Hadapi Gelombang Ketujuh Covid-19, Jepang Sedang Menghadapi Kondisi yang Menantang

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 26 Juli 2022 | 08:32 WIB
Hadapi Gelombang Ketujuh Covid-19, Jepang Sedang Menghadapi Kondisi yang Menantang
Ilustrasi covid-19. (Freepik)

Suara.com - Pemerintah otoritas Jepang mengakui bahwa wabah Covid-19 saat ini dalam kondisi menantang. Gelombang ketujuh yang melanda Jepang saat ini disebut akibat paparan subvarian BA.5 omicron.

Dari 513.1571 kasus positif baru di dunia yang tercatat pagi ini, Selasa (26/7/2022), 172.673 di antaranya disumbang oleh Jepang. Negara berpopulasi 125,6 juta penduduk itu mendominasi kasus positif virus corona dalam beberapa pekan terakhir.

"Jepang saat ini berada dalam situasi yang menantang," kata Kazuhiro Tateda, presiden Asosiasi Penyakit Menular Jepang sekaligus anggota panel penasihat yang dibentuk untuk memberi nasihat kepada pemerintah Jepang terkait Covid-19, dibentuk khusus sejak awal krisis kesehatan pada awal 2020.

Tateda mengatakan bahwa varian BA.5 telah menyebar sangat cepat dan diperkirakan akan mendominasi infeksi hampir 100 persen dari semua kasus di Jepang pada akhir bulan.

"Sementara kampanye vaksinasi positif, kita harus khawatir bahwa kemanjurannya akan hilang, dan orang tua akan semakin berisiko," ujar Tateda, dikutip dari DW.

Para ahli kesehatan juga memperingatkan bahwa lonjakan infeksi virus corona di Jepang sebenarnya belum mencapai puncak.

Kasus positif harian Covid di Jepang sebenarnya telah naik pesat hanya dalam beberapa minggu. Dari sebelumnya rata-rata 10.000 kasus per hari, kemudian mencapai rekor tertinggi selama pandemi hingga 200.975 orang positif Covid-19 dalam sehari pada Sabtu (23/7).

Total kasus Covid-19 di Jepang saat ini telah mencapai 11,34 juta dengan kematian 31.885 jiwa.

Perdana Menteri Fumio Kishida menyerukan kalimat kehati-hatian maksimal kepada masyarakat. Meski begitu, pemerintah Jepang memastikan tidak ada rencana untuk memberlakukan kembali keadaan darurat yang pernah dilakukan selama dua tahun pertama pandemi.

baca juga

Melihat tingkat kematian pada pasien covid telah turun sejak bulan-bulan awal krisis, pemerintah berusaha menyeimbangkan masalah kesehatan masyarakat dengan kebutuhan untuk mengembalikan ekonomi nasional.

Sehingga, pemerintah lebih fokus meningkatkan penyediaan vaksinasi putaran keempat, terutama pada tenaga kesehatan, lansia, dan orang dengan komorbid. Sampai saat ini, lebih dari 31 persen warga Jepang telah memiliki empat dosis vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19, Disdikpora Bantul Tetap Gelar PTM 100 Persen

Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19, Disdikpora Bantul Tetap Gelar PTM 100 Persen

Jogja | Selasa, 26 Juli 2022 | 07:52 WIB

Update Covid-19 Global: Singapura Berencana Vaksinasi Anak Usia 6 Bulan hingga 4 Tahun

Update Covid-19 Global: Singapura Berencana Vaksinasi Anak Usia 6 Bulan hingga 4 Tahun

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 07:30 WIB

Mark NCT Absen Konser The Dream Show 2 Akibat Positif Covid-19

Mark NCT Absen Konser The Dream Show 2 Akibat Positif Covid-19

Selebtek | Senin, 25 Juli 2022 | 20:21 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×