facebook

Saat Tenaga Kesehatan Haji Keliling Promosikan Kesehatan Jelang Puncak Haji 2022

M. Reza Sulaiman
Saat Tenaga Kesehatan Haji Keliling Promosikan Kesehatan Jelang Puncak Haji 2022
Petugas PPIH Arab Dausi Daker Bandara saat sedang meninjau lokasi dan fasilitas wukuf bagi jemaah haji Indonesia di Arafah. [Dok. MCH 2022]

Jelang Puncak Haji 2022, tenaga kesehatan haji kembali mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan agar ibadah maksimal.

Suara.com - Jelang Puncak Haji 2022, tenaga kesehatan haji kembali mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan agar ibadah maksimal.

Koordinator lapangan promosi kesehatan, dr Ira Cyndira Tresna, menjadi salah satu tim dokter yang mengampanyekan pentingnya kesehatan bagi jemaah haji, salah satunya adalah dengan cukup beristirahat.

"Pesan utama saat mendekati fase Armuzna mencegah agar jemaah tidak kelelahan," terangnya, dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Ira mengatakan tiga hari menjelang Armuzna tim promkes akan terus kampanyekan beberapa hal penting, agar jemaah haji tidak melakukan aktivitas berlebih. Untuk itu jemaah disarankan ibadah shalat di masjid dekat hotelnya masing-masing tidak berangkat ke Masjidil Haram.

Baca Juga: Berapa Biaya Haji Furoda? Ini Rinciannya dan Fasilitas yang Didapatkan

Tenaga Kesehatan Haji melakukan pemeriksaan pada jemaah haji. (Dok. Kemenkes)
Tenaga Kesehatan Haji melakukan pemeriksaan pada jemaah haji. (Dok. Kemenkes)

“Tiga hari sebelum Armuzna jemaah haji agar beristirahat, shalat di masjid terdekat, tidak perlu selalu ke Masjidil Haram,” katanya.

Selain itu tim promkes juga kampanyekan penyakit komorbid yang banyak diderita para jemaah haji. Penyakit yang banyak diderita jemaah haji di antaranya mulai dari hipertensi, jantung, diabetes, dan penyakit bawaan lainnya.

“Untuk itu kita kampanyekan untuk pengendalian hipertensi, dari data yang masuk banyak jemaah haji menderita hipertensi,” ujarnya lagi.

Menjelang prosesi Armuzna, promkes juga selalu kampanyekan beberapa penyakit yang bisa terjadi di Arab Saudi. mulai dari pencegahan terhadap penyakit menular dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, mencegah dehidrasi dengan selalu minum cairan oralit

Terakhir yang perlu dilakukan adalah bagaimana sesama jemaah dan juga petugas saling mengingatkan pentingnya menjaga kesehatannya masing-masing. Saling mengingatkan merupakan bagian dari syariat Agama Islam.

Baca Juga: Wakil Ketua DPR: Selamat Pak Menteri Agama, Pelaksanaan Haji Sejauh Ini Berjalan Lancar

“Saling menjaga kesehatan sesama jemaah jaga diri, jaga teman, jaga jemaah haji Indonesia,” katanya.

Komentar