Ketua ARSSI Akui RS Swasta Belum Dilibatkan dalam Ujicoba Aplikasi SatuSehat, Ini Sebabnya

Rabu, 03 Agustus 2022 | 15:02 WIB
Ketua ARSSI Akui RS Swasta Belum Dilibatkan dalam Ujicoba Aplikasi SatuSehat, Ini Sebabnya
Ilustrasi Rumah Sakit (Unsplash// Domininguez)

Suara.com - Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia atau ARSSI, drg. Susi Setiawaty mengaku belum dilibatkan untuk masuk ke dalam platform SatuSehat milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Ia menyebut, saat ini platform tersebut masih diuji coba pada rumah sakit vertikal, yakni 10 RSUD DKI Jakarta, dan empat RS di bawah naungan Kemenkes RI.

"Karena kami dari rumah sakit swasta belum dilibatkan namun kami tentunya mengharapkan rumah sakit swasta, sistem informasi di rumah sakitnya ke depan dan sekarang improve supaya lebih baik, sehingga nanti ada regulasi (lebih mudah)," ujarnya di temui di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2022).

Menurut drg. Susi, sudah suatu keharusan rumah sakit swasta menggunakan sistem digitalisasi, karena di kemudian hari selain berguna untuk sistem JKN seperti BPJS, saat ada program lain dari pemerintah, cenderung akan lebih mudah karena sudah terdigitalisasi.

"Jadi sudah bisa langsung bridging, itu sangat-sangat bermanfaat bagi masyarakat ataupun rumah sakit. Sebenarnya green hospital juga ya, dengan adanya e-medical record, dengan tidak menggunakan kertas dan lain lain saya rasa emang ini perlu didukung," ungkap drg. Susi.

Meski begitu, jika nantinya SatuSehat sudah siap diuji coba untuk semua rumah sakit, maka semua rumah sakit swasta bisa langsung ikut terlibat, mengintegrasikan sistem digitalisasi rumah sakit terhubung dengan pemerintah.

"Jadi saya rasa mau gak mau, suka nggak suka digitalisasi ini memang harus disiapkan oleh rumah sakit," jelasnya.

ARSSI sendiri adalah perhimpunan rumah sakit swasta yang anggotanya berjumlah 1.969 di seluruh Indonesia.

Sehingga dari seluruh rumah sakit swasta di Indonesia yang berjumlah 3.120, 63 persennya tergabung dalam ARSSI.

Baca Juga: Kunjungi Jateng, Wagub Chusnunia Bahas Digitalisasi UMKM Bersama Ganjar Pranowo

Adapun SatuSehat adalah platform yang Kemenkes, untuk menghimpun semua data kesehatan di Indonesia.

Sehingga aplikasi dan sistem digitalisasi rumah sakit di seluruh Indonesia tercatat dalam satu sistem, sehingga lebih mudah untuk diintervensi.

Beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mentargetkan akhir 2023 ingin semua rumah rumah sakit sudah terintegrasi dan tergabung dalam SatuSehat.
Tidak hanya itu, puskesmas, laboratorium, dan apotek juga harus terhubung dalam sistem tersebut.

Tujuan dari platform ini nantinya, pihak rumah sakit tidak perlu lagi berulang-ulang mengisi formulir baru saat ada pasien berpindah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) ke klinik, rumah sakit atau Puskesmas berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI