Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 13 Januari 2026 | 15:38 WIB
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
Warga menggotong pasien saat banjir di RSUD Kota Serang, Banten, Senin (12/1/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/nz]
baca 10 detik
  • Leptospirosis, DBD, diare, dan tifoid adalah penyakit utama yang meningkat akibat genangan air kotor dan sanitasi buruk.
  • Kondisi lembab dan suhu drastis saat musim hujan memicu perkembangan biak penyakit saluran pernapasan dan infeksi kulit.
  • Fasilitas air bersih terbatas serta kontaminasi sumber air minum memperbesar risiko penularan penyakit berbasis air.

Suara.com - Musim hujan yang disertai banjir bukan hanya menghambat aktivitas, tetapi juga membawa ancaman serius bagi kesehatan.

Kondisi lingkungan yang lembab, genangan air kotor, hingga perubahan suhu yang drastis menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan virus.

Kondisi ini sering kali diperparah dengan penurunan sistem imun akibat kelelahan dan kurangnya asupan nutrisi saat menghadapi bencana.

Mengutip data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, berikut adalah daftar penyakit yang wajib diwaspadai saat musim hujan dan banjir:

1. Leptospirosis (Penyakit dari Kencing Tikus)

Leptospirosis adalah ancaman paling mematikan saat banjir. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang disebarkan melalui urine tikus yang bercampur dengan air banjir.

Bakteri dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, makanan yang terkontaminasi, atau melalui kulit yang luka.

Infeksi ini menyerang aliran darah secara sistemik, memicu demam tinggi, dan jika tidak segera ditangani, bisa menyebabkan kerusakan organ dalam yang membuat sistem pertahanan tubuh lumpuh total.

Satpam membantu warga melintasi banjir di RSUD Kota Serang, Banten, Senin (12/1/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/nz]
Satpam membantu warga melintasi banjir di RSUD Kota Serang, Banten, Senin (12/1/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/nz]

2. Demam Berdarah Dengue (DBD)

baca juga

Pada musim hujan, terjadi peningkatan tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti. Hal ini dikarenakan banyaknya sampah seperti kaleng bekas, ban bekas, serta tempat-tempat tertentu yang terisi air hujan, sehingga menciptakan media yang ideal bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak.

Virus dengue secara langsung menyerang trombosit dan melemahkan sistem imun, menyebabkan kebocoran plasma yang bisa berakibat fatal jika pasien mengalami Dengue Shock Syndrome (DSS).

3. Diare dan Kolera

Penyakit diare sangat erat kaitannya dengan kebersihan individu dan sanitasi lingkungan. Di musim hujan dengan curah yang tinggi, potensi banjir meningkat sehingga sumber air minum masyarakat, khususnya sumur dangkal, sangat mudah tercemar.

Selain itu, saat banjir, fasilitas air bersih terbatas sehingga sulit untuk menjaga kebersihan diri dan alat makan. Mengonsumsi makanan atau minuman yang terpapar air kotor ini dapat memicu infeksi saluran pencernaan.

Diare menyebabkan dehidrasi berat dan hilangnya elektrolit. Usus sebagai salah satu pusat pertahanan imun tubuh menjadi rusak, sehingga penderita lebih rentan terkena infeksi komplikasi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Ratusan Ton Bantuan Korban Banjir Bireuen Ternyata Menumpuk Rapi di Gudang BPBD!

Viral Ratusan Ton Bantuan Korban Banjir Bireuen Ternyata Menumpuk Rapi di Gudang BPBD!

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 15:23 WIB

Purbaya Heran Kapal Bantuan Bencana Sumatra Ditagih Bea Cukai Rp 30 Miliar

Purbaya Heran Kapal Bantuan Bencana Sumatra Ditagih Bea Cukai Rp 30 Miliar

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 15:07 WIB

Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ketinggian Air di Bawah 50 Cm

Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ketinggian Air di Bawah 50 Cm

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:58 WIB

Waspada! Ini 9 Daerah Rawan dan Langganan Banjir di Jakarta

Waspada! Ini 9 Daerah Rawan dan Langganan Banjir di Jakarta

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×