Tinggi Badan Pendek Tak Selalu Efek Stunting, Inilah Beberapa Penyebabnya yang Perlu Diwaspadai

Rima Sekarani Imamun Nissa | Hiromi Kyuna | Suara.com

Kamis, 15 Juni 2023 | 16:17 WIB
Tinggi Badan Pendek Tak Selalu Efek Stunting, Inilah Beberapa Penyebabnya yang Perlu Diwaspadai
Ilustrasi stunting, tinggi badan anak. (Envato Elements)

Suara.com - Stunting atau kekurangan gizi yang menyebabkan terhambatnya pertumbuhan menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang masih banyak dijumpai di Indonesia. Salah satu ciri dari stunting adalah tubuh yang pendek.

Meski demikian, tak semua orang yang bertubuh pendek mengalami stunting. Hal ini seperti yang diungkapkan di akun TikTok resmi Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional bkkbnofficial.

"Jadi memang perawakan pendek itu tidak hanya berhenti di 'perawakan pendek sama dengan stunting', kan tidak," ungkap wanita dalam video berdurasi 1 menit 10 detik itu.

Ia menyebutkan perawakan pendek disebabkan oleh banyak hal. Ada pula perawakan pendek yang normal dan ada pula yang patologis atau tidak normal.

"Nah, untuk yang perawakan pendek karena genetik atau istilah medisnya adalah perawakan pendek familial (familial short stature), itu masuk dalam kondisi yang normal," ungkapnya.

Selain itu ada pula constitusionala delay growth and puberty di mana seseorang mengalami keterlambatan sementara dalam pertumbuhan tulang. Sedangkan stunting termasuk ke dalam kondisi patologis.

Perawakan pendek pun harus dikaji oleh dokter anak untuk mengetahui apa penyebabnya. Selain stunting, penyebab hormonal dan penyakit endokrin bisa menjadi penyebab dari tubuh yang pendek.

Isu stunting belakangan memang tengah ramai diperbincangkan. Presiden Joko Widodo akui geram dengan anggaran stunting yang mencapai Rp10 miliar justru sebagian besar habis dipakai rapat dan perjalanan dinas.

"Baru saja minggu yang lalu saya cek di APBD Mendagri (Menteri Dalam Negeri), coba saya mau lihat Rp10 miliar untuk stunting. Perjalanan dinas Rp3 miliar, rapat-rapat Rp8 miliar, penguatan pengembangan apa-apa bla bla bla Rp2 miliar," kata Jokowi dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2023 di Kantor BPKP, Rabu (14/6/2023).

"Yang benar-benar beli telur itu nggak ada Rp 2 miliar. Kapan stunting mau selesai kalau caranya seperti ini?" Lanjutnya.

Jokowi kemudian mengatakan seharusnya anggaran Rp10 miliar itu sebagian besar digunakan untuk membeli telur, ikan, daging, sayur-sayuran, dan makanan bergizi lainnya bagi anak yang stunting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Nggak Habis Pikir, Lebih dari Setengah Anggaran Stunting Sebesar Rp 10 M Malah Dipakai Buat Rapat

Jokowi Nggak Habis Pikir, Lebih dari Setengah Anggaran Stunting Sebesar Rp 10 M Malah Dipakai Buat Rapat

| Rabu, 14 Juni 2023 | 19:25 WIB

Jokowi Sentil Daerah yang Punya Banyak Anggaran Tapi Malah Buat Perjalanan Dinas: Absurd, Nggak Konkret

Jokowi Sentil Daerah yang Punya Banyak Anggaran Tapi Malah Buat Perjalanan Dinas: Absurd, Nggak Konkret

| Rabu, 14 Juni 2023 | 14:35 WIB

Atasi Stunting, Gus Imin: Pemerintah Butuh Partisipasi Masyarakat

Atasi Stunting, Gus Imin: Pemerintah Butuh Partisipasi Masyarakat

DPR | Senin, 12 Juni 2023 | 11:20 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB