Virus Cacar Monyet Dapat Merusak Paru-Paru hingga Menyebabkan Pneumonia

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 26 Juli 2022 | 15:50 WIB
Virus Cacar Monyet Dapat Merusak Paru-Paru hingga Menyebabkan Pneumonia
Ilustrasi paru-paru, pneumonia (Pixabay/oracast)

Suara.com - Sejak terdeteksi pada Mei 2022 lalu, kasus cacar monyet tidak biasa langsung menjadi perhatian banyak orang di dunia.

Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah ini sebagai darurat kesehatan global pada Sabtu (23/7/2022).

Meski banyak pakar mengatakan bahwa virus monkeypox hanya menyebabkan penyakit ringan, baru-baru ini peneliti menemukan bahwa cacar monyet dapat merusak paru-paru selama infeksi.

Namun, ini hanya terjadi pada kasus parah atau jarang.

Dalam sebuah penelitian baru-baru ini, para ahli telah menyatakan bahwa virus monkeypox dapat meningkatkan produksi protein pemicu peradangan parah di paru-paru sekaligus menurunkan produksi protein yang menjaga jaringan paru-paru agar tetap utuh dan 'terlumasi'.

Cacar monyet di AS [Antara]
Cacar monyet di AS [Antara]

Studi yang terbit di jurnal Molecular & Cellular Proteomics ini juga menyatakan bahwa peradangan di paru-paru tersebut bisa menyebabkan pneumonia.

"Kami terkejut melihat bagaimana virus cacar monyet merusak integritas struktural paru-paru," kata penulis penelitian, dikutip dari The Health Site.

Gejala Infeksi Cacar Monyet Parah

Setiap orang yang terinfeksi cacar monyet bisa mengalami gejala yang berbeda. Namun, tanda umumnya dari cacar monyet parah meliputi:

baca juga
  • Radang otak
  • Sepsis
  • Bronkopneumonia
  • Infeksi kornea dengan kemungkinan kehilangan penglihatan

Proses penularan virus monkeypox penting untuk diperhatikan, karena dapat sangat berbeda dari cara virus lain menyebar.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) virus monkeypox menyebar dengan cara berbeda, yakni:

  • Kontak langsung dengan ruam, lecet, koreng, atau cairan tubuh apa pun.
  • Menyentuh barang yang digunakan oleh pasien terinfeksi, seperti speri, pakaian, atau peralatan makan.

Hingga kini, WHO telah mencacat kasus cacar monyet telah menyebar ke lebih dari 75 negara dan menginfeksi lebih dari 16.800 orang di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Budi Gunadi Sebut Vaksin Cacar Masih Efektif Lindungi dari Risiko Cacar Monyet

Menkes Budi Gunadi Sebut Vaksin Cacar Masih Efektif Lindungi dari Risiko Cacar Monyet

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 14:56 WIB

Menkes Budi Gunadi Sebut Ada 9 Pasien Suspek Cacar Monyet di Indonesia

Menkes Budi Gunadi Sebut Ada 9 Pasien Suspek Cacar Monyet di Indonesia

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 14:32 WIB

Menkes Budi: Cacar Monyet Baru Bisa Menular Setelah Timbul Gejala Fisik

Menkes Budi: Cacar Monyet Baru Bisa Menular Setelah Timbul Gejala Fisik

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 14:26 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

×