6 Gejala Depresi secara Fisik, Dapat Diamati Langsung

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Senin, 18 Juli 2022 | 09:08 WIB
6 Gejala Depresi secara Fisik, Dapat Diamati Langsung
Ilustrasi seorang yang mengalami depresi. (Unsplash/Anthony Tran)

Suara.com - Pernahkah Anda menemukan teman Anda tiba-tiba menjadi mudah marah atau memiliki porsi makan yang terlalu banyak? Bisa jadi itu adalah tanda bahwa ia mengalami depresi. Gejala depresi secara fisik ternyata bisa cukup nyata terlihat, dan bisa membantu Anda mengenali depresi pada orang lain atau diri sendiri lebih baik sehingga dapat segera ditangani.

Jelas, untuk memastikan apakah seorang mengalami depresi atau tidak, tetap harus dilakukan diagnosis mendalam oleh tenaga medis yang ahli di bidang ini. Namun setidaknya dengan mengenali gejala depresi secara fisik, Anda bisa segera merekomendasikan konsultasi sebelum depresi menjadi semakin berat.

Simak  beberapa gejala depresi secara fisik di sini!

1. Pandangan Kosong

Depresi membuat seseorang mengalami perubahan suasana hati yang mendadak dan berpengaruh langsung pada perasaan pada kehidupan. Orang yang mengalami depresi akan sering tampak memiliki pandangan kosong, bahkan saat ia melakukan suatu kegiatan.

2. Mudah Marah

Orang yang mengalami depresi juga akan mudah sekali tersulut emosinya. Kehilangan selera humor, melontarkan kata-kata pelecehan, hingga hipersensitivitas setiap hari, menjadi ciri paling umum seorang mengalami depresi.

3. Efek pada Fisik

Poin ini lebih ditujukan pada pengenalan depresi secara pribadi, karena akan muncul beberapa gejala fisik yang jelas terasa. Mulai dari nyeri punggung bagian bawah, sakit kepala, kesulitan tidur, mengalami disfungsi seksual, masalah pencernaan, dan sebagainya.

Baca Juga: 7 Hal yang Terjadi pada Anak Ketika Orangtua Bercerai

Ilustrasi Pria Depresi (pexels.com/pixabay)
Ilustrasi Pria Depresi (pexels.com/pixabay)

4. Memiliki Perilaku Kompulsif

Penyalahgunaan obat-obatan, terlibat judi, pinjaman online yang tidak terkontrol, kekerasan, bisa jadi perilaku kompulsif yang dilakukan orang dalam kondisi depresi. Semakin parah perilaku kompulsif ini, semakin parah juga depresi yang dialaminya.

5. Menjadi Sembrono

Sembrono mungkin jadi sifat bawaan beberapa orang. Tapi jika Anda mengenal orang yang berubah menjadi sembrono secara tiba-tiba, maka bisa menjadi indikasi orang tersebut mengalami depresi. Perilaku mengemudi di jalan yang sembrono, dan hal lain tanpa perhitungan, bisa jadi tandanya.

6. Mengisolasi Diri

Orang yang mengalami depresi cenderung akan mengisolasi diri, baik secara sosial atau emosional. Seorang yang cenderung merasa malu, merasa bersalah terus menerus, dan merasa tidak berharga, jadi indikasi besar depresi. Terlebih ketika pembicaraan mengarah pada bunuh diri atau kematian, meski secara sekilas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI