Cek Fakta: CEO Moderna Akui Bikin Vaksin Covid-19 Sebelum Pandemi Terjadi

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 17 Mei 2023 | 10:38 WIB
Cek Fakta: CEO Moderna Akui Bikin Vaksin Covid-19 Sebelum Pandemi Terjadi
Vaksin Covid-19 Moderna [Foto: Antara]

Suara.com - Viral di media sosial, video yang menyebut CEO Moderna Stephanne Bancel mengakui sudah memproduksi vaksin Covid-19 bahkan sebelum pandemi dimulai. Benar atau tidak? Yuk cari tahu lewat Cek Fakta berikut ini.

Dalam video yang beredar, Moderna disebut sudah memproduksi 100.000 vaksin Covid-19 di tahun 2019, alias satu tahun sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan SARS-CoV-2 sebagai darurat kesehatan global.

Video ini disebut jadi pembuktian bahwa Covid-19 adalah penyakit yang sengaja dibuat untuk menghancurkan negara-negara tertentu.

Namun, benarkah demikian? Apakah benar Moderna membuat vaksin bahkan sebelum pandemi terjadi?

Penelusuran Suara.com menemukan benar bahwa CEO Moderna Stephanne Bancel bicara tentang vaksin, tapi bukan vaksin Covid-19. Bancel berbicara tentang kapasitas produksi vaksin Moderna secara umum, bukan hanya untuk vaksin Covid-19.

"Pernyataan CEO Moderna dalam video tersebut disalahartikan," tulis laman Covid19.go.id.

Cek Fakta CEO Moderna akui produksi vaksin Covid-19 sebelum pandemi dimulai. (Dok. Satgas Covid-19)
Cek Fakta CEO Moderna akui produksi vaksin Covid-19 sebelum pandemi dimulai. (Dok. Satgas Covid-19)

Sementara itu berdasarkan penuturan laman Dinkes Jogja, vaksin Covid-19 buatan Moderna baru mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari BPOM pada 1 Juli 2021. Penggunaan vaksin Moderna di Indonesia khusus untuk orang dewasa di atas 18 tahun.

Di Amerika Serikat, CDC sudah memberikan EUA bagi vaksin Moderna untuk anak usia 6 bulan hingga 5 tahun. Pemberian vaksin dilakukan sebanyak 2 kali demi perlindungan yang lebih maksimal. izin penggunaan ini dikeluarkan pada juni 2022.

Vaksin Moderna dikembangkan dengan platform mRNA dan hanya diberikan kepada orang dewasa. Keamanan dan efikasi vaksin Moderna sudah diuji oleh Badan POM bersama Tim Ahli Komite Nasional Penilai vaksin COvid-19 untuk Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa secara umum keamanan vaksin ini dapat ditoleransi, baik reaksi lokal maupun sistenmik dengan tingkat keparahan grade 1 dan 2.

Baca Juga: CEK FAKTA: Luna Maya Mohon Doa karena Mulai Serius dengan Maxime Bouttier, Narator Salah Sebut Asalnya

Kesimpulan: Hoax

Tidak benar CEO Moderna menyebut sudah membuat vaksin Covid-19 sebelum pandemi terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI