Dialami Dicky Topan, Komplikasi Pembengkakan Jantung Bisa Sebabkan Kematian

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 08 Juli 2022 | 10:57 WIB
Dialami Dicky Topan, Komplikasi Pembengkakan Jantung Bisa Sebabkan Kematian
Dicky Topan [Instagram/@dicky_topan]

Suara.com - Pembengkakan atau kardiomegali seperti yang dialami Dicky Topan sebelum mengembuskan napas terakhirnya, memang merupakan kondisi yang cukup berbahaya karena bisa menyebabkan komplikasi, bahkan bisa merenggut nyawa.

Seperti diketahui, Dicky Topan meninggal Jumat (7/7/2022), dan kabar duka dibagikan langsung ibu Lusi Yanti, yang bercerita bahwa anaknya sudah berjuang alami pembengkakan jantung.

"Iya, Dicky meninggal. Maafin kesalahan Dicky ya," ujar Lusi sambil menangis, saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon pada Jumat dini hari (8/7/2022).

Pembengkakan jantung sendiri bukanlah penyakit, tapi tanda atau kondisi jantung yang perlu diwaspadai. Bahkan jika tidak segera diobati atau ditangani, bisa menyebabkan komplikasi.

Berikut ini komplikasi pembengkakan jantung yang perlu diwaspadai, mengutip Mayo Clinic:

1. Gagal Jantung
Gagal jantung dapat terjadi jika bilik jantung kiri bawah atau ventrikel kiri membesar. Pada gagal jantung, jantung tidak dapat memompa jumlah darah yang tepat ke seluruh tubuh, dan bisa menyebabkan nyawa melayang.

2. Pembekuan Darah
Pembekuan darah atau gumpalan darah bisa terbentuk di lapisan jantung saat pembengkakan jantung terjadi. Bekuan darah yang terbentuk di sisi kanan jantung dapat menyebar ke paru-paru dan menyebabkan emboli paru. Jika gumpalan menghalangi aliran darah, orang tersebut bisa mengalami serangan jantung atau stroke.

3. Katup Jantung Bocor
Kondisi ini dikenal juga sebagai regurgitasi, yang bisa disebabkan pembengkakan jantung, akibat katup jantung mitral dan trikuspid lebih sulit menutup. Hasilnya, darah bocor ke organ lain, dan menyebabkan pendarahan.

4. Henti Jantung dan Kematian Mendadak
Pembengkakan jantung bisa menyebabkan jantung berdetak terlalu cepat atau lebih lambat. Akibat detak jantung yang tidak teratur atau aritmia inilah bisa menyebabkan pingsan karena serangan jantung atau kematian mendadak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicky Topan Meninggal Karena Pembengkakan Jantung, Waspadai Sebab dan Risikonya

Dicky Topan Meninggal Karena Pembengkakan Jantung, Waspadai Sebab dan Risikonya

Health | Jum'at, 08 Juli 2022 | 09:50 WIB

Pesinetron Dicky Topan Meninggal Dunia, Dimakamkan usai Salat Jumat

Pesinetron Dicky Topan Meninggal Dunia, Dimakamkan usai Salat Jumat

Riau | Jum'at, 08 Juli 2022 | 09:47 WIB

Sebelum Meninggal Dunia, Dicky Topan Sudah 2 Tahun Melawan Sakit

Sebelum Meninggal Dunia, Dicky Topan Sudah 2 Tahun Melawan Sakit

Entertainment | Jum'at, 08 Juli 2022 | 09:05 WIB

Terkini

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

×