Bayi Prematur Berisiko Stunting, Ini yang Perlu Dilakukan Untuk Mengejar Pertumbuhannya Sebelum Terlambat

Dinda Rachmawati

Selasa, 21 Februari 2023 | 19:07 WIB
Bayi Prematur Berisiko Stunting, Ini yang Perlu Dilakukan Untuk Mengejar Pertumbuhannya Sebelum Terlambat
Ilustrasi bayi prematur. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi dengan kelahiran prematur dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) masuk ke dalam bayi yang berisiko tinggi mengalami stunting atau tengkes. Dari 100 bayi yang lahir, terdapat 10 bayi yang lahir secara prematur dan 7 bayi dengan kondisi BBLR.

Tak hanya di Indonesia, berdasarkan penelitian di 137 negara berkembang, 32,5% kasus stunting disebabkan oleh kelahiran prematur dan 20% kasusnya disebabkan oleh BBLR.

Hal ini, jelas Dokter Anak Konsultan Neonatologi, Prof. Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp. A(K), disebabkan karena adanya masalah nutrisi yang dialami bayi prematur sebagai pencetus terjadinya stunting.

"Seperti alergi dan intoleransi makanan, kebutuhan nutrisi lebih tinggi, lebih rentan penyakit, laju metabolisme protein yang tinggi, laju metabolik yang tinggi, organ yang imatur, dan gudang penyimpanan nutrisi kecil," jelasnya dalam acara bersama Fresenius Kabi Indonesia, Senin (20/2/2023).

Hal tersebut, lanjut dia, pada gilirannya akan berisiko membuat bayi prematur mengalami developmental delay, gangguan kognitif, kesulitan belajar dan gangguan perilaku.

Jika bayi sudah mengalami stunting, kata dia, maka perlu dilakukan tata laksana gizi di rumah sakit dengan pemberian PKMK (Pangan Olahan untuk Kondisi Medis Khusus) makanan khusus atau dengan pemberian nutrisi parenteral.

Bayi prematur lahir 600 gram. [Mirror/Kimberly Byers/ SWNS]
Bayi prematur lahir 600 gram. [Mirror/Kimberly Byers/ SWNS]

“Saya juga menganjurkan agar bayi rutin diukur lingkar kepala, berat badan dan panjang badan rutin sebagai upaya deteksi dini tengkes. Dan untuk mendatanya, orang tua dapat menggunakan aplikasi PrimaKu yang merupakan aplikasi tumbuh kembang anak di Indonesia," tambah dia.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Nasional DR. Cipto Mangunkusumo, Dr. dr. Lies Dina Liastuti, Sp.JP(K), MARS., FIHA mengatakan, di RSCM, bagi pasien neonatus dan anak, rumah sakit, katelakukan pemantauan pertumbuhan lewat grafik dan memberikan dukungan terapi nutrisi berupa total parenteral nutrition dan bahan pangan khusus. 

"Kerja sama dengan pihak keluarga dan edukasi mengenai pemahaman stunting kepada orang tua juga menjadi bagian yang penting," jelasnya. 

baca juga

Asuhan nutrisi prematur di RSCM sendiri, lanjut dia dimulai sejak lahir dan dibagi berdasarkan usia kehamilan ketika bayi lahir yaitu kurang dari 28 minggu, antara 28-31 minggu dan diatas 32 minggu namun dibawah 37 minggu. 

Jenis nutrisi enteral di RSCM terdiri dari pemberian asi, asi dari donor dan pemakaian ASI dan Human Milk Fortifier serta standard preterm formula. Selain itu, orangtua juga harua terus mendiskusikan dengan dokter untuk penanganan bayi prematur yang tepat agar dapat mencegah stunting. 

Orang tua juga penting memiliki pemahaman yang baik mengenai nutrisi bagi bayi prematur agar dapat bersinergi dengan rumah sakit dalam memberikan nutrisi yang tepat sehingga dapat membantu mengurangi kejadian tengkes.

Presiden Direktur Fresenius Kabi Indonesia, Indrawati Taurus menyatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia, dalam hal ini mendukung pemerintah untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Indonesia dengan menyediakan program edukasi, solusi nutrisi parenteral agar nutrisi bayi prematur atau BBLR tercukupi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan PR Jokowi Jelang Akhir Jabatan 2024: Kemiskinan Ekstrem sampai Stunting

Deretan PR Jokowi Jelang Akhir Jabatan 2024: Kemiskinan Ekstrem sampai Stunting

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 10:10 WIB

Mengenal Gejala dan Penyebab Anak Mengalami Stunting, Harus Waspada!

Mengenal Gejala dan Penyebab Anak Mengalami Stunting, Harus Waspada!

Your Say | Selasa, 21 Februari 2023 | 09:24 WIB

Turunkan Angka Stunting Hingga 51 Persen, Jateng Jadi Rujukan Nasional

Turunkan Angka Stunting Hingga 51 Persen, Jateng Jadi Rujukan Nasional

Bisnis | Selasa, 21 Februari 2023 | 08:40 WIB

Terkini

Rekor Baru! 4 Bulan Tanpa Hujan, Wilayah Ini Jadi Paling Kering di Bali

Rekor Baru! 4 Bulan Tanpa Hujan, Wilayah Ini Jadi Paling Kering di Bali

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 12:29 WIB

2 Pelaku Perampokan-Pembunuhan Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ditangkap

2 Pelaku Perampokan-Pembunuhan Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ditangkap

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 12:29 WIB

Ribuan Buruh Mulai Padati DPR, Bawa 11 Tuntutan dari Upah hingga Pesangon

Ribuan Buruh Mulai Padati DPR, Bawa 11 Tuntutan dari Upah hingga Pesangon

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:28 WIB

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 12:28 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Susah Ditaklukkan Hatinya dan Gengsi Tinggi, Kamu Termasuk?

Urutan Zodiak yang Paling Susah Ditaklukkan Hatinya dan Gengsi Tinggi, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:26 WIB

Berpacu dengan Waktu, Basarnas Tegaskan Operasi SAR KM Virgo Tak akan Dihentikan Sepihak

Berpacu dengan Waktu, Basarnas Tegaskan Operasi SAR KM Virgo Tak akan Dihentikan Sepihak

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:25 WIB

Kakek 57 Tahun di Sumbawa Dicokok Polisi Usai Dilaporkan Cabuli Bocah 5 Tahun

Kakek 57 Tahun di Sumbawa Dicokok Polisi Usai Dilaporkan Cabuli Bocah 5 Tahun

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 12:24 WIB

Urutan Upgrade Sepeda Gunung Murah agar Lebih Ringan dan Empuk, Mulai dari Ban

Urutan Upgrade Sepeda Gunung Murah agar Lebih Ringan dan Empuk, Mulai dari Ban

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:21 WIB

Bertahun-tahun Hanya Lampu Teplok, Kini Listrik 24 Jam PLN Menyala di Lembah Mandailing

Bertahun-tahun Hanya Lampu Teplok, Kini Listrik 24 Jam PLN Menyala di Lembah Mandailing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Taming the Husband, Drama China Terbaru Dai Lu Wa dan Lai Wei Ming

Sinopsis Taming the Husband, Drama China Terbaru Dai Lu Wa dan Lai Wei Ming

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:20 WIB

×