Waspadai Penyakit Parvovirus dari Anjing, Bisakah Menular ke Manusia?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 13:28 WIB
Waspadai Penyakit Parvovirus dari Anjing, Bisakah Menular ke Manusia?
Ilustrasi Anjing Peliharaan (Pexels.com/ Christian Domingues)

Suara.com - Parvovirus salah satu penyakit paling berbahaya yang bisa membahayakan anjing peliharaan Anda. Karena itu, pemilik anjing perlu mengetahui tanda-tanda infeksi virus tersebut.

Karena, virus parvovirus ini cukup umum di antara anjing di Inggris. PDSA Pet Hospitals menemukan hampir 1.500 kasus parvo setiap tahunnya.

Tapi dilansir dari Mirror UK, Anda bisa melindungi anjing dari penyakit parvovirus ini dengan cara memberinya vaksin secara teratur. Anda juga harus memperhatikan tanda-tandanya.

Ada juga jenis parvovirus yang bisa menginfeksi manusia. Hal ini yang menyebabkan kebingungan anjing yang menularkan virus itu ke manusia atau sebaliknya.

Canine Parvovirus adalah virus menular yang menyerang anjing, tetapi juga bisa menyerang kucing. Virus ini cukup mematikan dan merusak saluran pencernaan, sehingga membuat anjing sulit menyerap nutrisi.

Ilustrasi Anjing [Pixabay/Tzu Reyes]
Ilustrasi Anjing [Pixabay/Tzu Reyes]

Virus ini bisa menyebar dari anjing ke anjing melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan kotoran mereka. Meskipun virus ini jarang menginfeksi anak anjing, tapi semua anjing dari segala usia tetap berisiko tertular.

Kasus parvovirus dapat mencapai angka kematian 91 persen jika tidak diobati, tetapi penyakit ini bisa dicegah dengan vaksinasi rutin sejak usia 6 minggu.

Beberapa tanda parvovirus pada anjing termasuk kehilangan nafsu makan, lesu, diare, demam atau suhu tubuh rendah.

Sejauh ini, manusia tidak bisa mendapatkan parvovirus dari anjing. Bila manusia terinfeksi parvovirus, itu bukan jenis virus yang sama dari anjing.

Jenis parvovirus yang bisa didapat manusia disebut parvovirus B19 dan hanya menginfeksi manusia. Parvovirus B19 adalah penyakit infeksi umum yang menyebar dari orang ke orang dan biasanya hanya menghasilkan gejala yang sangat ringan.

Gejalanya bisa termasuk sendi bengkak atau nyeri, kelelahan, sakit kepala, sakit perut, dan radang sendi. Virus ini juga menyebabkan penyakit kelima, yang dikenal sebagai penyakit "Pipi Ditampar" dan umum terjadi pada anak-anak usia sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Flu Tomat, Penyakit Menular yang Serang Anak-Anak Usia di Bawah 5 Tahun!

Waspada Flu Tomat, Penyakit Menular yang Serang Anak-Anak Usia di Bawah 5 Tahun!

Health | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 09:25 WIB

Kasus Pertama Seekor Anjing Peliharaan Terinfeksi Cacar Monyet, Tertular Majikan

Kasus Pertama Seekor Anjing Peliharaan Terinfeksi Cacar Monyet, Tertular Majikan

Health | Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:49 WIB

Kasus Pertama Manusia Tularkan Cacar Monyet ke Anjing, Mungkinkah Timbulkan Mutasi Berbahaya?

Kasus Pertama Manusia Tularkan Cacar Monyet ke Anjing, Mungkinkah Timbulkan Mutasi Berbahaya?

Health | Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:04 WIB

Terkini

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB