruasi.

“Dia menderita anoreksia nervosa, dan terlepas dari kondisi fisik dan mentalnya yang buruk, dia tidak menunjukkan keinginan untuk makan,” kata salah satu dokter yang merawat sang wanita.

Ia melanjutkan, "Dia jatuh sakit dan mengalami kegagalan beberapa organ, kemudian dia dirawat di unit perawatan intensif untuk pemulihan."

Meski sudah diberi peringatan akan konsekuensi dari kondisinya, wanita itu tetap menolak perawatan yang direkomendasikan.

Bahkan, secara santai dia mengatakan bahwa sudah mencoba beberapa metode penurunan berat badan ekstrem lainnya, seperti katartik, pencahar, hingga akupuntur.

Wanita ini pun digambarkan sebagai simbol obsesi orang-orang China terhadap tubuh langsing di media sosial, sebuah obsesi yang membuat gangguan makan anoreksia menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir, meningkatkan kesadaran tentang bahaya memiliki tubuh sangat langsing.

Dalam budaya China, tubuh langsing selalu dianggap sebagai standar kecantikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anoreksia Mengakibatkan Perubahan Struktur Otak dan Pengurangan Kecerdasan Penderitanya

Anoreksia Mengakibatkan Perubahan Struktur Otak dan Pengurangan Kecerdasan Penderitanya

Health | Selasa, 14 Juni 2022 | 10:53 WIB

Kisah Perjuangan Wanita Sembuh dari Anoreksia, Berat Badan Pernah Cuma 28 Kg

Kisah Perjuangan Wanita Sembuh dari Anoreksia, Berat Badan Pernah Cuma 28 Kg

Lifestyle | Selasa, 21 Desember 2021 | 20:10 WIB

Sama-Sama Gangguan Makan, Ini Perbedaan Anoreksia dan Bulimia

Sama-Sama Gangguan Makan, Ini Perbedaan Anoreksia dan Bulimia

Jogja | Senin, 08 November 2021 | 18:05 WIB

Terkini

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB