- Menhut Raja Juli Antoni mengimbau masyarakat menghentikan sementara pembukaan lahan dengan cara membakar.
- Imbauan tersebut disampaikan di tengah kondisi kekeringan ekstrem dampak fenomena El Nino yang kuat.
- Pemerintah mengingatkan bahwa sumber api kecil seperti puntung rokok sangat berbahaya.
Suara.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meminta masyarakat menghentikan sementara pembukaan lahan atau land clearing dengan cara membakar. Imbauan itu disampaikan di tengah kondisi El Nino yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
Raja menyampaikan imbauan tersebut setelah meninjau langsung penanganan karhutla di Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026).
Ia mengakui pemerintah tetap menghormati kearifan lokal masyarakat dalam membuka lahan, tetapi kondisi cuaca saat ini dinilai sudah berada dalam situasi yang tidak biasa.
"Tidak ada niat sama sekali kita mengabaikan, atau tidak peduli dengan kearifan lokal. Namun mohon sekali ya, bahwa kondisinya sedang tidak baik-baik saja. Ini bukan musim kering biasa, ini El Nino sangat kuat,” kata Raja dikutip dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).
Karena itu, Raja meminta masyarakat menunda aktivitas pembakaran lahan untuk membuka perkebunan.
Menurutnya, kondisi kekeringan ekstrem membuat sumber api sekecil apa pun berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.
“Oleh karena itu, minta pengertiannya kepada masyarakat ya, untuk tidak membakar lahan terlebih dahulu untuk melakukan land clearing untuk kebun-kebun ya,” ujarnya.
![Foto udara asap membumbung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan gambut di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (31/7/2026). [ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/YU]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/01/55139-karhutla-di-kalimantan-barat-ilustrasi-karhutla.jpg)
Puntung Rokok hingga Obat Nyamuk Bisa Picu Api
Raja juga mengingatkan masyarakat tidak menganggap remeh sumber api dalam kondisi cuaca ekstrem. Berdasarkan temuan di lapangan, api yang sangat kecil pun dapat menjadi ancaman serius.
“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa api sekecil apa pun, bahkan puntung rokok, apa namanya, obat nyamuk ya, apalagi api unggun dan lain sebagainya itu sangat berbahaya pada masa sekarang ini,” ungkapnya.
Ia juga meminta pejabat dan politisi di daerah tidak menjadikan persoalan pembukaan lahan sebagai komoditas politik. Menurutnya, keselamatan masyarakat dan pencegahan meluasnya karhutla merupakan kepentingan bersama.
"Oleh karena itu sekali lagi, hentikan politisasi, dan ayo ajak masyarakat kita untuk tidak melakukan land clearing ya pada masa sulit ini,” pungkasnya.