Tips Bawa Anak ke Dokter Tanpa Drama dan Gak Cranky, Begini Triknya

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 02 Agustus 2023 | 09:26 WIB
Tips Bawa Anak ke Dokter Tanpa Drama dan Gak Cranky, Begini Triknya
Ilustrasi anak sakit (Freepik/jcomp)

Suara.com - Anak-anak kerap takut diajak ke dokter karena khawatir akan disuntik atau diminta minum obat yang pahit. Akibatnya, anak-anak, terutama bila usianya masih di bawah 5 tahun, biasanya akan merasa ketakutan hingga rewel dan menangis saat tahu akan bertemu dengan dokter. 

Untuk mengatasi hal tersebut, sebenarnya ada trik yang bisa dilakukan oleh orang tua, lho. Diakui oleh dokter spesialis anak dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, Sp.A, MARS., bahwa anak-anak sering kali takut bertemu dokter terutama ketika pertemuan pertama lantaran belum merasa kenal.

Tetapi, bila anak terus diasuh oleh dokter yang sama sejak masih berada di dalam kandungan, menurut dokter yang akrab disapa Tiwi tersebut, anak biasanya bisa lebih cepat akrab dengan tenaga medis yang menanganinya.

"Dokter anak karena mengawal dari bayi, sebelum mereka lahir, kita bahkan berteman dengan ibunya dulu. Jadi orang tua itu sangat berperan buat anak enggak takut," kata dokter Tiwi saat konferensi pers di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Jakarta, Senin (31/7/2023). 

Ilustrasi anak sakit (pixabay)
Ilustrasi anak sakit (pixabay)

Berdasarkan pengalaman dokter Tiwi, sejak bayi baru lahir sampai berusia 9 bulan biasanya tidak akan merasa takut bila dibawa ke rumah sakit. Setelah usianya beranjak 9 bulan dan mulai mengenali orang asing di sekitarnya, baru lah akan mulai merasa takut dengan dokter yang dianggapnya orang asing dan bisa menyebabkan rasa sakit di tubuhnya.

"Usia 9 bulan mulai curiga dengan orang lain. Setelah 18 bulan baru mulai jadi teman. Jadi dia dari baru lahir sampai usia 9 bulan gak takut sama dokter. Begitu 9-18 bulan takut, lalu 18 bulan ke atas kita udah bisa jadi teman," ujarnya.

Untuk mengatasi anak yang takut bertemu dokter, ia menyarankan agar orang tua bisa bersikap kreatif agar dan menyelami duania anak agar mereka tertarik. Dokter Tiwi juga bercerita kalau dirinya pernah membuat lomba untuk orang tua para pasien anaknya untuk sekreatif mungkin menemukan cara membawa anak ke rumah sakit dengan senang hati.

"Ada yang bawa stetoskop, karena bawa stetoskop jadi main pura-pura, dengan mendongeng, menjelaskan tugas dokter. Tempat praktik khusus anak juga dipenuhi dengan mainan. Itu salah satu trik bagi orang tua membuat rumah sakit gak jadi tempat menakutkan bagi anak," pungkasnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Beta Orang Susah' Ibu Korban Aniaya Anak Ketua DPRD Ambon Histeris, Harapan Sekolahkan Hingga Tamat Pupus Sudah

'Beta Orang Susah' Ibu Korban Aniaya Anak Ketua DPRD Ambon Histeris, Harapan Sekolahkan Hingga Tamat Pupus Sudah

News | Rabu, 02 Agustus 2023 | 08:40 WIB

Sandra Dewi Akui Bukan Sosok Ibu yang Idealis, Enggan Tunda Beri Obat Tiap Anak Sakit

Sandra Dewi Akui Bukan Sosok Ibu yang Idealis, Enggan Tunda Beri Obat Tiap Anak Sakit

Lifestyle | Jum'at, 03 Maret 2023 | 16:23 WIB

Psikolog Tegas Larang Orang Tua Panik Saat Anak Sakit, Bisa Bikin Anak Ikutan Cemas?

Psikolog Tegas Larang Orang Tua Panik Saat Anak Sakit, Bisa Bikin Anak Ikutan Cemas?

Health | Rabu, 01 Maret 2023 | 21:07 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB