Pentingnya Memilih Jenis Gendongan Bayi Agar Terhindar dari Displasia Pinggul, Kondisi Apa Itu?

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Senin, 17 April 2023 | 18:15 WIB
Pentingnya Memilih Jenis Gendongan Bayi Agar Terhindar dari Displasia Pinggul, Kondisi Apa Itu?
Ilustrasi ibu menggendong bayinya, gendongan bayi. (Unsplash.com/Kyle Nieber)

Suara.com - Gendongan bayi sekarang ini sudah bukan menjadi sekadar kebutuhan orangtua untuk bayi, tetapi juga sudah bagian dari fesyen.

Manfaat gendongan untuk memudahkan orangtua membawa si kecil dan membantunya untuk lebih tenang dan nyaman. Biasanya, gendongan menjadi alternatif untuk menimang bayi agar lebih cepat tidur.

Anisya Cahya selaku Mom and Baby Coach, melalui unggahan di Instagram pribadinya menuturkan kalau menggendong memiliki banyak manfaat. Mulai dari membuat bayi nyaman dan membantu meningkatkan perkembangan bayi.

“Menggendong punya banyak manfaat, yaitu di antaranya, dapat mencegah atau mengurangi tangisan dan menenangkan bayi, mempererat hubungan antara ortu dan bayi, juga dapat membantu meningkatkan perkembangan bayi,” tulisnya, seperti dikutip pada Jumat (14/4/2023).

Semakin populer jenis gendongan membuat makin banyak pilihan bagi orangtua. Ada gendongan jarik, kain yang elastis sampai gendongan yang dijahit bertekstur.

Anisya menganjurkan untuk para orangtua sebelum membeli gendongan dengan memperhatikan usia dan motorik anak, menyesuaikan dengan ukuran badan, dan pastikan gendongan yang dipilih memungkinkan kaki bayi bisa di posisi ‘M’ dengan lutut lebih tinggi dari pantatnya.

“Kenapa MShape? Untuk meminimalisir risiko anak mengalami displasia pinggul,” imbuhnya.

Displasia Panggul, Apa Itu?

Melansir dari laman Rumah Sakit Orthopaedi, displasia pinggul merupakan kondisi tulang pinggul bayi tidak berkembang dengan normal.

Baca Juga: Gunakan Bikini, Denise Chariesta Main Gendong-gendongan dengan JK di Pantai, Netizen: Si beruang nggak sayang sama Denis

Di mana, sendi pinggul yang seharusnya persambungan antar dua tulang, salah satu tulangnya (berbentuk bola) tidak berada di dalam rongga atau tidak pas di dalam rongga tulangnya.

Penyebabnya bisa beragam faktor meliputi posisi menggendong dan bedong yang salah, kehamilan sungsang, rahim cukup sempit saat dalam kandungan, air ketuban terlalu sedikit saat hamil dan genetik.

Maka dari itu, salah satu upaya agar bayi terhindar dari displasia panggul selain faktor saat di dalam kandungan yaitu dengan cara gendong M-Shape.

Sebagaimana yang dikutip dari laman Klikdokter, posisi gendong M-shape merupakan posisi alami karena menyerupai posisi bayi di dalam kandungan. Adapun manfaat dari menggendong M-shape bagi tumbuh dan kembang bayi meliputi:

  • Menunjang perkembangan sendi panggul.
  • Menunjang perkembangan tulang belakang.
  • Menunjang perkembangan Bahasa pada bayi.
  • Membangun bonding dengan orangtua.
  • Memberikan rasa nyaman pada bayi yang mengalami masalah pencernaan. (Shilvia Restu Dwicahyani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI