Bisa Berubah Jadi Kanker Kulit, Ini Ciri-Ciri Tahi Lalat yang Harus Diwaspadai!

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 01 Agustus 2023 | 19:25 WIB
Bisa Berubah Jadi Kanker Kulit, Ini Ciri-Ciri Tahi Lalat yang Harus Diwaspadai!
tahi lalat. (Shutterstock)

Suara.com - Tahi lalat jadi salah satu tanda cikal bakal kanker kulit yang perlu diwaspadai, karena perlahan-lahan bisa berubah jadi sel abnormal yang perlu diantisipasi. Kira-kira, gimana cara mengenali tahi lalat berubah jadi kanker kulit?

Sekjen Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia Dr. M. Yadi Permana, SpB(K)Onk menjelaskan tidak ada waktu pasti berapa lama tahi lalat berubah jadi kanker kulit. Tapi ia mengingatkan, perlu waspada pada perubahan dari tahi lalat.

"Tidak ada patokan (waktu) yang bermakna, yang harus diperhatikan perubahan sifat tahi lalat itu sendiri, batasnya tegas nggak, antara tahi lalat dengan jaringan di sekitarnya," ujar Dr. Yadi saat konferensi pers Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Selasa (1/8/2023).

Lelaki yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi PB IDI itu menjelaskan, tahi lalat yang perlu diwaspadai, yaitu bila mudah berdarah dengan hasrat ingin menggaruk yang cukup kuat dan terus menerus.

ilustrasi tahi lalat. (Shutterstock)
ilustrasi tahi lalat. (Shutterstock)

"Sering juga kita dapati, mudah berdarah, kesenggol sedikit kemungkinan karena kanker. Kemudian disertai rasa gatal berlebihan, jadi hal seperti itu harus dikonfirmasi tahi lalat disertai gejala, pasien harus datang ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut," papar Dr. Yadi.

Kanker kulit adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel kulit yang tidak terkendali. Kondisi ini terjadi ketika kerusakan DNA pada sel kulit memicu mutasi atau cacat genetik. Akibatnya, sel kulit berkembang biak dengan cepat dan membentuk tumor ganas.

Menurut Dr. Yadi, kanker kulit terbagi dua yakni kanker kulit melanoma dengan prevalensi 4 persen, dan kanker kulit non-melanoma dengan prevalensi 90 persen. Kanker melanoma perlu diwaspadai karena risiko kematiannya yang lebih tinggi.

"Angka kematian yang disebabkan oleh kanker kulit non-melanoma sebesar 1,48 persen, lebih tidak agresif dibandingkan dengan yang melanoma," jelas Dr. Yadi.

Meski begitu, ia membenarkan dibanding jenis kanker lainnya, kanker kulit punya peluang kesembuhan lebih tinggi. Di Indonesia kanker kulit non melanoma menempati urutan ke-15 dari 36 kanker terbanyak.

baca juga

"Khusus buat melanoma, memang angka kesembuhan itu lebih rendah ketimbang kanker yang non melanoma," jelas Dr. Yadi.

"Kalau melanoma itu kalau sudah terdiagnosis itu bisa mencapai 10-20 persen angka kematiannya, untungnya persentase melanoma itu sendir hanya 4-5 persen dibandingkan, dibanding 90-95 persen yang non melanoma," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Anak Penderita Kanker Jalani Pengobatan, Yayasan Onkologi Anak Indonesia Resmikan Fasilitas Ini

Dukung Anak Penderita Kanker Jalani Pengobatan, Yayasan Onkologi Anak Indonesia Resmikan Fasilitas Ini

Health | Jum'at, 28 Juli 2023 | 15:06 WIB

Bukan Panu, Inilah 6 Penyebab Munculnya Bercak Coklat pada Kulit

Bukan Panu, Inilah 6 Penyebab Munculnya Bercak Coklat pada Kulit

Your Say | Minggu, 02 Juli 2023 | 12:56 WIB

Ngajak Zina sampai Dengkul Bergetar, Tahi Lalat Suami Hanum Mega dan Selingkuhan Disorot: Peletnya Kuat Ya Bun

Ngajak Zina sampai Dengkul Bergetar, Tahi Lalat Suami Hanum Mega dan Selingkuhan Disorot: Peletnya Kuat Ya Bun

Kaltim | Kamis, 29 Juni 2023 | 10:00 WIB

Terkini

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

×