Tak Hanya Wanita, Pria Juga Bisa Alami Menopause yang Tidak Boleh Diabaikan Gejalanya!

Minggu, 10 Juli 2022 | 19:31 WIB
Tak Hanya Wanita, Pria Juga Bisa Alami Menopause yang Tidak Boleh Diabaikan Gejalanya!
Ilustrasi pria menopause (shutterstock)

Suara.com - Saat pria mencapai usia 40 tahunan, mereka sering merasa lelah, mudah tersinggung dan pemarah. Mereka juga sering mengalami gangguan tidur, berkeringat di malam hari atau lingkar pinggang yang membuncit. 

Kebanyakan pria menganggap hal ini sebagai penuaan. Tetapi, Dr Jeff Foster, mengatakan itu bisa menjadi tanda menopause pada pria, yang merupakan masalah medis serius di mana kadar testosteron turun. 

"Hal ini sama dengan menopause pada wanita akibat kadar estrogen yang turun mendadak. Bedanya, pria mengalami penurunan kadar testosteron sekitar 1 persen setiap tahun ketika mencapai usia 30 tahun," kata Dr Jeff dikutip dari The Sun. 

Kondisi ini terjadi pada semua orang, meskipun bisa terjadi pada usia yang berbeda-beda. Anda perlahan-lahan akan menjadi pria yang mudah marah, gemuk dan tidak lagi menginginkan hubungan seks terlalu sering seperti pria usia 20 tahunan. 

"Hal ini normal terjadi pria usia usia mereka, tetapi menopause pada pria ini tidak normal karena mungkin dipengaruhi masalah medis," jelasnya. 

Ilustrasi pria menopause (Shutterstock)
Ilustrasi pria menopause (Shutterstock)

Dr Jeff pun mengungkapkan semua yang perlu Anda ketahui bila pasangan mengalami menopause. 

Gejala menopause pada pria 

Pria akan mengalami testosteron sama halnya wanita yang mengalami penurunan kadar estrogen sehingga menyebabkan menopause. 

Gejala yang paling umum adalah merasa lebih lelah dan cenderung bangun lebih pagi serta tidur lebih cepat. Pada beberapa pria, kondisi ini membuatnya tidak termotivasi menyelesaikan pekerjaan dan kurang konsentrasi. 

Baca Juga: 2 Orang Meninggal Terinfeksi Virus Marburg, WHO Sebut Penyakit Sangat Menular

Beberapa orang mungkin juga tidak bisa mengingat hal-hal, seperti nama orang. Kondisi ini biasanya disebut sebagai kabut otak. 

Banyak wanita juga sering mengeluh pasangannya menjadi lebih pemarah, mudah tersinggung dan dorongan seks menurun. 

Gejala umum lainnya adalah hilangnya ereksi pagi hari, yang disebabkan oleh lonjakan testosteron. Jika dibiarkan, kondisi ini mungkin akan memicu disfungsi ereksi. 

Anda mungkin menderita hot flushes atau bekerja sangat keras di gym tetapi menjadi lebih gemuk. Karena, testosteron rendah dapat menyebabkan perubahan tekanan darah dan kolesterol, peningkatan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, osteoporosis dan depresi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI