Menakar Pernyataan Menkes soal Arti Stunting, Apakah Sama dengan Bodoh?

Farah Nabilla

Rabu, 25 Januari 2023 | 17:20 WIB
Menakar Pernyataan Menkes soal Arti Stunting, Apakah Sama dengan Bodoh?
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat berbicara di depan Komisi 9 DPR RI. [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengkhawatirkan jika anak tumbuh dalam kondisi stunting. Sebab, kondisi ini dapat menghambat perkembangan fisik dan kecerdasannya. Maka, stunting tengah menjadi masalah serius yang sedang diperhatikan oleh pemerintah.

Budi pun mengingatkan para wanita Indonesia yang telah atau akan menjadi seorang ibu untuk memperhatikan kebutuhan gizi anak. Dengan begitu, anak bisa terhindar dari kebodohan yang seringkali dikaitkan dengan stunting.

"Tidak ada satupun wanita Indonesia yang pengin anaknya bodoh, suaminya bodoh nggak apa-apa tapi anaknya jangan sampai," ungkap Budi dalam agenda Hari Gizi Nasional di BKKBN, Rabu (25/1/2023)

Lantas, apakah stunting memiliki makna yang sama dengan bodoh? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini, mulai dari arti, penyebab, hingga efeknya bagi anak.

Arti Stunting

Stunting adalah kondisi di mana tinggi badan anak lebih pendek daripada standar usianya. Hal ini diakibatkan oleh kekurangan gizi dalam jangka panjang. Selain itu juga bisa karena malnutrisi yang dialami ibu saat hamil atau anak di masa pertumbuhannya.

Menurut data tahun 2018, jumlah kasus stunting di Indonesia mencapai 30,8%. Menurut WHO, persentase diatas 20 menandakan bahwa negara itu mengalami masalah stunting. Maka, hal ini harus segera ditangani dan diperhatikan oleh pemerintah.

Terkait gejala stunting seringkali tidak disadari, sebab anak hanya diduga memiliki tubuh pendek. Meski begitu, hal ini mulai bisa terlihat saat mereka berusia dua tahun. Diantaranya, berat badan lebih rendah dari standar umum dan pertumbuhannya lambat.

Penyebab Stunting

baca juga

Penyebab utama stunting adalah malnutrisi kronis. Kekurangan asupan gizi seperti ini dapat terjadi sejak bayi masih berada di dalam kandungan. Sebab di masa kehamilan, ibu tidak mencukupi kebutuhan nutrisinya.

Selain itu, yang bisa memicu stunting adalah kebutuhan nutrisi anak yang tidak terpenuhi di masa tumbuh kembangnya. Risiko terjangkit stunting kian meningkat apabila anak menderita penyakit yang menghalangi penyerapan nutrisi, seperti TBC.

Kondisi ini juga dapat meningkat jika ibu hamil memiliki beberapa faktor pemicu. Mulai dari perawakan pendek, berat badan yang tidak naik selama hamil, tingkat pendidikan rendah, kemiskinan, dan tinggal di lingkungan yang sulit mengakses air bersih.

Efek Stunting

Stunting pada anak memiliki efek jangka pendek dan panjang. Pada yang berdurasi singkat, kondisi ini akan berdampak terhadap pertumbuhan fisiknya, yakni tinggi di bawah rata-rata anak seusianya. 

Tak hanya itu, perkembangan otak pun akan terganggu sehingga bisa menurunkan tingkat kecerdasan anak. Sementara untuk efek stunting jangka panjang, dapat membuat anak rentan terkena beberapa penyakit.

Diantaranya, diabetes, obesitas, kanker, hingga mengalami disabilitas di usia tua. Lalu, efek jangka panjang lainnya adalah menurunkan kualitas SDM suatu negara di masa depan. Sebab, anak-anak merupakan generasi penerus bangsa.

Kembali ke pernyataan Menkes Budi Gunadi Sadikin, mencegah stunting juga tak hanya mencukupi kebutuhan nutrisi sang anak. Orang tua juga perlu rutin mengecek tinggi dan berat badan anak. Jika tidak mengalami kenaikan dalam dua bulan, segera bawa ke posyandu atau puskesmas.

"Jadi ingin saya sampaikan ke ibu-ibu, begitu timbangan anak tidak naik, segera kirim ke puskesmas. Karena kalau disitu diintervensi, 90 persen bisa sembuh. Bapak ibu jangan tunggu anaknya stunting, telat," kata Budi.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepak Terjang Budi Gunadi, Menkes yang Sebut Tak Apa Suami Bodoh Asal Anak Jangan

Sepak Terjang Budi Gunadi, Menkes yang Sebut Tak Apa Suami Bodoh Asal Anak Jangan

News | Rabu, 25 Januari 2023 | 17:13 WIB

Upaya Cegah Stunting, Ahli Sebut Konsumsi Ikan Mendukung Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak

Upaya Cegah Stunting, Ahli Sebut Konsumsi Ikan Mendukung Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak

Sumedang | Rabu, 25 Januari 2023 | 14:35 WIB

Siap-siap! Menkes Kasih Sinyal Vaksin Covid Booster ke Depan Bakal Berbayar

Siap-siap! Menkes Kasih Sinyal Vaksin Covid Booster ke Depan Bakal Berbayar

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 17:05 WIB

Bongkar Masalah Krusial Kesehatan Indonesia, Menkes di DPR: Jumlah Dokter Spesialis Kita Kurang

Bongkar Masalah Krusial Kesehatan Indonesia, Menkes di DPR: Jumlah Dokter Spesialis Kita Kurang

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 13:54 WIB

DPC PDIP KBB Optimalkan Penanganan Kasus Stunting hingga Tingkat Daerah

DPC PDIP KBB Optimalkan Penanganan Kasus Stunting hingga Tingkat Daerah

Bandungbarat | Senin, 23 Januari 2023 | 15:53 WIB

Kado Ganjar untuk HUT Bu Mega, Gowes Sepeda Pantau Ibu-Ibu Hamil

Kado Ganjar untuk HUT Bu Mega, Gowes Sepeda Pantau Ibu-Ibu Hamil

Serang | Senin, 23 Januari 2023 | 15:42 WIB

Rayakan Ultah Megawati, Ganjar Terjun Langsung Selesaikan Masalah Stunting

Rayakan Ultah Megawati, Ganjar Terjun Langsung Selesaikan Masalah Stunting

News | Senin, 23 Januari 2023 | 14:56 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×