Dunia Dilanda Pandemi Senyap Resisten Antimikroba Bikin Gampang Sakit, Gimana Cara Cegahnya?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 29 Juni 2023 | 18:01 WIB
Dunia Dilanda Pandemi Senyap Resisten Antimikroba Bikin Gampang Sakit, Gimana Cara Cegahnya?
resistensi antimikroba atau zoonosis [shutterstock]

Suara.com - Jarang yang tahu bahwa dunia berada di kondisi pandemi senyap resistensi antimikroba atau resisten antibiotik. Kondisi ini bisa berbahaya, karena bisa membuat seseorang mudah sakit karena infeksi bakteri.

AMR atau Resistansi antimikroba adalah kondisi berkurangnya kemampuan obat-obatan antimikroba dalam membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroba seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit di tubuh pasien.

Salah satu penyebabnya adalah penggunaan antimikroba, termasuk antibiotik dan antijamur, yang tidak tepat baik dari sisi indikasi, dosis, dan rute atau cara pemberiannya.

Tapi tidak jarang juga ditemukan pasien yang kondisi badannya dari semula memang tidak dapat merespon antibiotik yang diberikan. Laporan WHO menyebut resistensi antimikroba telah menyebabkan sekitar 1,27 juta kematian di seluruh dunia pada 2019.

Ilustrasi antibiotik. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi antibiotik. (Sumber: Shutterstock)

"Resistensi antimikroba adalah ancaman serius yang jarang disadari, bagaikan pandemi senyap. Padahal, kondisi ini dapat terjadi di mana pun, termasuk di bagian rumah sakit yang diawasi ketat seperti di ruang perawatan intensif alias intensive care unit (ICU)," ujar Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Sub Spesialis Intensive Care, dr. Pratista Hendarjana melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (19/6/2023).

"Pasien yang dirawat di ICU sedang dalam kondisi kritis dan biasanya memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, menjadikan mereka rawan terhadap risiko AMR,” sambung dr. Pratista.

Dokter yang berpraktik di salah satu rumah sakit di Kabupaten Bekasi itu mengingatkan penggunaan atau pemberian resep antibiotik maupun antijamur, seperti di ICU sekalipun harus dilakukan dengan bijak dan rasional. Sikap ini diperlukan untuk mencegah terjadinya resistensi antibiotik.

"Pasien mengalami resistensi antimikroba, sehingga infeksi lebih sulit disembuhkan, waktu perawatan pun jadi lebih lama, dan memperbesar biaya perawatan di rumah sakit," lanjut dr. Pratista.

Adapun keahlian tenaga kesehatan jadi salah satu penentu pencegahan resistensi antimikroba di ICU. Namun, diperlukan pula peran serta pasien dan anggota keluarga yang mendampingi perawatan di rumah sakit.

baca juga

“Komunikasi yang efektif antara pasien atau anggota keluarganya dengan tenaga kesehatan dapat membantu menekan risiko terjadinya resistensi antimikroba di ICU, bahkan meningkatkan kualitas perawatan secara umum,” tambah dia.

Komunikasi dua arah ini akan memungkinkan keluarga pasien lebih sadar dan paham risiko terjadinya resistensi antibiotik. Jadi tidak ada salahnya meminta penjelasan petugas medis, alasan atau urgensi pemberian antibiotik pada keluarga yang sedang dirawat di ICU.

“Pasien dan keluarganya berhak untuk bertanya, serta mendapatkan informasi dan edukasi yang memadai mengenai alasan, jenis, dosis, lama penggunaan, manfaat, dan risiko terkait penggunaan antimikroba di ICU," terangnya.

Adapun tenaga medis yang mendapat pertanyaan tersebut, wajib memberikan penjelasan rinci alasan pemberian antibiotik penting untuk penyakit yang sedang dilawan pasien.

"Tindakan medis yang perlu dilakukan dan komplikasi yang kemungkinan terjadi, serta tindakan medis alternatif yang dapat dilakukan serta resikonya," tutup dr. Pratista.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekretaris Pribadi Ferdy Sambo Bebas Tak Bersyarat, Dapatkan Pengurangan Hukuman Asimilasi Pandemi COVID-19, dan Tidak Di-PTDH

Sekretaris Pribadi Ferdy Sambo Bebas Tak Bersyarat, Dapatkan Pengurangan Hukuman Asimilasi Pandemi COVID-19, dan Tidak Di-PTDH

Metro | Kamis, 29 Juni 2023 | 17:25 WIB

Kerja Bareng Penanganan Infodemik di Indonesia, Upaya Menangkal Hoaks yang Meresahkan

Kerja Bareng Penanganan Infodemik di Indonesia, Upaya Menangkal Hoaks yang Meresahkan

Your Say | Rabu, 28 Juni 2023 | 14:05 WIB

IMF Nilai Ekonomi Indonesia "Strong" Dihantam Pandemi

IMF Nilai Ekonomi Indonesia "Strong" Dihantam Pandemi

Bisnis | Senin, 26 Juni 2023 | 14:05 WIB

Terkini

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:55 WIB

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:43 WIB

×