Blind Spot Bisa Dialami Penderita Long Covid-19, Ini Alasannya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 13 Juli 2022 | 16:44 WIB
Blind Spot Bisa Dialami Penderita Long Covid-19, Ini Alasannya
Ilustrasi virus corona Covid-19, Long Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Kebanyakan orang dengan virus corona Covid-19 akan pulih sepenuhnya dalam waktu 12 minggu. Tapi, ada pula yang mengalami gejala virus corona selama berbulan-bulan yang disebut sebagai Long Covid-19.

Dr Peter Hampson, direktur klinis dari Association of Optometrists, menjelaskan bahwa beberapa pasien Long Covid-19 mengalami masalah penglihatan, termasuk bilnd spot atau titik buta.

"Beberapa penderita Long Covid-19 melaporkan kelelahan mata dan perubahan pada penglihatan mereka," kata Dr Peter dikutip dari Express.

Kondisi ini paling sering berkaitan dengan malaise yang mungkin dialami seseorang selama dan setelah sakit. Tapi, semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa virus corona bisa mencerminkan penyakit serupa di mata.

Virus corona bisa menyebabkan pembekuan darah dan menyebabkan hasil yang sama seperti yang terlihat pada penderita diabetes dan hipertensi, di mana retina bisa rusak dan nama teknisnya disebut retinopati.

Ilustrasi virus corona, Long Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona, Long Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Misalnya, kita tahu kalau ada peradangan pada pembuluh darah di dalam dan di sekitar mata, atau ketika pembuluh darah ke mata tersumbat, hal-hal tertentu bisa terjadi.

Sel-sel retina sangat mirip dengan sel-sel di otak. Saat retina kekurangan oksigen karena pembuluh darah tersumbat, pecah, atau bocor, ini dapat menyebabkan komplikasi seperti kerusakan pada bidang visual Anda atau kerusakan pada ketajaman penglihatan.

Ia pun medesak orang untuk mencari bantuan medis bila memiliki kekhawatiran dengan penglihatan mereka.

"Beberapa gejala yang harus diwaspadai adalah perubahan penglihatan, seperti tidak bisa melihat sebaik yang biasanya atau munculnya bintik-bintik buta pada mata," jelasnya.

baca juga

Jika Anda khawatir, Anda bisa memeriksakan kondisi ini pada ahli spesialis untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Adapun gejala Long Covid-19 yang paling umum, antara lain:

  1. Kelelahan
  2. Sesak napas
  3. Nyeri dada atau sesak
  4. Kesulitan tidur
  5. Palpitasi jantung
  6. Depresi dan kecemasan
  7. Ruam
  8. Diare, sakit perut, kehilangan nafsu makan
  9. Sakit kepala, sakit tenggorokan, perubahan indra penciuman dan perasa

NHS menyarankan Anda konsultasi dengan dokter bila khawatir gejala virus corona tetap bertahan selama 4 minggu atau saat Anda curiga sedang menderita virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Minum Teh Hijau Bantu Ringankan Gejala Virus Corona Covid-19? Ini Temuan Peneliti

Benarkah Minum Teh Hijau Bantu Ringankan Gejala Virus Corona Covid-19? Ini Temuan Peneliti

Health | Jum'at, 08 Juli 2022 | 12:23 WIB

Gejala Virus Corona Covid-19 Bisa Dilihat dari Kuku

Gejala Virus Corona Covid-19 Bisa Dilihat dari Kuku

Tantrum | Minggu, 03 Juli 2022 | 15:03 WIB

Peneliti Temukan Dahak pada Jantung, Tanda Infeksi Parah Virus Corona Covid-19

Peneliti Temukan Dahak pada Jantung, Tanda Infeksi Parah Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 28 Juni 2022 | 13:57 WIB

Terkini

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga

Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam

Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin

Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka

Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:25 WIB

2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?

2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Suzuki XL Terbaru Mulai Diserahkan Kepada Konsumen Jabodetabek

Suzuki XL Terbaru Mulai Diserahkan Kepada Konsumen Jabodetabek

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:19 WIB

Apakah Serum Penumbuh Rambut Aman Digunakan Setiap Hari?

Apakah Serum Penumbuh Rambut Aman Digunakan Setiap Hari?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Korban Gempa NNT Butuh 30 Ton Beras, Tenda hingga Obat-obatan

Korban Gempa NNT Butuh 30 Ton Beras, Tenda hingga Obat-obatan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:10 WIB

×