Viral Video Mantan Petinggi OVO Pukuli dan Tendangi Anak, Ini Dampak KDRT Bagi Si Kecil: Bisa Sebabkan Kematian!

Dinda Rachmawati

Rabu, 21 Desember 2022 | 20:33 WIB
Viral Video Mantan Petinggi OVO Pukuli dan Tendangi Anak, Ini Dampak KDRT Bagi Si Kecil: Bisa Sebabkan Kematian!
Ilustrasi kekerasan pada anak. (Shutterstock)

Suara.com - Baru-baru, media sosial dihebohkan dengan video seorang anak yang menjadi korbban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari ayah kandungnya sendiri. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram Keyla Evelyne Yasir @ikeyyuuuu pada Sabtu (10/12/2022).

Keyla sendiri diketahui merupakan istri dari terduga pelaku yang bernama R. Indrajana Sofiandi (RIS). Ada dua video yang diunggah oleh Keyla, dimana video pertama merekam aksi suaminya tersebut tengah memukul anaknya beberapa kali. 

Di dalam video tersebut sang anak yang bertubuh kecil itu terlihat berusaha melawan perlakuan kasar sang ayah. Beberapa kali anak yang bernama Kelvin tersebut ditendang dan dipukul bagian kepalanya.

Ayah diduga KDRT anak dan istrinya (istimewa).
Ayah diduga KDRT anak dan istrinya (istimewa).

“Welcome back to IG Mr.Dajjal. Gpp Kelvin kita tonton drama beliau sampai dimana,” tulis akun @ikeyyuuu dalam video tersebut

Video lainnya memperlihatkan lelaki tersebut kembali melakukan pemukulan, kali ini anak lelaki tersebut tampak lebih kecil. Entah apa yang menyebabkan seorang ayah hingga naik pitam dan memperlakukan anak-anaknya secara kasar. 

Tentu saja, dua video yang saat ini telah dihapus oleh Instagram tersebut menjadi sorotan banyak warganet yang ikut merasa geram melihat hal tersebut.

" Jangan kuat mba, jangan sabar, nikmati aja prosesnya, lalu setelah itu lakukan bagian mu mba.. hancurkan yg perlu dihancurkan.. perjuangkan yg perlu diperjuangkan.. SEMANGAT mba.. biarlah karma melakukan tugasnya, mba lakukan apa yang hendak mba mau lakukan.. TUHAN pasti tolong..," ujar @meryxxxx.

"Serem bgt dirumah kek begini. diluar tutur katanya sopan. semoga cepet dapet keadilan buat anak”.huhu pngen ngehujat tpi speechless," kata @jejexxxxx.

"Parah bngt ini, kenapa ga CERAI aja bu Kasian anak," tambah @novixxxxxx.

baca juga

Ya, KDRT memiliki dampak yang sangat besar dan berkepanjangan, bahkan memengaruhi sikap anak di masa depan. Tak hanya kekerasan fisik, tapi juga emosional dan yang lainnya.

Ilustrasi kekerasan fisik (Pexels/Karolina Grabowska)
Ilustrasi kekerasan fisik (Pexels/Karolina Grabowska)

Untuk mengetahui dampak KDRT pada anak, berikut daftarnya yang perlu diketahui, seperti dilansir Hello Sehat.

1. Kekerasan pada anak berdampak kematian

Dampak kekerasan pada anak yang mungkin terjadi adalah kematian. Jika orangtua melakukan kekerasan terhadap anak yang masih belum bisa membela diri, bisa saja orangtua terlalu keras memukul atau menyakiti anak hingga anak kehilangan nyawa.

Tidak hanya itu, meskipun anak sudah memasuki usia remaja, tetap saja dampak kekerasan pada anak yang satu ini masih bisa terjadi. Apalagi jika orangtua tidak bisa mengontrol amarahnya, bukan tidak mungkin dapat berakibat fatal bagi anak.

2. Luka atau cedera

Meski tidak menyebabkan kematian, dampak kekerasan terhadap anak yang satu ini juga bukan dampak yang baik. Anak yang mengalami kekerasan di rumah sebagian besar tentu mengalami luka-luka bekas dipukul, dilempar benda keras, dan masih banyak lagi.

