Dicky Topan Meninggal Karena Pembengkakan Jantung, Waspadai Sebab dan Risikonya

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 08 Juli 2022 | 09:50 WIB
Dicky Topan Meninggal Karena Pembengkakan Jantung, Waspadai Sebab dan Risikonya
Dicky Topan [Instagram/@dicky_topan]

Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti industri hiburan Indonesia, bintang sinetron Dicky Topan meninggal dunia pada Jumat, 7 Juli 2022 setelah sempat alami pembengkakan jantung.

Kabar meninggalnya Dicky disampaikan langsung ibu Lusi Yanti, yang bercerita bahwa anaknya sudah berjuang alami pembengkakan jantung.

"Iya, Dicky meninggal. Maafin kesalahan Dicky ya," ujar Lusi sambil menangis, saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon pada Jumat dini hari (8/7/2022).

Mengutip Mayo Clinic, pembengkakan jantung atau kardiomegali bukanlah penyakit melainkan tanda atau kondisi jantung yang perlu diwaspadai.

Dicky Topan [Instagram/@dicky_topan]
Dicky Topan [Instagram/@dicky_topan]

Setelah kondisi pembengkakan jantung terdeteksi melalui rontgen, maka dokter akan mencari tahu penyebab kondisi tersebut.

Beberapa kondisi penyebab pembengkakan jantung umumnya disebabkan adanya kerusakan jantung, seperti jenis penyakit atau pola hidup yang tidak sehat.

Gejala Pembengkakan Jantung

Pada beberapa orang atau saat gejala awal pembengkakan jantung kerap tidak menimbulkan gejala.

Tapi ada beberapa seperti sesak napas saat berbaring, bangun tidur sesak napas, aritmia atau irama jantung dan teratur, hingga pembengkakan di perut dan kaki juga perlu diwaspadai.

baca juga

Orang dengan kondisi ini perlu segera mendapatkan penanganan dokter, jika memiliki potensi serangan jantung, sakit dada, tidak nyaman di bagian tubuh atas, sesak napas parah dan hingga pingsan.

Faktor Risiko Pembengkakan Jantung

Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan seseorang lebih berisiko alami kardiomegali atau pembengkakan jantung, di antaranya sebagai berikut:

- Riwayat keluarga masalah otot jantung, kondisi ini bisa diturunkan secara genetik, sehingga jika memiliki kondisi ini harus segera mendapatkan pemantauan secara berkala.

- Tekanan darah tinggi, bisa berisiko sebabkan kondisi kardiomegali, terlebih pada orang dewasa yang memiliki tekanan darah tinggi lebih dari 140 per 90 milimeter.

- Penyakit jantung, bisa meningkatkan risiko pembengkakan jantung, termasuk diantaranya cacat jantung bawaan atau kelainan katup jantung. Inilah pentingnya rutin memeriksa kesehatan dan menjalani pola hidup sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesinetron Dicky Topan Meninggal Dunia, Dimakamkan usai Salat Jumat

Pesinetron Dicky Topan Meninggal Dunia, Dimakamkan usai Salat Jumat

Riau | Jum'at, 08 Juli 2022 | 09:47 WIB

Sebelum Meninggal Dunia, Dicky Topan Sudah 2 Tahun Melawan Sakit

Sebelum Meninggal Dunia, Dicky Topan Sudah 2 Tahun Melawan Sakit

Entertainment | Jum'at, 08 Juli 2022 | 09:05 WIB

Kabar Duka! Pesinetron Dicky Topan Meninggal Dunia

Kabar Duka! Pesinetron Dicky Topan Meninggal Dunia

Selebtek | Jum'at, 08 Juli 2022 | 08:48 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×