Tanya Dokter: Obat Sirup Dilarang, Kalau Anak Demam Bagaimana Dok?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 24 Oktober 2022 | 12:58 WIB
Tanya Dokter: Obat Sirup Dilarang, Kalau Anak Demam Bagaimana Dok?
Obat Penurun Panas Selain Paracetamol Sirup (pexels)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah merilis sejumlah obat sirup parasetamol yang aman dari cemaran zat kimia maupun tidak aman. Langkah itu sebagai upaya pencegahan meluasnya kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak. 

Lantas bagaimana jika anak demam? Pada artikel tanya ahli kali ini akan dijelaskan oleh dokter spesialis anak dr. Ramadianty, Sp.A., saat siaran langsung Instagram bersama Hello Sehat.

Kenapa anak bisa demam?

Ilustrasi anak demam, panas, sakit, meredakan demam anak tanpa obat (Photo by Gustavo Fring/pexels)
Ilustrasi anak demam, panas, sakit, meredakan demam anak tanpa obat (Photo by Gustavo Fring/pexels)

Demam itu sebenarnya untuk melindungi tubuh kita sendiri. Jadi pada saat ada patogen masuk, entah itu virus, bakteri, dan kuman, untuk mengusir patogen tersebut dengan cara meningkatkan suhu tubuh. Dengan begitu diharapkan virusnya akan pergi dari tubuh.

Kalau demam jadi tanda tubuh mengeluarkan patogen, apa berarti tidak apa-apa membiarkan tubuh anak panas?

Pada saat anak demam bukan obat demam yang pertama dicari. Tapi pastikan asupan minum anak cukup. Karena pada saat anak demam tingkat penguapan itu akan meningkat dibanding pada saat tidak demam. Apabila tidak diimbangi dengan minum yang baik, anak akan dehidrasi atau kekurangan cairan.

Pada saat anak kekurangan cairan, panasnya akan tambah tinggi lagi. Dan saat anak kekurangan cairan, mau setiap 4 jam kita kasih obat turun panas, enggak akan turun panasnya karena obat tidak bisa bekerja dengan baik. Jadi pada saat anak demam pastikan tubuhnya cukup cairan.

Cairan apa yang baik dikonsumsi saat anak demam?

Kalau anak-anak yang paling bagus memang air putih. Tapi seandainya anaknya mual kalau minum air putih, boleh kok minum jus, atau air kelapa boleh, atau misalnya teh tapi jangan terlalu manis. Terpenting sebenarnya cairan atau misalnya makan mau dikasih yang banyak kuahnya juga boleh.

baca juga

Apa pengobatannya cukup dengan berikan cairan?

Bisa lakukan kompres, terutama dibagian lipatan seperti, ketiak, leher, dan selangkangan. Karena tempat itu di mana banyak lewat pembuluh darah besar. Sehingga lebih cepat menurunkan panas. Kemudian pastikan anak dalam kondisi nyaman. Kadang-kadang kita terpengaruh sama cerita zaman dulu kalau anak demam dipakaikan baju yang tebal, jaket selimut, jangan begiu. Tidak perlu juga mematikan kipas angin, yang penting anak nyaman sudah cukup.

Kondisi demam seperti apa anak memerlukan obat penurun panas?

Untuk memberikan obat turun panas harus sesuai dengan anjuran dokter. Kadang-kadang yang sering terjadi di lapangan, orang tua langsung membeli ke apotek terdekat atau toko obat. 

Bukannya tidak boleh, tetapi banyak yang harus di perhatikan. Pertama, dosis obat banyak sekali orang tua yang hanya mengandalkan dosis yang tertulis di kemasan obatnya, misalnya umur 6 sampai 12 tahun berapa sendok. Padahal berat badan anak belum tentu sesuai dengan dosis yang tertera di kemasan.

Anggaplah umur 6 sampai 12 tahun, tapi anak kita berat badannya lebih, dan kita coba turun panas dengan dosis yang enggak cukup. Tentunya panas anaknya malah enggak turun-turun. Atau sebaliknya, misalnya berat badan anak, kita pakai dosis sesuai dengan umur, malah jadi kelebihan dosis obat. Jadi sekali lagi, dosis obat itu juga akan sangat menentukan apakah anaknya bisa turun apa enggak demamnya.

Punya pertanyaan seputar kesehatan, diet, hingga urusan ranjang? Suara.com bisa membantu Anda menemukan jawabannya. Tulis pertanyaan Anda di kolom komentar, untuk bisa dijawab oleh pakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim Polri Turun Tangan Selidiki Dugaan Pidana Perkara Obat Sirop

Bareskrim Polri Turun Tangan Selidiki Dugaan Pidana Perkara Obat Sirop

Batam | Senin, 24 Oktober 2022 | 12:55 WIB

Inilah Daftar 133 Produk Nama Obat Sirup Teruji Tak Gunakan Satupun dari Empat Bahan Pelarut

Inilah Daftar 133 Produk Nama Obat Sirup Teruji Tak Gunakan Satupun dari Empat Bahan Pelarut

Semarang | Senin, 24 Oktober 2022 | 12:48 WIB

30 Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi, Hasil Pengawasan BPOM Terkait Cemaran EG dan DEG

30 Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi, Hasil Pengawasan BPOM Terkait Cemaran EG dan DEG

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 12:47 WIB

Terkini

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB