Apa Itu Difteri? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Rongga Mulut

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 24 Februari 2023 | 17:35 WIB
Apa Itu Difteri? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Rongga Mulut
apa itu difteri - Ilustrasi penyakit difteri. (Shutterstock)

Suara.com - Apa itu penyakit difteri? Difteri adalah penyakit menular akut yang terjadi pada hidung dan tenggorokan, di mana penyakit difteri ini disebabkan oleh infeksi bakteri dan biasanya ditandai dengan adanya perubahan warna pada lapisan dinding rongga mulut.

Biasanya, lapisan dinding rongga mulut akan berubah warna menjadi keabu-abuan bahkan hitam serta terjadi pembengkakan amandel dan kelenjar getah bening. 

Penyakit difteri ini harus segera ditangani dengan cepat karena infeksi tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan sejumlah organ tubuh. Racun yang keluar akibat bakteri difteri dapat merusak bagian jantung, ginjal, bahkan juga otak. Tidak hanya itu, jika saluran pernapasan terhalang maka hal itu bisa menyebabkan penderita sulit bernapas.

Gejala Difteri

Mengenal apa itu difteri, Anda juga harus mengetahui gejalanya. Biasanya, gejala difteri akan muncul 2 sampai 5 hari setelah seseorang terinfeksi. Namun perlu diperhatikan, bahwa tidak semua orang yang terinfeksi difteri mengalami gejala. Berikut ini adalah gejala difteri yang patut diwaspadai:

  • Mengalami sakit tenggorokan
  • Suara menjadi serak
  • Batuk dan pilek
  • Demam tinggi hingga menggigil
  • Badan menjadi lemas
  • Muncul benjolan di leher akibat adanya pembengkakan kelenjar getah bening.
Ilustrasi difteri. [Istimewa]
Ilustrasi difteri. [Istimewa]

Penyebab Difteri

Penyakit difteri ini disebabkan oleh infeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae yang bisa menular melalui droplet pernapasan, seperti ketika batuk atau bersin yang berasal dari penderita difteri. Infeksi bakteri difteri ini juga bisa ditularkan melalui benda-benda yang terkontaminasi air liur penderita, misalnya melalui gelas atau sendok, yang kemudian digunakan oleh orang lain. 

Selain itu, penyakit difteri ini lebih berisiko terjadi pada orang yang pernah berpergian ke wilayah yang sedang terjadi wabah difteri, memiliki sistem imun tubuh yang rendah, dan hidup di area padat penduduk yang kurang bersih.  Maka dari itu, sangat penting untuk mendapatkan vaksin difteri sebagai bentuk pencegahan penyakit difteri ini.

Cara Mengobati Difteri

Bagaimana cara mengobati difteri? Tentunya, Anda harus memeriksakan diri ke dokter. Sebelum menentukan diagnosis penyakit, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan bagian tenggorokan terlebih dahulu.

Apabila terdapat lapisan abu-abu di tenggorokan atau amandel, maka diduga ada infeksi difteri. Tapi untuk memastikannya, dokter akan mengambil sampel lendir dari tenggorokan dengan pemeriksaan usap atau swab tenggorokan, kemudian hasilnya akan diteliti di laboratorium apakah mengandung bakteri penyebab difteri atau tidak.

Penyakit difteri ini membutuhkan prosedur pengobatan yang tepat, termasuk melalui obat-obatan, seperti antitoksin dan antibiotik. Baik anak-anak maupun orang dewasa yang menderita difteri biasanya harus dirawat di rumah sakit dan diisolasi di unit perawatan intensif.

Pasalnya, penyakit difteri ini dapat menyebar dengan mudah ke siapapun yang belum mendapatkan imunisasi DPT, khususnya vaksin difteri. Demikian penjelasan singkat tentang apa itu difteri.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Asal Konsumsi! Ini 3 Makanan yang Aman untuk Penderita Difteri

Jangan Asal Konsumsi! Ini 3 Makanan yang Aman untuk Penderita Difteri

Your Say | Kamis, 23 Februari 2023 | 11:45 WIB

Faktor, Gejala, dan Pengobatan Penyakit Difteri yang Harus Kamu Pahami

Faktor, Gejala, dan Pengobatan Penyakit Difteri yang Harus Kamu Pahami

Your Say | Kamis, 23 Februari 2023 | 11:32 WIB

Ketahui Penyakit Menular yang Rentan Serang Anak-anak, Bahaya Difteri!

Ketahui Penyakit Menular yang Rentan Serang Anak-anak, Bahaya Difteri!

Your Say | Kamis, 23 Februari 2023 | 09:42 WIB

Mengenal Difteri, Penyakit Mematikan yang Muncul Kembali di Abad ke-21

Mengenal Difteri, Penyakit Mematikan yang Muncul Kembali di Abad ke-21

Your Say | Rabu, 22 Februari 2023 | 19:43 WIB

Menkes Ungkap Biang Kerok Muncul KLB Difteri di Garut

Menkes Ungkap Biang Kerok Muncul KLB Difteri di Garut

Health | Rabu, 22 Februari 2023 | 18:39 WIB

4 Cara untuk Mencegah Penyakit Difteri, Yuk Terapkan!

4 Cara untuk Mencegah Penyakit Difteri, Yuk Terapkan!

Your Say | Rabu, 22 Februari 2023 | 16:33 WIB

6 Penyakit Ini Pernah Ditetapkan Sebagai KLB, Kenapa Gagal Ginjal Akut Belum?

6 Penyakit Ini Pernah Ditetapkan Sebagai KLB, Kenapa Gagal Ginjal Akut Belum?

Health | Rabu, 26 Oktober 2022 | 13:44 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB