Makan Pisang Setiap Hari Bisa Turunkan Risiko Kanker, Ini Temuan Peneliti!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:26 WIB
Makan Pisang Setiap Hari Bisa Turunkan Risiko Kanker, Ini Temuan Peneliti!
Ilustrasi pisang (Unsplash/stopboxstudio)

Suara.com - Pisang merupakan sumber serat terbaik yang mengandung vitamin C, kalium dan vitamin serta mineral lainnya.

Sebuah studi baru oleh para peneliti di University of Leeds dan Newcastle University di Inggris, menunjukkan bahwa pati yang ditemukan dalam pisang hijau dan beberapa makanan lainnya berpotensi membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker.

Sebuah percobaan 20 tahun yang dilakukan di antara 900 pasien dengan Sindrom Lynch (LS), penyebab paling umum dari kanker kolorektal (usus besar) herediter. Tapi, 30 gram pati resisten dari pisang bisa memberikan efek perlindungan terhadap kanker.

Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui pati resisten bisa menawarkan manfaat yang sama di antara populasi umum atau tidak.

Anda juga harus tahu bahwa pasien dengan sindrom Lynch lebih mungkin terkena kanker usus besar dan kanker lainnya pada usia lebih muda atau sebelum 50 tahun.

Ilustrasi kanker (pixabay)
Ilustrasi kanker (pixabay)

Profesor John Mathers dari Universitas Newcastle, mengatakan efek perlindungan dari pati resisten sangat baik untuk kanker gastrointestinal bagian atas, termasuk:

  1. Kanker lambung
  2. Kanker saluran empedu
  3. Kanker pankreas
  4. Kanker duodenum

"Temuan ini penting, karena saluran pencernaan bagian atas sulit didiagnosis dan seringkali tidak terdeteksi sejak dini," kata John Mathers dikutip dari News Week.

Mathers mengatakan bahwa pati resisten dapat mengurangi perkembangan dengan metabolisme asam empedu dan jenis asam empedu yang dapat merusak DNA, sehingga menyebabkan kanker. Tapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Corinne Joshu, seorang peneliti kanker di Johns Hopkins Kimmel Cancer Center dan seorang ahli epidemiologi di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, menjelaskan bahwa pasien sindrom Lynch lebih berisiko mengalami kanker kolorektal dan beberapa kanker lainnya karena patogen germline.

baca juga

Temuan dalam studi terbaru bahwa suplemen pati resisten berbanding terbalik dengan kanker LS non-kolorektal, khususnya kanker GI atas.

Tapi, ia tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuh pati resisten untuk memberikan efek perlindungan. Karena, beberapa kanker berkembang selama bertahun-tahun dan manfaat perlindungan mungkin tidak segera terlihat.

Tappi, para peneliti dapat memeriksa dampak aspirin dan suplementasi pati resisten pada beberapa titik waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Olahraga Pagi Turunkan Risiko Kanker Payudara hingga 25 Persen

Studi: Olahraga Pagi Turunkan Risiko Kanker Payudara hingga 25 Persen

Health | Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:05 WIB

Pakai Kulit Pisang dan Limbah Dapur Lain untuk Kesuburan Tanaman, Hasilnya Bikin Takjub

Pakai Kulit Pisang dan Limbah Dapur Lain untuk Kesuburan Tanaman, Hasilnya Bikin Takjub

Lifestyle | Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:10 WIB

Dikira Batuk Biasa karena Terinfeksi, Ternyata Wanita Ini Derita Kanker Paru-Paru Stadium Akhir

Dikira Batuk Biasa karena Terinfeksi, Ternyata Wanita Ini Derita Kanker Paru-Paru Stadium Akhir

Health | Selasa, 16 Agustus 2022 | 20:30 WIB

Terkini

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Rayakan Momen Bersama Keluarga, BRI Persembahkan Hadiah di Restoran Simpang Raya

Rayakan Momen Bersama Keluarga, BRI Persembahkan Hadiah di Restoran Simpang Raya

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:30 WIB

4 Light Novel Diadaptasi Anime, Ada Misteri Sains hingga Enemies-to-lovers

4 Light Novel Diadaptasi Anime, Ada Misteri Sains hingga Enemies-to-lovers

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Dijadwalkan Nonton Timnas Indonesia vs Thailand, Gianni Infantino Bawa Cerita Tak Mengenakkan

Dijadwalkan Nonton Timnas Indonesia vs Thailand, Gianni Infantino Bawa Cerita Tak Mengenakkan

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:30 WIB

5 Mix and Match Outfit Santai ala Kim Young Kwang, Dijamin Nyaman Seharian!

5 Mix and Match Outfit Santai ala Kim Young Kwang, Dijamin Nyaman Seharian!

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri

Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:17 WIB

×