Stop Kebiasaan Mencabut Uban Rambut, Ini Lho Dampaknya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 03 Agustus 2022 | 14:43 WIB
Stop Kebiasaan Mencabut Uban Rambut, Ini Lho Dampaknya!
Ilustrasi rambut beruban, uban (Pixabay.com)

Suara.com - Rambut putih atau uban adalah tanda penuaan alami yang akan dialami oleh semua orang seiring bertambahnya usia.

Tapi, banyak orang berusaha menyingkirkan atau menutupi uban karena kerasa malu, tidak percaya diri atau belum siap terlihat tua.

Umumnya, orang berusaha menyingkirkan uban dengan cara mencabutnya. Padahal ada kepercayaan bahwa mencabutnya justru akan memicu pertumbuhan uban yang lebih banyak.

Mirza Batanovic, direktur gaya untuk merek perawatan rambut profesional Eufora International membantahnya karena hal tersebut hanyalah mitos.

Jika itu memang benar, Mirza justru memandangnya sebagai hal baik karena mungkin bisa menjadi salah satu solusi untuk orang dengan kerontokan rambut parah. Tapi, faktanya tidak demikian.

"Mencabut satu helai rambut tidak membuat pertumbuah rambut berikutnya lebih banyak. Hal ini juga tidak memiliki dasar dalam sains," kata Mirza dikutip dari Mirror UK.

Ilustrasi uban. [shutterstock]
Ilustrasi uban. [shutterstock]

Menurutnya, hal yang normal bila seseorang kehilangan 159 helai rambut sehari. Tapi, mencabutnya bukanlah solusi untuk mengatasi rambut rontok agar tumbuh lebih lebat.

Mencabut bulu, uban atau rambut sesekali mungkin tak masalah untuk membuat tampilan lebih muda. Tapi, keseringan mencabut uban justru bisa menyebabkan beberapa kerusakan nyata pada kulit kepala Anda.

"Mencabut rambut bisa membuat trauma pada folikel rambut, yang dapat menyebabkan infeksi atau kebotakan," kata penata wambut Jennifer Korab.

baca juga

Karena ketika Anda menarik atau mencabut uban, rambut yang dicabut akan beristirahat dan memulai siklus pertumbuhan berikutnya dalam waktu sekitar tiga bulan.

“Setelah sekitar usia 20 tahun, rambut tumbuh kembali sedikit lebih tipis. Siklus di kepala rata-rata lima tahun dan ada sejumlah siklus pertumbuhan yang terbatas," ujarnya.

Seiring bertambahnya usia, folikel rambut Anda menghasilkan lebih sedikit, yang menyebabkan berkurangnya warna dan rambut beruban.

Stylist Helen Reavey menjelaskan bahwa melanin adalah zat dalam tubuh Anda yang memberi warna pada rambut dan kulit Anda.

"Jumlah butiran pigmen secara alami mulai berkurang seiring bertambahnya usia seseorang, biasanya antara usia 28 dan 40 tahun. Sebab, melanosit, sel-sel yng memproduksi melanin mulai berkembang biak. melambat dan menghasilkan lebih sedikit," jelas Helen Reavey.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Faktor-faktor Penyebab Timbulnya Uban di Usia Muda

Faktor-faktor Penyebab Timbulnya Uban di Usia Muda

Poptren | Kamis, 21 Juli 2022 | 10:50 WIB

6 Penyebab Uban Muncul di Usia Muda, Salah Satunya Penyakit Autoimun

6 Penyebab Uban Muncul di Usia Muda, Salah Satunya Penyakit Autoimun

Health | Rabu, 20 Juli 2022 | 21:07 WIB

Rambut Beruban Meski Masih Muda? Bisa Jadi Karena Stres

Rambut Beruban Meski Masih Muda? Bisa Jadi Karena Stres

Health | Sabtu, 26 Juni 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×