Saat orangtua sedang marah, ia bisa saja tidak menyadari bahwa yang sedang dihadapinya adalah anak atau buah hatinya. Hal ini bisa menyebabkan orangtua melakukan hal di luar kendali yang bisa menyakiti fisik sekaligus batin anak.

3. Gangguan perkembangan otak dan sistem saraf

Kekerasan juga bisa berdampak pada gangguan tumbuh dan kembang yang sedang dialami oleh si kecil.

Mengalami kekerasan saat anak masih sangat belia tentu dapat mengganggu proses tumbuh kembangnya, termasuk gangguan pada sistem saraf, pernapasan, reproduksi, dan sistem imun.

Bahkan, kondisi ini bisa menyebabkan dampak berkepanjangan pada hidup sang anak secara fisik dan juga psikis. Hal ini juga bisa membuat perkembangan kognitif anak terhambat, sehingga bisa membuat prestasi akademik anak di sekolah menurun bahkan memburuk.

4. Sikap negatif pada anak akibat kekerasan

Dampak lain yang juga tak kalah berbahayanya dari kekerasan pada anak adalah terbentuknya sikap buruk di dirinya.

Hal ini bisa berupa banyak hal, misalnya anak suka merokok, menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan terlarang, serta perilaku seksual yang menyimpang. Jika anak sampai melakukan perilaku seksual yang menyimpang, anak mungkin mengalami kehamilan di luar nikah.

Padahal, belum tentu anak sudah siap untuk menjadi orangtua di usia tersebut. Selain itu, bila anak juga mungkin sering mengalami kecemasan, depresi, atau berbagai penyakit mental lain, ia bisa saja memiliki keinginan untuk bunuh diri.

5. Dampak kekerasan terhadap anak pada gangguan kesehatan

Tahukah Anda bahwa kekerasan kepada anak juga bisa mengakibatkan anak mengalami berbagai gangguan kesehatan?

Bahkan, gangguan kesehatan yang dialami anak biasanya cukup serius seperti penyakit jantung, kanker, diabetes, endometriosis, dan berbagai masalah kesehatan lain.

Selain itu, beragam dampak kekerasan pada gangguan kesehatan anak meliputi:

- Perkembangan otak yang terbelakang
- Ketidakseimbangan antara kemampuan sosial, emosional dan kognitif
- Gangguan berbahasa yang spesifik
- Kesulitan dalam penglihatan, bicara dan pendengaran
- Susah fokus
- Susah tidur
- Gangguan makan
- Kecenderungan melukai diri sendiri

6. Masalah pada masa depan anak

Masalah yang dihadapi anak tidak hanya saat kekerasan terjadi, tapi juga terkait masa depan anak. Umumnya, kekerasan terhadap anak saat masih kecil bisa saja membuatnya keluar dari sekolah.

Bukan hanya itu, dampak kekerasan yang dialami anak tersebut juga dapat menyebabkan ia kesulitan mencari pekerjaan. Anak juga dapat cenderung melakukan hal-hal yang buruk terhadap dirinya sendiri di masa depan.

Bahkan, kondisi ini bisa diteruskan kepada keturunan-keturunannya. Artinya, anak yang mengalami kekerasan saat masih kecil mungkin saja ‘melanjutkan’ hal tersebut kepada anak dan cucunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak KDRT Anak Seperti Dilakukan Mantan Petinggi OVO, Korban Bisa Jadi Pelaku Bullying di Masa Depan Loh!

Dampak KDRT Anak Seperti Dilakukan Mantan Petinggi OVO, Korban Bisa Jadi Pelaku Bullying di Masa Depan Loh!

Health | Rabu, 21 Desember 2022 | 16:46 WIB

Rizky Billar Beli Vila, Warganet Sorot Ekspresi Lesti Kejora

Rizky Billar Beli Vila, Warganet Sorot Ekspresi Lesti Kejora

Poptren | Rabu, 21 Desember 2022 | 16:30 WIB

Duh! Anak Korban KDRT Eks Petinggi OVO Dibilang Kurang Ajar, Penulis Komentar Malah 'Adu Nasib' Usai Dirujak

Duh! Anak Korban KDRT Eks Petinggi OVO Dibilang Kurang Ajar, Penulis Komentar Malah 'Adu Nasib' Usai Dirujak

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 16:38 WIB

Terkini

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 11:59 WIB

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:58 WIB

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:57 WIB

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 11:56 WIB

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:42 WIB

×