Ini Tantangan dan Kesulitan Rumah Sakit dalam Menerapkan Sistem Digitalisasi

Kamis, 04 Agustus 2022 | 08:16 WIB
Ini Tantangan dan Kesulitan Rumah Sakit dalam Menerapkan Sistem Digitalisasi
Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mentargetkan akhir 2023 ingin semua rumah rumah sakit menerapkan sistem digitalisasi dan sudah terintegrasi serta tergabung dalam SatuSehat.

Tidak hanya rumah sakit, tetapi juga puskesmas, laboratorium, dan apotek juga harus terhubung dalam sistem tersebut. Tujuannya, agar pasien tidak perlu lagi berulang-ulang mengisi formulir baru saat berpindah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), entah itu di klinik, rumah sakit, atau Puskesmas.

Namun, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia atau ARSSI, drg. Susi Setiawaty, ungkap tantangan rumah sakit swasta sulit menerapkan sistem digitalisasi, karena harus mengubah sistem manajemen.

Menerapkan sistem digitalisasi di rumah sakit, berarti harus mempersiapkan layanan medis, pendaftaran, hingga mengumumkan hasil diagnosis dengan teknologi internet, ditambah harus merekrut vendor sebagai ahli teknologi informasi (IT).

"Tentu saja rumah sakit tidak bisa membuat sendiri dan harus mencari vendor berpengalaman. Vendor memang banyak, tapi kan alur atau proses rumah sakit masing-masing berbeda antara rumah sakit A atau rumah sakit B," ujar drg. Susi saat konferensi pers Seminar Nasional VIII ARSSI, di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2022).

Tantangan ini semakin bertambah, saat rumah sakit tersebut memiliki layanan yang beragam, dan itu artinya harus semua report atau laporan harus dimasukan dalam sistem digital.

"Kalau rumah sakit ini minta report-nya lebih banyak dan rumah sakit ini nggak dan kemudian dari segala macam lainnya. Saya rasa membuat sistem IT Itu tidak segampang itu," jelas drg. Susi.

Selanjutnya, setiap rumah sakit juga memiliki visi misi yang berbeda, yang juga akan ikut mempengaruhi sistem informasi laporan digital yang akan diterapkan.

"Walaupun saya rasa sudah semua sistem informasi rumah sakit sudah ada, tapi apakah sudah bisa terintegrasi dengan pihak yang luar ataukah masih internal dan lain-lain. Data inilah yang seharusnya perlu dilihat apakah sudah semua seluruh rumah sakit itu sistem nya terintegrasi secara keseluruhan," tutupnya.

Baca Juga: Ketua ARSSI Akui RS Swasta Belum Dilibatkan dalam Ujicoba Aplikasi SatuSehat, Ini Sebabnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI