BPOM Izinkan Vaksin Qdenga Cegah Virus Dengue Penyebab Demam Berdarah, Ini Efek Sampingnya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 10 September 2022 | 11:36 WIB
BPOM Izinkan Vaksin Qdenga Cegah Virus Dengue Penyebab Demam Berdarah, Ini Efek Sampingnya
Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia masih dilanda endemik demam berdarah dengue atau DBD. Kabar baiknya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI baru saja mengeluarkan izin edar Qdenga atau vaksin dengue di Indonesia.

Vaksin Qdenga bisa mencegah penyakit dengue seperti demam berdarah akibat virus dengue serta dapat diberikan pada orang usia 6 hingga 45 tahun.

Vaksin yang diproduksi IDT Biologika GmbH German ini merupakan vaksin Dengue kedua yang izin edarnya disetujui BPOM, setelah vaksin Dengvaxia yang terdaftar atas nama PT Aventis Pharma.

"Vaksin Qdenga merupakan jenis Live Attenuated Tetravalent Dengue Vaccine (TDV) yang terdiri atas 4 strain Virus Dengue, yaitu strain Dengue serotipe 2 attenuated (TDV-2), rekombinan strain Dengue serotipe 2/1 (TDV-1), rekombinan strain Dengue serotipe 2/3 (TDV-3), dan rekombinan strain Dengue serotipe 2/4 (TDV-4)," ujar BPOM melalui keterangan yang diterima Suara.com, Jumat (9/9/2022) kemarin.

Adapun dalam pembuatannya, vaksin Qdenga dibuat dari virus dengue yang dilemahkan, dan bahan lainnya menggunakan virus lainnya yang dilemahkan dan direkayasa menggunakan virus dengue tipe 1, tipe 3 dan tipe 4.

Untuk efikasi atau kemajuran pencegahan dan perlindungan vaksin Qdenga ini bisa mencapai 80,2 persen. Hal ini sesuai dengan hasil uji klinik fase 3 dan fase 2.

"Sementara efikasinya untuk mencegah hospitalisasi akibat virus Dengue sebesar 95,4 persen," tambah BPOM.

Bahkan, ditemukan juga bahwa vaksin dengue ini punya efek yang baik pada orang yang sudah punya kekebalan atau antibodi virus dengue dan yang belum memiliki antibodi virus dengue.

Sedangkan terkait efek samping pemberian vaksin ini, hal yang paling sering dilaporkan cenderung ringan hingga sedang. Seperti nyeri pada tempat suntikan, erythema atau bercak kemerahan, dan pembengkakan sementara yang hilang dalam 1 hingga 3 hari setelah pemberian vaksin.

baca juga

Sedangkan efek simpang sistemik meliputi myalgia atau nyeri otot, malaise, asthenia atau rasa lelah, iritabilitas, drowsiness alias mengantuk, hilang nafsu makan, dan demam.

"Tidak ada kejadian haemorhage atau perdarahan karena dengue, serta reaksi anafilaksis yang dilaporkan setelah pemberian Vaksin Qdenga dalam studi klinik. Reaksi hipersensitivitas juga sangat jarang dilaporkan, yaitu kurang dari 0,1 persen dari total subjek," tutup BPOM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Nyamuk Aedes Aegypti, Penyebab DBD yang Dialami Atta Halilintar

4 Fakta Nyamuk Aedes Aegypti, Penyebab DBD yang Dialami Atta Halilintar

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 07:47 WIB

Aurel Hermansyah Tidur Bersama Atta Halilintar yang Sedang Sakit DBD, Bisakah Tertular?

Aurel Hermansyah Tidur Bersama Atta Halilintar yang Sedang Sakit DBD, Bisakah Tertular?

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 08:21 WIB

Sedang Diderita Atta Halilintar, Ketahui 2 Jenis Demam Berdarah Berdasarkan Keparahan Gejalanya

Sedang Diderita Atta Halilintar, Ketahui 2 Jenis Demam Berdarah Berdasarkan Keparahan Gejalanya

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 07:40 WIB

Terkini

Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem

Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan

Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Menko Polkam Andalkan Modifikasi Cuaca Lawan Karhutla, Ini Daftar 6 Provinsi Paling Rawan

Menko Polkam Andalkan Modifikasi Cuaca Lawan Karhutla, Ini Daftar 6 Provinsi Paling Rawan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Promo HUT RI 2026, Harga Tiket Bioskop Hanya Rp17 Ribu dengan Kartu BRI

Promo HUT RI 2026, Harga Tiket Bioskop Hanya Rp17 Ribu dengan Kartu BRI

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 7 Saksi

Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 7 Saksi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Jeongyeon TWICE Keluar JYP Entertainment, Tulis Surat Hangat untuk Fans

Jeongyeon TWICE Keluar JYP Entertainment, Tulis Surat Hangat untuk Fans

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026

Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:29 WIB

Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online

Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:26 WIB

×