Usai Obat Sirup yang Dilarang Ditarik, Kasus Gagal Ginjal Akut Menurun?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:33 WIB
Usai Obat Sirup yang Dilarang Ditarik, Kasus Gagal Ginjal Akut Menurun?
Daftar Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi Menurut BPOM (MPR News)

Suara.com - Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. M Syahril mengungkapkan, kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak semakin menurun usai obat sirup yang dilarang disetop dikonsumsi untuk sementara. 

Dalam keterangannya pada konferensi pers secara virtual pada Kamis (27/10/2022), dr. Syahril mengatakan, saat ini hanya terdapat 3 penambahan kasus baru sejak dilaporkan pada 24 Oktober lalu.

Sebelumnya, total kasus yang dilaporkan sementara yaitu 251 kasus. Namun, saat ini jumlah kasus total sekitar 269 kasus. Akan tetap, dr. Syahril menuturkan, 15 penambahan tersebut merupakan kondisi anak yang sakit sejak akhir September lalu dan baru dilaporkan.

Gagal Ginjal Akut pada Anak (Getty Images)
Gagal Ginjal Akut pada Anak (Getty Images)

“Data 26 Oktober 269 kasus ya naik dari tanggal 24 yaitu 251. Kenaikannya sendiri 18 kasus, tetapi yang benar-benar baru ada 3 kasus. Sementara yang 15 adalah kasus sudah terjadi akhir September tetapi baru dilaporkan. Angka pasien baru ini menurun setelah pelarangan pakai obat sirup,” ucap dr. Syahril dalam keterangannya.

Sementara itu, tercatat 27 provinsi yang saat ini dilaporkan mengalami kasus gangguan ginjal akut misterius. Sementara untuk 10 provinsi dengan kasus tertinggi di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Nanggroe Aceh Darussalam, Jawa Timur, Sumatra Barat, Bali, Banten, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk gejala yang dialami, dr. Syahril mengungkapkan, sebanyak 53 persen pasien mengalami anuria, yaitu tidak bisa keluarnya urine dalam tubuh. Sebanyak 22 persen pasien mengalami oliguria, yaitu penurunan frekuensi buang air kecil. Sementara 25 pasien mengalami gejala-gejala lain.

“Ini 53 persen pasien mengalami anuria jadi enggak bisa buang air kecil sama sekali, terus 22 peren oliguria menurunnya frekuensi buang air kecil, dan 25 persen tidak mengalami oliguria dan anuria, tetapi beberapa gejala yang dirasakan seperti demam, hilang nafsu makan, malaise, mual, muntah, ISPA, diare, dan lain-lain,” jelas dr. Syahril.

Untuk menangani kasus gangguan ginjal akut, dr. Syahril menegaskan, pihaknya akan terus mendata perkembangan pasien yang dilaporkan. Sementara itu, Kemenkes juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk terus meneliti lebih dalam penyebab serta cara mengatasi gangguan ginjal akut.

“Upaya di samping surveilans, kami melakukan penelitian dengan berbagai pihak karena penyebabnya bisa karena berbagai hal, dan juga memberikan obat antidotum Fomepizole yang sudah didatangkan untuk mengobati pasien gangguan gagal ginjal akut,” pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah: Tak Ada Bukti Ilmiah Vaksin Covid-19 Sebabkan Gangguan Ginjal Akut Pada Anak

Pemerintah: Tak Ada Bukti Ilmiah Vaksin Covid-19 Sebabkan Gangguan Ginjal Akut Pada Anak

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:10 WIB

Terinfeksi Gangguan Ginjal Akut Misterius, 16 Pasien di Jawa Barat Meninggal Dunia

Terinfeksi Gangguan Ginjal Akut Misterius, 16 Pasien di Jawa Barat Meninggal Dunia

Tantrum | Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:07 WIB

Sedih Kasus Gagal Ginjal Telan Nyawa Banyak Anak, Fahri Hamzah: Respons Negara Aneh, BPOM Jangan Lepas Tanggung Jawab!

Sedih Kasus Gagal Ginjal Telan Nyawa Banyak Anak, Fahri Hamzah: Respons Negara Aneh, BPOM Jangan Lepas Tanggung Jawab!

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 11:06 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×