Video Guru Bersihkan Kutu Rambut Muridnya, Ternyata Serangga Kecil Ini Berbahaya Lho!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:30 WIB
Video Guru Bersihkan Kutu Rambut Muridnya, Ternyata Serangga Kecil Ini Berbahaya Lho!
Guru bantu bersihkan kutu rambut (Instagram/berita_gosip)

Suara.com - Video seorang guru membantu membersihkan kulit kepala muridnya yang penuh dengan ratusan kutu rambut menajdi viral di media sosial. Video yang diunggah oleh akun Instagram @kepoin_trending memperlihatkan seorang guru menyisir rambut muridnya yang masih SD dan guru lainnya membantu mencukur rambut anak tersebut.

Saat si guru menyisir rambut muridnya dan menadahinya dengan kain putih, terlihat ada ratusan kut rambut dalam sekali sisir.

Kutu rambut merupakan serangga kecil yang hidup di kulit kepala manusia dan bisa mengisap darah untuk bertahan hidup. Kulit kepala yang dipenuhi dengan kutu rambut disebut sebagai pedikulosis kapitis.

Kondisi ini bukan menandakan seseorang tidak menjaga kebersihan, melainkan kutu rambut bisa menyebar ke rambut orang lain secara langsung.

Meskipun kutu rambut tidak membawa penyakit atau virus, kutu rambut bisa menimbulkan masalah kesehatan bila diabaikan.

Aksi guru membersikan kutu rambut muridnya, menuai pujian. [TikTok]
Aksi guru membersikan kutu rambut muridnya, menuai pujian. [TikTok]

Kutu rambut yang diabaikan akan berdampak pada kesehatan diri sendiri maupun orang lain di sekitar. Berikut ini dilansir dari Alodokter, beberapa bahaya memiliki kutu rambut.

1. Infeksi kulit kepala

Kutu rambut bisa melepaskan air liurnya ketika menggigit kulit kepala. Hal ini bisa menyebabkan iritasi dan rasa gatal di kulit kepala karena sitem kekebalan tubuh bereaksi terhadap air liur tersebut.

Karena rasa gatal pada kulit kepala akibat kutu rambut ini membuat ANda tergoda untuk menggaruknya. Bila dilakukan terus-menerus, ini bisa menyebabkan luka dan menginfeksi kulit kepala.

baca juga

2. Menular ke orang lain

Kutu rambut sangat mudah menular ke orang lain, terlepas dari orang itu rajin menjaga kebersihan atau tidak.

Karena, serangga kecil ini sangat mudah menular ke orang lain yang kontak antar kepala, duduk berdekatan atau tidur satu ranjang.

Apalagi, orang yang memiliki kutu rambut berbagi benda pribadi dengan orang lain, seperti jilbab, handuk, sisir hingga pita rambut.

3. Kualitas tidur terganggu

Kutu eambut biasanya paling aktif bergerak di malam hari. Hal ini menyebabkan penderitanya akan sering merasa gatal dan menggaruk kepala semalaman, sehingga mengganggu kualitas tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Bantu Bersihkan Kutu di Rambut Murid, Aksinya Tuai Pujian

Guru Bantu Bersihkan Kutu di Rambut Murid, Aksinya Tuai Pujian

Tekno | Rabu, 31 Agustus 2022 | 13:10 WIB

Ramai Video Guru Sisir Rambut Siswanya Penuh Kutu, Begini Cerita Dibaliknya

Ramai Video Guru Sisir Rambut Siswanya Penuh Kutu, Begini Cerita Dibaliknya

Your Say | Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:40 WIB

Tak Hanya Mendidik, Guru di Sekolah Ini Bantu Murid yang Kepalanya Dipenuhi Kutu Rambut, Warganet: Merinding Lihatnya

Tak Hanya Mendidik, Guru di Sekolah Ini Bantu Murid yang Kepalanya Dipenuhi Kutu Rambut, Warganet: Merinding Lihatnya

News | Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:57 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×