Dikira Batuk Biasa karena Terinfeksi, Ternyata Wanita Ini Derita Kanker Paru-Paru Stadium Akhir

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 16 Agustus 2022 | 20:30 WIB
Dikira Batuk Biasa karena Terinfeksi, Ternyata Wanita Ini Derita Kanker Paru-Paru Stadium Akhir
Foto rontgen paru-paru. (Pexels/Anna Shvet)

Suara.com - Seorang wanita bernama Alix Burnard (29) asal Inggris didiagnosis menderita kanker paru-paru termal, atau stadium akhir, setelah berbulan-bulan merasa sulit bernapas dan batuk berdahak.

Burnard mulai merasa sakit pada Maret 2021, tetapi ia berulang kali dites negatif Covid-19. Tetapi batuknya terus berlanjut.

Ia juga mengalami pembengkakan di sekitar leher dan kelenjar getah beningnya.

Burnard diduga menderita batuk biasa. Karenanya dokter hanya memberinya obat sirup untuk meredakan batuknya serta antibiotik. Selain itu, dokter juga tidak memintanya untuk kembali check up.

Seiring waktu, gejalanya memburuk. Pada Mei, dia kehilangan banyak berat badan dan sering batuk hingga muntah.

Ilustrasi Paru-Paru - Fungsi Paru-Paru dan Gangguan yang Dapat Menyerangnya (Freepik)
Ilustrasi Paru-Paru (Freepik)

"Saya kesulitan bernapas dan tidak bisa berbicara tanpa terengah-engah. Saya batuk berdahak terus-menerus, dan tidak bisa meninggalkan rumah tanpa batuk," kata Burnard, dikutip Insider.

Hingga akhirnya ia menjalani beberapa tes, dan hasil CT scan mengungkap bahwa dirinya menderita kanker paru-paru stadium akhir.

Meski sudah diketahui bahwa Burnard menderita kanker, dokter tidak tahu jenis apa.

Di saat yang sama, Burnard menderita radang paru-paru. Dokter pun memberinya antibiotik IV untuk infeksinya. Tetapi kankernya terbukti lebih sulit untuk diobati.

baca juga

Ia sempat dipulangkan dari rumah sakit selama dua minggu. Tetapi selama waktu itu juga kondisinya semakin memburuk.

"Saya tidur sepanjang waktu dan saya sangat lemah sehingga saya tidak bisa benar-benar berdiri. Pacar saya harus menggendong saya naik turun tangga karena terlalu sulit untuk saya lakukan," sambungnya.

Akhirnya, ia kembali dirawat di rumah sakit. Burnard menjalani terapi oral yang ditargetkan dan sesekali menggunakan ventilator.

"Akhirnya seiring waktu, saya belajar untuk memahami bahwa saya akan hidup dengan kanker yang tidak dapat disembuhkan," lanjutnya.

Dia memulai pengobatan baru yang disebut crizotinib pada bulan Juni lalu dan kemoterapi IV akan menjadi perawatan berikutnya.

Pengobatan yang ia jalani memberinya tambahan angka harapan hidup.

"Saya hanya bisa berharap bahwa ini memberi saya lebih banyak waktu daripada dua pengobatan sebelumnya. Yang saya inginkan adalah menstabilkan kanker saya dan menjalani hidup sebaik mungkin," imbuhnya.

Ia pun meminta orang-orang untuk waspada terhadap gejala-gejala yang terjadi terus-menerus, seperti batuk atau sesak napas yang tak kunjung sembuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Kanker Paru-Paru, Wanita Cenderung Alami Perasaan yang Pengaruhi Aktivitas Seksual!

Gejala Kanker Paru-Paru, Wanita Cenderung Alami Perasaan yang Pengaruhi Aktivitas Seksual!

Health | Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:49 WIB

3 Latihan untuk Pasien Kanker Paru-Paru, Bagus dalam Membantu Masa Pemulihan!

3 Latihan untuk Pasien Kanker Paru-Paru, Bagus dalam Membantu Masa Pemulihan!

Health | Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:08 WIB

Tak Semua Gejala Kanker Paru-Paru Bisa Dikenali, Apa Saja yang Tidak?

Tak Semua Gejala Kanker Paru-Paru Bisa Dikenali, Apa Saja yang Tidak?

Health | Senin, 01 Agustus 2022 | 16:45 WIB

Terkini

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 20:06 WIB

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:56 WIB

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:55 WIB

×