Bayi Lahir dengan Berat Badan Normal Masih Berisiko Alami Stunting!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 25 Juli 2022 | 13:56 WIB
Bayi Lahir dengan Berat Badan Normal Masih Berisiko Alami Stunting!
Ilustrasi bayi (Pexels)

Suara.com - Bayi yang lahir cukup bulan dan berat badan normal masih berisiko alami stunting apabila asupan gizi tidak tercukupi selama seribu hari kehidupan pertama. Dikatakan berat badan normal apabila bayi lahir dengan bobot minimal 2.500 gram.

Dokter Anak Konsultan Neonatologi Profesor Rinawati Rohsiswatmo menjelaskan, stunting merupakan kondisi kurang gizi dalam waktu lama pada balita hingga menyebabkan tubuhnya pendek dan tidak cerdas.

"Misalnya, anak bagus (sehat) dalam kandungan, bagus waktu lahir, pernah bagus waktu beberapa bulan pertama kelahiran, tapi semakin lama karena penyakit ataupun karena dia beneran gak makan, tidak diperhatikan, lama-lama turun (grafik pertumbuhannya)," jelas Profesor Rina saat webinar, Senin (25/7/2022).

Ia menegaskan bahwa orangtua harus bisa membaca grafik pertumbuhan anak, terutama selama dua tahun pertama kehidupannya. Sebab, gejala stunting tidak bisa hanya dilihat secara kasat mata. Meskipun anak terlihat ceria, belum tentu tumbuh kembangnya normal.

Grafik pertumbuhan itu bisa diketahui setiap kali rutin lakukan pemeriksaan atau saat imunisasi anak di Puskesmas. Kemudian tercatat dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Profesor Rina menjelaskan, apabila anak sudah menunjukan tanda stunting, seperti pendek, kurus, dan kecerdasannya di bawah rata-rata normal seusianya, maka dianggap sudah terlambat.

"Jadi di sini harus ada yang namanya pendek karena kekurangan nutrisi jangka panjang. Enggak ada yang pendek tiba-tiba. Kalau dari lahir sudah pendek itu memang bakat bawaan, bukan stunting," jelasnya.

Orang tua perlu mulai waspada apabila anak terlalu sering sulit makan, pesan Profesor Rina. Sebab, kondisi itu bisa menyebabkan anak kekurangan gizi dalam jangka waktu panjang.

"Mula-mula penurunan berat badan lama-lama penurunan tinggi, lama-lama stunting. Jadi stunting ini sebetulnya proses yang lama, minimal enam bulan sampai setahun. Itu kenapa anak harus diukur secara rutin," pesannya.

baca juga

Pemantauan tumbuh kembali bisa dilakukan di puskesmas dengan mengukur tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepalanya.

Profesor Rina menjelaskan, pengukuran lingkar kepala diperlukan untuk memastikan bahwa otak anak juga berkembang. Sebab, otak manusia berkembang pesat hingga 82 persen selama dua tahun pertama kehidupannya.

"Jadi jangan cuma ribut kepala anak peyang, paling penting isinya, jangan sampai anak stunting," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kocak! Kelakuan Emak-Emak Ini, Gantikan Dalaman Hijab Dengan Barang Ini

Kocak! Kelakuan Emak-Emak Ini, Gantikan Dalaman Hijab Dengan Barang Ini

Poptren | Senin, 25 Juli 2022 | 12:45 WIB

Anggota Komisi IX: Penanganan Stunting di Kalbar Tidak Bisa Andalkan Satu Instansi

Anggota Komisi IX: Penanganan Stunting di Kalbar Tidak Bisa Andalkan Satu Instansi

Kalbar | Senin, 25 Juli 2022 | 10:24 WIB

Cium Pipi Bayi Tetangga tapi Bau Jigong Bapak-bapak, Wanita ini Langsung Trauma saat Tahu Penyebabnya

Cium Pipi Bayi Tetangga tapi Bau Jigong Bapak-bapak, Wanita ini Langsung Trauma saat Tahu Penyebabnya

Hits | Senin, 25 Juli 2022 | 11:28 WIB

Terkini

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

×