Kasus Covid-19 Harian Tembus 5.000 Kasus, Perlukah Indonesia Tarik Rem Darurat?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 21 Juli 2022 | 18:10 WIB
Kasus Covid-19 Harian Tembus 5.000 Kasus, Perlukah Indonesia Tarik Rem Darurat?
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Kasus  harian Covid-19 Indonesia sempat tembus lebih dari 5.000 kasus. Situasi ini membuat sejumlah pihak khawatir. Bahkan ada yang beraggapan bahwa Indonesia perlu menarik rem darurat untuk meminimalisir penularan.

Lantas, apakah Indonesia memang sudah harus menarik rem darurat? Epidemiolog belum menyarankan pemerintah menarik rem darurat atau menghentikan dan membatasi segala aktivitas masyarakat.

Dikatakan Epidemiolog dr. Dicky Budiman, penerapan PPKM level 2 di daerah dengan risiko Covid-19 cukup membendung penyebaran virus SARS CoV 2 varian Omicron BA.4 dan BA.5 yang mendominasi.

"Karena sekali lagi yang mesti kita cermati sebetulnya pada kelompok atau daerah yang cakupan vaksinasi khususnya dosis ketiganya ini buruk. Nah, ini yang harus diwaspadai ya," ujar dr. Dicky melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (21/7/2022).

Ilustrasi virus corona. [Antara]
Ilustrasi virus corona. [Antara]

Peneliti Health Security Griffith University Australia ini mengatakan orang atau daerah yang cakupan vaksinasi Covid-19 ketiga atau vaksin boosternya masih rendah, berisiko mengalami perburukan atau gejala berat hingga harus dirawat di rumah sakit.

"Karena begini, meskipun kasus infeksinya akan banyak banget tapi untuk potensi kematian atau rasio ini lebih kecil jika mengenai atau terjadi pada kelompok yang sudah vaksinasi dosis ketiga," jelasnya.

Sehingga memperluas cakupan vaksinasi booster adalah harga mati dan tidak bisa ditawar, apalagi temuan kasus harian saat ini diprediksi belum melewati puncak kasus gelombang ketiga pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Masih ada waktu untuk mengejar hal itu, walaupun membutuhkan waktu 2 minggu lagi makanya kombinasi, PPKM ini menjadi payung untuk penguatan intervensi," tutup dr. Dicky.

Sekedar informasi, kasus Covid-19 per 20 Juli 2022 tembus 5.653 infeksi baru. Dimana kasus aktif atau orang yang masih bisa menularkan Covid-19 di Indonesia tembus lebih dari 30 ribu.

baca juga

Kabar baiknya jumlah tes Covid-19 sudah mencapai 80 ribu orang dalam sehari, angka tertinggi sejak 2 bulan terakhir. Namun positivity rate atau tingkat penularan Covid-19 di tanah air tembus 9,08 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SMPN 85 Jakarta Lockdown, Pemkot Jaksel Tracing para Guru

SMPN 85 Jakarta Lockdown, Pemkot Jaksel Tracing para Guru

Jakarta | Kamis, 21 Juli 2022 | 17:58 WIB

Gelombang Covid-19 di Jepang: Rekor Harian Tertinggi Baru Tercatat 150 Ribu Kasus

Gelombang Covid-19 di Jepang: Rekor Harian Tertinggi Baru Tercatat 150 Ribu Kasus

Sulsel | Kamis, 21 Juli 2022 | 17:09 WIB

Calon Penumpang di Bandara Abdulrachman Saleh Malang Diwajibkan Vaksin Booster

Calon Penumpang di Bandara Abdulrachman Saleh Malang Diwajibkan Vaksin Booster

Malang | Kamis, 21 Juli 2022 | 16:50 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB