Studi: Polusi Udara Bisa Pengaruhi Gangguan Otak dan Kerusakan Saraf

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 27 Juni 2022 | 12:50 WIB
Studi: Polusi Udara Bisa Pengaruhi Gangguan Otak dan Kerusakan Saraf
Deretan gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara Jakarta, Jumat (17/6/2022). Kualitas udara Jakarta disebut yang terburuk di dunia pada Juni 2022. [Antara/Aprillio Akbar]

Suara.com - Beberapa hari belakangan kualitas udara di Jakarta menunjukkan indikator tidak baik. Bahkan, situasi itu berlangsung selama beberapa hari.

Polusi udara ini tidak hanya menghalangi pandangan kita, tetapi partikel udara masuk ke paru-paru jutaan penduduk kota, mempengaruhi kesehatan mereka secara keseluruhan.

Sekarang menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences, partikel beracun di udara tercemar yang dihirup dapat diangkut dari paru-paru ke otak melalui aliran darah. Hal ini dapat menyebabkan gangguan otak dan kerusakan saraf.

Dilansir dari Healthshots, ada beberapa penelitian di masa lalu yang menyebutkan bahwa polusi udara secara signifikan dapat meningkatkan risiko gangguan neurologis, termasuk penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, dan jenis demensia lainnya.

Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung di Jakarta, Rabu (11/8/2021). [Antara/Aditya Pradana Putra/aww]
Kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung di Jakarta, Rabu (11/8/2021). [Antara/Aditya Pradana Putra/aww]

Namun, para ahli dari University of Birmingham dan lembaga penelitian di China, yang melakukan penelitian tersebut kini telah menemukan jalur langsung yang digunakan oleh partikel halus yang dihirup melalui aliran darah.

Temuan baru menunjukkan bahwa partikel udara yang tercemar dapat tinggal lebih lama di otak daripada di organ metabolisme utama lainnya.

Tak hanya itu, para ilmuwan juga menemukan berbagai partikel halus dalam cairan serebrospinal manusia pasien yang mengalami gangguan otak, yang secara gamblang mengungkap bahwa itu adalah akibat dari zat partikulat beracun yang berakhir di otak.

“Ada kesenjangan dalam pengetahuan kami tentang efek berbahaya dari partikel halus di udara pada sistem saraf pusat. Pekerjaan ini menyoroti hubungan antara partikel yang dihirup dan bagaimana partikel tersebut kemudian bergerak di sekitar tubuh," kata rekan penulis Profesor Iseult Lynch, dari University of Birmingham, dalam sebuah pernyataan.

“Data menunjukkan bahwa hingga delapan kali jumlah partikel halus dapat mencapai otak dengan melakukan perjalanan, melalui aliran darah, dari paru-paru daripada melewati langsung melalui hidung – menambahkan bukti baru tentang hubungan antara polusi udara dan efek merugikan dari partikel tersebut. di otak.”

Sementara polusi udara kurang lebih merupakan campuran dari beberapa komponen beracun, partikulat (PM, terutama partikel halus sekitar seperti PM2.5 dan PM0.1), adalah yang paling harus kita khawatirkan dalam hal menyebabkan kerusakan. efek kesehatan.

Partikel ultra-halus, khususnya, mampu lolos dari sistem pelindung tubuh, dan dapat melewati sel imun sentinel dan penghalang biologis.

Studi ini menyimpulkan bahwa partikel yang dihirup dapat melintasi penghalang udara-darah dan begitu mereka mencapai otak, mereka dapat menyebabkan kerusakan pada penghalang darah-otak dan jaringan di sekitarnya. Begitu mereka ada di sana, partikel-partikel itu bisa sulit dibersihkan dan disimpan lebih lama daripada di organ lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Nuklir BRIN Akan Teliti Pencemaran Lingkungan di Daerah Industri

Ilmuwan Nuklir BRIN Akan Teliti Pencemaran Lingkungan di Daerah Industri

Tekno | Sabtu, 25 Juni 2022 | 22:06 WIB

Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemkot Jaksel Uji Emisi 2.745 Kendaraan dalam Tiga Hari

Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemkot Jaksel Uji Emisi 2.745 Kendaraan dalam Tiga Hari

Otomotif | Jum'at, 24 Juni 2022 | 23:54 WIB

Kadis LH DKI Akui Kualitas Udara Jakarta Masih Buruk, Warga Diminta Pakai Masker saat Beraktivitas

Kadis LH DKI Akui Kualitas Udara Jakarta Masih Buruk, Warga Diminta Pakai Masker saat Beraktivitas

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:31 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB