Ria Ricis Bingung Mau Beri Bubur MPASI Instan Untuk Baby Moana, Bagus Gak Sih Nutrisinya?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 15 Januari 2023 | 16:37 WIB
Ria Ricis Bingung Mau Beri Bubur MPASI Instan Untuk Baby Moana, Bagus Gak Sih Nutrisinya?
Ria Ricis tengah dirawat di rumah sakit dan ditemani Baby Moana. [Instagram]

Suara.com - Ria Ricis ragu saat akan membeli bunur MPASI instan untuk anaknya baby Moana. Selama 1,5 bulan memberikan makanan pendamping ASI untuk anaknya itu, Ricis mengaku selalu membuatnya sendiri di rumah.

"Tapi kita kan masih masak manual. Aku belum pernah sih masakin Moana instan," kata istri Teuku Ryan tersebut, dikutip dari videonya di kanal YouTube Ricis Official, Minggu (15/1/2023).

Saat itu, Ria Ricis dan Teuku Ryan sedang menjalankan tantangan untuk berbelanja makanan bayi berdasarkan setipa huruf nama anaknya, Moana. Saat memilih makanan berawalan huruf M, keduanya terpikir untuk membeli merek bubur instan bayi.

Tapi setelah melihat produk bubur instan tersebut, YouTuber 27 tahun itu ragu. Meski memasaknya memang lebih mudah hanya dengan diseduh dengan air hangat.

"Tapi boleh gak makan itu bayi? Tapi jangan sering-sering kali ya. Aku jadi bingung, guys," ucap Ricis.

"Kalau kalian termasuk yang instan atau buat langsung? Kalau kita tuh buat langsung. Tapi ini kan namanya challange ya, jadi beli aja lah," imbuhnya.

Pada akhirnya, Ricis mengambil satu kemasan dari bubur instan tersebut dan memasukannya ke keranjang belanja.

Produk kemasan instan makanan bayi itu disebut juga dengan MPASI komersial. Dikutip dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), MPASI komersial memang mengandung zat pengawet . Meski begitu, aman dikonsumsi bayi, dibuat dengan steril, dan memiliki kandungan makro dan mikronutrien yang sesuai kebutuhan nutrisi bayi.

Menurut IDAI, MPASI komersial juga ada manfaatnya untuk memenuhi kecukupan gizi dan nutrisi bayi.

baca juga

Misalnya, bayi berusia 6 bulan atau lebih memiliki kebutuhan asupan zat besi 11 mg/hari. ASI hanya menyuplai zat besi sekitar 2 mg sisanya harus didapatkan dari MPASI. 

Makanan yang mengandung zat besi tinggi contohnya daging sapi, hati sapi atau ayam, dan ikan. Artinya, bayi harus mengonsumsi sekitar 400 gram daging sapi per hari untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian. 

Hal tersebut tentunya sangat sulit dilakukan karena kapasitas lambung bayi yang kecil disertai kemampuan ekonomi masyarakat yang tidak memadai. Oleh karena itu, dibutuhkan makanan yang difortifikasi kandungan vitamin dan mineralnya yaitu MPASI komersial atau susu formula.

Meski begitu, IDAI tetap menyarankan bahwa MPASI buatan sendiri di rumah tetap harus jadi pilihan utama. Kaena memiliki kekayaan tekstur, aroma, rasa, dan kandungan zat gizi yang lebih terjamin. 

Keberagaman pangan saat bayi makan MPASI buatan sendiri juga akan memberikan pengalaman makan yang lebih kaya dan kemudahan dalam proses pembelajaran makan bayi selanjutnya. Namun, pada kondisi MPASI buatan sendiri tidak bisa diberikan, para ibu tidak perlu lagi takut untuk memberikan MPASI komersial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nikita Willy dan Indra Priawan Ogah Ajak Anak Main Jetski, Ria Ricis Kena Sindir: Beda Kelas!

Nikita Willy dan Indra Priawan Ogah Ajak Anak Main Jetski, Ria Ricis Kena Sindir: Beda Kelas!

Entertainment | Minggu, 15 Januari 2023 | 12:22 WIB

Nikita Mirzani Sentil Ria Ricis yang Ajak Anak Naik Jetski: Kalau Belum Siap Punya Anak Jangan Bunting

Nikita Mirzani Sentil Ria Ricis yang Ajak Anak Naik Jetski: Kalau Belum Siap Punya Anak Jangan Bunting

Mamagini | Minggu, 15 Januari 2023 | 08:50 WIB

Ria Ricis Ajak Anak Naik Jetski, Nikita Mirzani: 'Kalo Belum Siap Punya Anak Jangan Bunting'

Ria Ricis Ajak Anak Naik Jetski, Nikita Mirzani: 'Kalo Belum Siap Punya Anak Jangan Bunting'

Denpasar | Minggu, 15 Januari 2023 | 07:45 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×