Update Covid-19 Global: Hong Kong Longgarkan Karantina Kedatangan Menjadi 3 Hari

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 07:43 WIB
Update Covid-19 Global: Hong Kong Longgarkan Karantina Kedatangan Menjadi 3 Hari
Ilustrasi karantina di Hong Kong (Pexels)

Suara.com - Update Covid-19 menggambarkan situasi di Hong Kong yang melonggarkan waktu karantina bagi para pendatang luar negeri. Dalam konferensi pers Senin (8/8/2022) kemarin, pemimpin kota, John Lee mengumumkan waktu karantina kedatangan dilonggarkan jadi tiga hari dari yang sebelumnya tujuh hari.

Melansir laman Channel News Asia, pemotongan waktu karantina di Hong Kong tetap diikuti dengan pemantauan mandiri. Artinya, mereka yang datang ke Hong Kong akan melakukan karantina tiga hari di hotel. Namun, untuk empat hari berikutnya, mereka masih dilarang untuk pergi ke tempat-tempat umum seperti restoran dan bar.

"Kita perlu menyeimbangkan antara penghidupan masyarakat dan daya saing Hong Kong untuk memberikan momentum dan vitalitas ekonomi maksimal kepada masyarakat," kata Lee.

Nantinya, orang yang tiba di Hong Kong akan diberikan tanda merah dalam aplikasi. Sementara itu, setelah melewati karantina tiga hari, tanda tersebut akan berubah menjadi kuning yang menandakan mereka dilarang mendatangi tempat ramai.

Sebelumnya, karantina sendiri dilakukan selama tiga minggu. Namun, saat ini hanya diberlakukan tiga hari karantina ketat dan empat hari dengan kelonggaran. Selain itu, mereka yang hadir juga melakukan pengecekan, bahkan pada bayi, melalui sampel tinja dan mengisi formulir yang ada.

Tidak hanya itu, Lee juga mengaku sedang berusaha membuka kembali Hong Kong kepada seluruh dunia. Bahkan, ia menangguhkan aturan mengenai larangan penerbangan jika membawa penumpang positif.

Hal tersebut dilakukannya untuk mengurangi ketidaknyamanan penduduk. Apalagi tahun ini di Tiongkok terdapat 100 penerbangan yang dilarang. Hal tersebut yang membuat penduduk frustrasi dan alasan Lee menangguhkan peraturan yang dilakukan sejak 1 Juli lalu.

Untuk kasus Covid-19 secara global sendiri menurut data Worldometers pada Selasa pagi (9/8/2022), menunjukkan jumlah kasus secara total mencapai angka 589,8 juta.

Sementara untuk penambahan kasus sendiri tercatat sebanyak 462 ribu dalam satu hari. Angka kematian sendiri juga meningkat dari hari sebelumnya. Tercatat angka kematian mencapai 1094 dalam satu hari.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 8 Agustus: Positif 2.300, Sembuh 2.721, Meninggal 3

Update COVID-19 Jakarta 8 Agustus: Positif 2.300, Sembuh 2.721, Meninggal 3

Jakarta | Senin, 08 Agustus 2022 | 22:20 WIB

Update Covid-19 Global: Pemerintah China Berlakukan Karantina Tiba-Tiba, Puluhan Ribu Turis Terjebak di Kota Sanya

Update Covid-19 Global: Pemerintah China Berlakukan Karantina Tiba-Tiba, Puluhan Ribu Turis Terjebak di Kota Sanya

Health | Senin, 08 Agustus 2022 | 08:32 WIB

Update Covid-19 Global: Cina Kembali Lakukan Karantina Hingga Minta Wisatawan Perpanjang Waktu Tinggal

Update Covid-19 Global: Cina Kembali Lakukan Karantina Hingga Minta Wisatawan Perpanjang Waktu Tinggal

Health | Minggu, 07 Agustus 2022 | 08:55 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×