Viral RSUD Jombang Paksa Pasien Lahiran Normal, Kenali Indikasi Ibu Hamil Harus Persalinan Caesar

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 01 Agustus 2022 | 14:17 WIB
Viral RSUD Jombang Paksa Pasien Lahiran Normal, Kenali Indikasi Ibu Hamil Harus Persalinan Caesar
Ilustrasi melahirkan. (Elements Envanto)

Suara.com - Baru-baru ini pemilik akun Twitter @mindesiyaa membagikan kisah pilu yang terjadi pada istri sepupunya, Ria, saat melahirkan di RSUD Kabupaten Jombang.

Dalam utas yang dibuatnya, @mindesiyaa menceritakan kronologi Ria yang harus kehilangan buah hatinya akibat perubahan prosedur persalinan.

Sebelumnya, Ria sudah diperiksa oleh Puskesmas, dan dirujuk ke RSUD Kabupaten Jombang agar dapat melakukan operasi caesar.

"Namun pihak rumah sakit menolak tindakan tersebut dan menyarankan agar Ria lahiran normal. Ria saat itu memang sudah tidak kuat menolak saran lahiran normal dari rumah sakit, tapi pihak rumah sakit tetap memaksa," tulis @mindesiyaa, Minggu (31/7/2022).

Namun, persalinan normal gagal lantaran berat badan bayi yang besar dan pundak yang lebar, membuat Ria kesulitan mengejan. Bahkan, dokter sempat menggunakan alat sedot tetapi tidak berhasil.

RSUD Kabupaten Jombang viral, berikan pelayanan buruk sebabkan bayi meninggal (Twitter/@mindesiyaa)
RSUD Kabupaten Jombang viral, berikan pelayanan buruk sebabkan bayi meninggal (Twitter/@mindesiyaa)

Hingga akhirnya dokter memotong leher bayi karena memang sang bayi sudah meninggal akibat leher terjepit dalam waktu lama.

"Setelah dipotong, leher kembali dijahit dan bayi dikebumikan dengan layak oleh ayahnya," imbuh @mindesiyaa.

Operasi caesar sendiri merupakan proses melahirkan di mana akan mengeluarkan bayi melalui sayatan dari perut sang ibu, bukan dari vagina.

Meski pilihan operasi caesar bersifat elektif atau tidak wajib, ada kondisi tertentu yang membuat ibu hamil diharuskan untuk melahirkan melalui metode ini. Sebab jika dipaksakan melahirkan secara normal, justru akan membahayakan nyawa bayi atau sang ibu.

baca juga

Berdasarkan Hello Sehat, berikut indikasi seorang ibu harus melahirkan caesar:

  • Riwayat melahirkan caesar sebelumnya, jika jarak kehamilan dan melahirkan kurang dari dua tahun
  • Tidak ada kemajuan persalinan
  • Proses persalinan terhambat
  • Posisi janin di dalam perut letak lintang
  • Ukuran kepala atau tubuh bayi terlalu besar untuk lahir normal
  • Sang ibu memiliki masalah kesehatan yang berisiko menyebabkan komplikasi
  • Mengalami masalah kesehatan yang berisiko menular ke bayi
  • Ibu bertubuh pendek, karena biasanya mempunyai panggul yang kecil
  • Masalah dengan plasenta
  • Ibu memiliki masalah pada rahim maupun fibroid yang menghalangi serviks

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelayanan Buruk, RSUD Jombang Paksa Pasien Lahiran Normal hingga Bayi Meninggal

Pelayanan Buruk, RSUD Jombang Paksa Pasien Lahiran Normal hingga Bayi Meninggal

Indotnesia | Senin, 01 Agustus 2022 | 11:02 WIB

RSUD Kabupaten Jombang Viral, Diduga Sebabkan Bayi Meninggal Usai Paksa Pasien Lahiran Normal

RSUD Kabupaten Jombang Viral, Diduga Sebabkan Bayi Meninggal Usai Paksa Pasien Lahiran Normal

Kalbar | Senin, 01 Agustus 2022 | 10:28 WIB

Gaji CS Menunggak, Manajemen RSUD Taman Husada Bontang Layangkan Surat Peringatan ke Kontraktor

Gaji CS Menunggak, Manajemen RSUD Taman Husada Bontang Layangkan Surat Peringatan ke Kontraktor

Kaltim | Sabtu, 30 Juli 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×