Waduh, Ahli Temukan Peralatan Dapur Tertentu Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Hati

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:22 WIB
Waduh, Ahli Temukan Peralatan Dapur Tertentu Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Hati
Ilustrasi peralatan dapur (Pixabay/Foto-Rabe)

Suara.com - Para ahli telah memperingatkan bahwa orang yang sering menyentuh atau menggunakan peralatan dapur tertentu lebih berisiko menderita kanker hingga 4 kali lipat.

Para peneliti menemukan bahwa bahan kimia yang tersembunyi dalam panci, wajan, sendok dan peralatan dapur lainnya itu bisa meningkatkan risiko kanker.

Para ahli di University of Southern California (USC) mengatakan bahan kimia dalam peralatan dapur ini bisa meningkatkan risiko kanker hati, yang biasanya dikenal sebagai karsinoma hepatoseluler non-viral.

Dalam banyak kasus, orang yang didiagnosis menderita kanker hati ini, karena sindrom kelebihan zat besi, penggunaan alkohol, penggunaan tembakau, dan paparan pestisida.

Studi ini menemukan bahwa mereka yang terpapar racun 4,5 kali lipat lebih berisiko didiagnosis kanker hati tersebut yang tergolong serius.

Bahan kimia pemicu penyakit ini adalah perfluooctane sulfate, yang mana bahan kimia ini membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terurai di lingkungan. Bahan kimia ini juga dikenal sebagai PFAS atau "zat polifluoroalkil".

Ilustrasi Peralatan Dapur. (Dekoruma)
Ilustrasi Peralatan Dapur. (Dekoruma)

"Kanker hati adalah salah satu titik akhir paling serius pada penyakit hati dan ini adalah studi pertama pada manusia yang menunjukkan bahwa PFAS terkait dengan penyakit ini," kata Dr Jesse Goodrich, sarjana postdoctoral di USC dikutip dari The Sun.

Petugas medis melihat data lebih dari 200.000 orang. Di antara orang itu, 50 orang menderita kanker hari dan dicocokan dengan 50 orang lainnya yang tidak menderita penyakit tersebut.

Kemudian, mereka melihat sampel darah dari para sukarelawan yang diambil sebelum diagnosis kanker hati dan dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita kanker.

baca juga

Para peneliti menemukan bahwa banyak orang yang mengidap kanker memiliki beberapa jenis bahan kimia dalam aliran darah mereka.

Bahan kimia ini biasanya akan sampai ke hati dengan cara dicerna. Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) di AS mengatakan bahan kimia ini ada di mana-mana, termasuk pada perlengkapan mandi dan peralatan dapur yang sering dipakai memasak.

Petugas medis menemukan bahwa bahan kimia mengubah cara glukosa dimetabolisme dalam tubuh dan juga mengubah asam amino di hati.

Karena itu, lebih banyak lemak terbentuk di sekitar hati sehingga meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit hati berlemak non-alkohol.

Mereka yang memiliki kondisi tersebut berisiko tinggi terkena kanker hati. Sebelumnya, ditemukan bahwa PFAS terkandung dalam pembungkus rantai makanan cepat saji yang populer.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan Oktober tahun lalu juga menemukan zat tersebut dalam 80 persen makanan McDonald's, Burger King, Pizza Hut, dan Domino.

Makalah itu berdasarkan sampel dari restoran di San Antonio, AS, ditemukan sejumlah kecil ftalat. Bahan kimia ini digunakan untuk membuat plastik lunak dan ditemukan di 80 persen sampel yang dikumpulkan.

Bahan kimia ini terkait dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk masalah dalam sistem endokrin yang memproduksi dan mengeluarkan hormon dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati, Begadang dan Kurang Tidur Meningkatkan Risiko Penyakit Hati Berlemak

Hati-hati, Begadang dan Kurang Tidur Meningkatkan Risiko Penyakit Hati Berlemak

Health | Senin, 01 Agustus 2022 | 08:00 WIB

Jangan Abaikan Telapak Kaki Gatal, Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius Ini!

Jangan Abaikan Telapak Kaki Gatal, Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius Ini!

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 13:02 WIB

Tetangga Baru Tutup Akses Jalan Rumah, Pria Ini Balas Dengan Bangun Tembok Tandingan

Tetangga Baru Tutup Akses Jalan Rumah, Pria Ini Balas Dengan Bangun Tembok Tandingan

Bali | Rabu, 13 Juli 2022 | 06:53 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB