Polusi Udara Dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Autoimun

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 07 Juli 2022 | 18:30 WIB
Polusi Udara Dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Autoimun
Penyakit autoimun. (Shutterstock)

Suara.com - Hubungan antara polusi udara dan penyakit autoimun menjadi sedikit lebih jelas berkat penelitian besar-besaran baru-baru ini terhadap lebih dari 6 juta orang Kanada.

Studi yang dipimpin oleh peneliti Naizhuo Zhao dari McGill University ini menemukan paparan polusi udara jangka panjang meningkatkan risiko penyakit autoimun, seperti lupus, sindrom Sjogren, skleroderma, dan lainnya yang kurang umum.

Namun, peneliti belum mengetahui secara pasti bagaimana polusi udara dapat memengaruhi sistem tubuh, selain mengiritasi paru-paru, lapor Science Alert.

Peneliti menduga, menghirup polusi udara dari waktu ke waktu memicu peradangan sistemik di seluruh tubuh, yang dapat menyebabkan atau memperburuk sejumlah penyakit autoimun.

Ada hubungan positif antara timbulnya penyakit autoimun dan partikel dalam polusi udara, khususnya partikel halus berukuran 2,5 mikrometer atau kurang yang disebut PM 2,5.

Deretan gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara Jakarta, Jumat (17/6/2022). Kualitas udara Jakarta disebut yang terburuk di dunia pada Juni 2022. [Antara/Aprillio Akbar]
Deretan gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara Jakarta, Jumat (17/6/2022). Kualitas udara Jakarta disebut yang terburuk di dunia pada Juni 2022. [Antara/Aprillio Akbar]

Berdasarkan hasil cacatan kesehatan selama minimal 4 tahun, sekitar 32.000 orang didiagnosis penyakit autoimun sistemik.

Terlepas dari hasilnya, diperlukan lebih banyak penelitian untuk lebih memahami interaksi antara berbagai bentuk polusi udara, terutama ozon yang berisi polutan berbahaya, dengan penyakit autoimun.

Perlu diingat bahwa ada faktor lain penyebab penyakit autoimun, seperti genetika, pola makan ultra-olahan, dan infeksi virus (dalam kasus Multiple Sclerosis).

Dasar biologis, seperti perbedaan jenis kelamin pada penyakit autoimun juga menjadi fokus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Infus Putih Bisa Sebabkan Gejala Autoimun, Simak Cara Pencegahannya

Efek Infus Putih Bisa Sebabkan Gejala Autoimun, Simak Cara Pencegahannya

| Jum'at, 24 Juni 2022 | 12:30 WIB

Mengenal Multiple Sclerosis, Penyakit Autoimun yang Lebih Mungkin Terjadi pada Wanita

Mengenal Multiple Sclerosis, Penyakit Autoimun yang Lebih Mungkin Terjadi pada Wanita

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 08:40 WIB

Penyakit Autoimun Pada Anak Kian Meningkat, Perhimpunan Anak Autoimun Sulawesi Selatan Dibentuk

Penyakit Autoimun Pada Anak Kian Meningkat, Perhimpunan Anak Autoimun Sulawesi Selatan Dibentuk

Sulsel | Kamis, 26 Mei 2022 | 16:22 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB