5 Risiko Umum Kuret dengan Sistem ERPOC, yang Dijalani Annisa Pohan setelah Keguguran

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:42 WIB
5 Risiko Umum Kuret dengan Sistem ERPOC, yang Dijalani Annisa Pohan setelah Keguguran
Annisa Pohan saat ditemui di Kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021). [Suara.com/Alfiakn Winanto]

Suara.com - Annisa Pohan menjalani kuret dengan sistem ERPOC setelah mengalami keguguran pada Sabtu (2/7/2022) pekan lalu. Istri Agus Harimurti Yudhoyono ini keguguran di usia kehamilan 7 minggu atau trimester kedua.

Annisa mengatakan bahwa janin yang dikandungnya tidak berkembang dan tidak terdengar detak jantung. Sehingga dokter menyarankannya untuk langsung membersihkan rahimnya.

Saran dokter agar segera dikeluarkan dan dibersihan dengan sistem ERPOC (serupa dengan kuret bahasa umumnya), dan telah dilakukan kemarin 2 Juli 2022," tulis Annisa Pohan diunggahan Instagram, Minggu (3/7/2022).

ERPOC merupakan Evacuation Of Retained Products Of Conception, prosedur untuk mengeluarkan konsepsi atau benda dari rahim.

Unggahan Annisa Pohan [Instagram/@annisayudhoyono]
Unggahan Annisa Pohan [Instagram/@annisayudhoyono]

Meski menurut NHS (layanan kesehatan Inggris) ERPOC cepat bikin pasien pulih, prosedur ini memiliki beberapa risiko, seperti:

Risiko infeksi dada

Dilansir laman Womens Health Group, risiko ini disebabkan oleh kolaps-nya area kecil paru-paru. Pengobatan risiko ini menggunakan antibiotik dan fisioterapi.

Nyeri dan bengkak pada kaki

Risiko ini terjadi karena adanya penggumpalan di kaki, yakni Deep Vein Thrombosis (DVT). Dalam kasus yang jarang terjadi, sebagian pembekuan darah dapat pecah dan berpindah ke paru-paru, yang berakibat fatal.

Baca Juga: Mengenal Sistem ERPOC, Kuret yang Dilakukan Annisa Pohan Pasca Keguguran

Serangan jantung

Risiko ini disebabkan oleh ketegangan pada jantung. Ini dapat menyebabkan stroke.

Infeksi luka dan dada

Masalah jantung dan paru-paru, serta pembekuan darah di pembuluh darah. Risiko ini lebih tinggi pada orang gemuk dan perokok.

Selain empat risiko di atas, dalam kasus yang sangat jarang, ERPOC menyebabkan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI