Viral Bayi 6 Bulan Meninggal usai Naik Motor 13 Jam, Usia Berapa Boleh Ajak Bayi Motoran?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 08 Agustus 2022 | 12:45 WIB
Viral Bayi 6 Bulan Meninggal usai Naik Motor 13 Jam, Usia Berapa Boleh Ajak Bayi Motoran?
Ilustrasi bayi meninggal. (Unsplash/Aditya Romansa)

Suara.com - Baru-baru ini, viral seorang bayi usia 6 bulan meninggal dunia setelah diajak berpergian naik motor demi menonton pertandingan sepak bola.

Ayah bayi 6 bulan tersebut, melalui Twitter jungkangFamily, menyatakan menyesal atas tindakannya yang terlalu nekat mengajak bayinya naik motor dari Tegal ke Surabaya selama 13 jam demi menonton sepak bola.

"Akhirnya saya belajar apa makna 'Persebaya Sak Tekone Izrail' berkat ketololan yang terbungkus ego dan kesombongan saya, yang nekat mengajak anak saya yang berusia 6 bulan untuk away dari Tegal ke Surabaya demi melihat persebayaupdate bertanding home perdana. Semoga cukup saya saja yang tolol," kata pemilik akun jungkangFamily dalam cuitannya beberapa waktu lalu yang kini telah dihapus.

Ilustrasi bayi (unsplash.com/Kelly Sikkema)
Ilustrasi bayi meninggal (unsplash.com/Kelly Sikkema)

Kasus bayi 6 bulan meninggal karena diajak berpergian naik motor 13 jam ini pun cukup menyita perhatian publik. Banyak yang beranggapan bahwa sangat berisiko mengajak bayi naik motor.

Secara umum, dilansir dari Alodokter, tidak acuan pasti yang menyatakan usia aman bagi bayi untuk berpergian naik motor.

Tapi biasanya, berpergian naik sepeda motor tidak disarankan bagi bayi usia kurang dari 3 bulan. Sebab, kekebalan tubuh bayi masih belum sempurna dan masih tahap perkembangan yang membuatnya mudah terkena penyakit.

Selain itu, paparan polusi, asap, debu, kuman, cuaca dan kondisi fisik bayi yang masih rentan juga harus dipertimbangkan.

Apalagi, bayi juga memiliki respons yang sensitif terhadap perubahan situasi dan lingkungan di sekitarnya sehingga bisa mengganggu konsentrasi dalam mengendarai motor. Hal inilah yang meningkatkan risiko terjadi kecelakaan.

Di sisi lain, bayi belum bisa menggunakan pelindung kepala seperti helm ketika berpergian naik motor.

baca juga

Jadi, sebaiknya tidak mengajak bayi Anda berpergian naik motor karena berbahaya bagi bayi maupun pengendaranya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Posisi Nyaman Menyusui Bagi Ibu Baru

Posisi Nyaman Menyusui Bagi Ibu Baru

Tantrum | Minggu, 07 Agustus 2022 | 17:09 WIB

Viral! Bayi 6 Bulan Ini Diajak Naik Motor dari Tegal ke Surabaya Demi Nonton Bola

Viral! Bayi 6 Bulan Ini Diajak Naik Motor dari Tegal ke Surabaya Demi Nonton Bola

Poptren | Minggu, 07 Agustus 2022 | 16:23 WIB

Ibu-ibu Catat, Ini Lho Tips Menyusui Agar Kebutuhan Kalori Bayi Tercukupi

Ibu-ibu Catat, Ini Lho Tips Menyusui Agar Kebutuhan Kalori Bayi Tercukupi

Jawa Tengah | Minggu, 07 Agustus 2022 | 21:15 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×