Polusi Udara Jakarta Memburuk, Pakar Kesehatan Larang Balita Bermain di Taman Dekat Jalan

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 25 Agustus 2023 | 13:33 WIB
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Pakar Kesehatan Larang Balita Bermain di Taman Dekat Jalan
Anak-anak bermain di RPTRA Taman Mahoni, Jakarta, Jumat (22/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Pakar Kesehatan larang anak balita atau bayi di bawah 5 tahun pergi ke taman bermain dekat rumah karena polusi udara Jakarta yang memburuk dan masuk kategori darurat. Apa bahayanya?

Fakta ini disampaikan Peneliti Utama Health Collaborative Center (HCC) Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK yang mengatakan polusi udara di Jakarta bisa membuat anak punya alergi seumur hidup.

Kondisi ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh anak belum berfungsi maksimal untuk melawan polutan dari polusi udara, sehingga beban kerja tubuh bisa sangat berat, terutama paru-paru anak belum berkembang maksimal.

"Genetik di usia anak itu kalau udah rusak susah balik lagi. 68 persen penyakit alergi saat dewasa ditentukan pada usia balita. Penyakit alergi itu rekam genetiknya nempel terus di kromosom. Contoh alergi intoleransi laktosa, ada dermatitis alergi di kulit, itu alergi sampai tua akan kumat terus," ujar Dr. Ray di Kebayoran, Jakarta Selatan (25/8/2023).

Kondisi fasilitas yang rusak di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amir Hamzah, Jakarta, Rabu (12/7/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amir Hamzah, Jakarta, Rabu (12/7/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Temuan penyakit yang paling banyak diderita anak akibat polusi udara yaitu infeksi saluran napas akut (ISPA). Kondisi ini terjadi karena tubuh anak merespon peradangan secara berlebihan, akibat sistem imunnya yang masih lemah.

"Sistem daya tahan tubuh anak belum terbentuk sempurna, sistemnya belum matang ini kena reaksi berlebihan, sel daya tahan tubuh mengerahkan kekuatan maksimal. Hasilnya reaksi radang berlebih, dampak terbesarnya bisa mempengaruhi kualitas hidup anak, bisa alergi, demam, tidak bisa beraktivitas seperti biasa," papar Dr. Ray.

Dokter yang juga aktif mengajar di Program Magister Kedokteran Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini memperingatkan jika anak sudah tidak beraktivitas normal, tumbuh kembangnya terganggu karena tidak mendapatkan stimulasi dari bermain.

Padahal stimulasi dari bermain sangat penting untuk merangsang kemampuan kognitif atau berpikirnya. Termasuk juga kemampuan bersosialisasi dengan lingkungan di sekitarnya.

Jadi dalam situasi saat ini, Dr. Ray lebih menyarankan orangtua tidak membawa anak balita pergi ke taman bermain karena bisa terpapar polusi udara, yang dampaknya bisa sangat buruk untuk masa depan anak tersebut.

baca juga

Sehingga alih-alih mengajak anak berteman dengan kawan lainnya, Dr. Ray lebih menyarankan balita untuk fokus mendapat stimulasi dan bermain dengan orangtuanya.

"Anak di bawah 5 tahun stimulasi akan jauh lebih efektif main dengan orangtua, jangan bawa RPTRA (taman bermain) akan terdampak polusi. Balita lebih kuat stimulasinya dengan ibu dan ayah, jauh lebih efektif," tutup Dr. Ray.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atasi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Penanaman Pohon

Atasi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Penanaman Pohon

News | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 13:12 WIB

Ketua DPR Dorong Sekolah Antisipasi Dampak Polusi Udara Bagi Anak

Ketua DPR Dorong Sekolah Antisipasi Dampak Polusi Udara Bagi Anak

DPR | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 12:15 WIB

Epidemiolog Sebut Penyemprotan Jalan Polda Metro Jaya Malah Memperburuk Kesehatan!

Epidemiolog Sebut Penyemprotan Jalan Polda Metro Jaya Malah Memperburuk Kesehatan!

News | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 12:06 WIB

Terkini

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:05 WIB

6 Rekomendasi Mobil Bekas 4 Silinder Terbaik di Bawah Rp100 Juta, Lebih Bertenaga

6 Rekomendasi Mobil Bekas 4 Silinder Terbaik di Bawah Rp100 Juta, Lebih Bertenaga

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:03 WIB

Tropis vs Ruangan AC: Pilih Pelembap Kulit yang Tepat Sesuai Aktivitas Harianmu

Tropis vs Ruangan AC: Pilih Pelembap Kulit yang Tepat Sesuai Aktivitas Harianmu

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:54 WIB

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:51 WIB

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:50 WIB

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:49 WIB

×