Rajin Minum Kunyit Jadi Rahasia Sehat dan Panjang Umur Masyarakat Jepang

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 26 Agustus 2023 | 08:00 WIB
Rajin Minum Kunyit Jadi Rahasia Sehat dan Panjang Umur Masyarakat Jepang
Ilustrasi kunyit (Pixabay/Turmeric)

Suara.com - Masyarakat Jepang terkenal sebagai komunitas yang enerjik, rajin bekerja, dan sehat. Tingkat Banyak orangtua di Jepang yang usianya tergolong panjang, lebih daripada masyarakat belahan dunia lainnya.

Kementerian Kesehatan Jepang pernah menyebut, rata-rata harapan hidup pada 2020 adalah 87,74 tahun untuk wanita, naik 0,3 tahun dari 2019, dan 81,64 tahun untuk pria, naik 0,22 tahun.

Paduan Ampuh Kunyit dan Lada Hitam

Kunyit dan lada hitam merupakan rempah-rempah yang tumbuh subur di Indonesia. Curcuminoid, kandungan dalam kunyit merupakan antioksidan dan sering digunakan sebagai obat yang menangkal peradangan (antiinflamasi).

Di sinilah peran zat bioaktif piperine, yang terdapat dalam lada hitam, yaitu mampu meningkatkan efektivitas penyerapan curcumin.

Menurut riset dari Cytokine Research Laboratory Texas, campuran lada hitam dengan curcumin akan mampu meningkatkan penyerapan hingga 2.000%. Misalnya, menambahkan 20 miligram piperine ke dalam 2 gram curcumin, maka hal itu bisa membuat penyerapannya efektif secara signifikan.

Berikut paduan ampuh kunyit dan lada hitam bagi tubuh:

1. Anti-peradangan

Selain sebagai obat alami antiinflamasi atau anti-peradangan, kunyit juga mampu mengurangi rasa nyeri dan tidak nyaman. Sementara itu, piperine dalam lada hitam dapat mendesensitisasi reseptor nyeri spesifik di tubuh, sehingga rasa kurang nyaman pun berkurang.

baca juga

2. Mampu mencegah kanker

Pertumbuhan sel kanker hingga level molekul bisa dicegah dengan rajin mengkonsumsi kunyit. Selain itu, curcumin juga bisa mematikan sel-sel yang bersifat kanker.

Piperine dalam lada hitam pun bisa membunuh sel kanker dan mengurangi risiko terbentuknya tumor. Ketika digunakan bersamaan, lada hitam dan kunyit bisa menghentikan proses regenerasi sel stem payudara.

3. Menyehatkan pencernaan

Kunyit sebagai obat gangguan pencernaan sudah dikenal sejak nenek moyang kita. Hal ini masih bertahan hingga sekarang. Sementara itu, piperine dalam lada hitam bisa mengoptimalkan aktivitas enzim pencernaan, sehingga proses pencernaan berlangsung lebih cepat dan mudah. Ketika dikonsumsi bersamaan, curcumin dan piperine dapat mengobati peradangan dalam saluran cerna.

Pertama, piperine membuat curcumin lebih mudah melalui dinding usus dan masuk ke aliran darah. Kedua, piperine juga membuat proses pemecahan curcumin oleh hati berlangsung lebih lambat.

Selain itu, piperine juga dapat meredakan mual, sakit kepala, masalah pencernaan, dan juga tak lepas dari khasiat anti-peradangan.

Panduan Konsumsi yang Aman

Secara umum, curcumin dan piperine cukup aman dikonsumsi. Namun, belum ada rekomendasi resmi berapa dosis dan batas toleransi konsumsinya.

Oleh sebab itu, penting memastikan konsumsi lada hitam dan kunyit tidak berlebihan, utamanya jika dalam bentuk suplemen.

Komite Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives menetapkan asupan yang bisa diterima setiap harinya adalah 3 miligram per kg berat badan.

Selain itu, perlu diingat bahwa curcumin merupakan zat yang larut dalam lemak. Artinya, mengonsumsinya dengan lemak dapat meningkatkan penyerapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Nilai Ekonomi dan Kesehatan, Emak-emak Diberi Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional di Pekanbaru

Punya Nilai Ekonomi dan Kesehatan, Emak-emak Diberi Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional di Pekanbaru

Bisnis | Kamis, 24 Agustus 2023 | 06:54 WIB

4 Manfaat Jamu Beras Kencur bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Atasi Jerawat

4 Manfaat Jamu Beras Kencur bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Atasi Jerawat

Your Say | Selasa, 22 Agustus 2023 | 17:15 WIB

Kembangkan Obat Tradisional, KKN UIN Walisongo Adakan Pelatihan Membuat Jamu

Kembangkan Obat Tradisional, KKN UIN Walisongo Adakan Pelatihan Membuat Jamu

Your Say | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 11:31 WIB

Pemasukan Tambahan, Emak-emak di Sumut Diajarkan Cara Membuat Jamu Tradisional

Pemasukan Tambahan, Emak-emak di Sumut Diajarkan Cara Membuat Jamu Tradisional

Bisnis | Senin, 17 Juli 2023 | 07:59 WIB

Pabrik Jamu Ilegal di Banyuwangi Digerebek Polisi, Puluhan Drum Disita

Pabrik Jamu Ilegal di Banyuwangi Digerebek Polisi, Puluhan Drum Disita

Jatim | Rabu, 12 Juli 2023 | 19:55 WIB

Gerebek Pabrik Jamu Ilegal di Banyuwangi, Bareskrim Polri Sita Puluhan Drum

Gerebek Pabrik Jamu Ilegal di Banyuwangi, Bareskrim Polri Sita Puluhan Drum

News | Rabu, 12 Juli 2023 | 15:54 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×