Kemenkes Prediksi 4 Daerah Ini Bakal Alami KLB DBD di Akhir 2023

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 28 September 2023 | 07:15 WIB
Kemenkes Prediksi 4 Daerah Ini Bakal Alami KLB DBD di Akhir 2023
Ilustrasi nyamuk Aedes Aegypti penyebab DBD (Freepik/Jcomp)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memprediksi Indonesia bakal dilanda Kejadian Luar Biasa Demam Berdarah Dengue atau KLB DBD di akhir 2023 atau awal 2024 karena El Nino. Kira-kira gimana cara mencegahnya?

Hal ini diungkap langsung Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM., MARS, bahwa saat suhu udara semakin tinggi atau panas karena El Nino menyebabkan perkembangan nyamuk Aedes Aegypti jadi lebih banyak dan lebih cepat bertumbuh.

El Nino adalah fase hangat atau pemanasan berkala suhu permukaan laut di tengah dan timur Samudra Pasifik. Ditambah kata Maxi, fenomena alam yang sudah terjadi 10 tahun terakhir ini akan mempercepat proses nyamuk Aedes Aegypti dari telur menjadi nyamuk dewasa.

"(El Nino suhu udara hangat) membuat kepadatan nyamuk makin tinggi, dia akan mempercepat proses nyamuk dari menetas lalu jadi kepompong dan berubah jadi nyamuk dewasa itu hanya 1 sampai 5 hari. Padahal di cuaca hangat bisa itu paling cepat itu 6 hingga 7 hari. Sedangkan pada suhu rendah (dingin atau tidak hangat) itu bisa sampai belasan hari," ujar Maxi dalam acara peluncuran Kampanye #Ayo3MplusVaksinDBD antara Kemenkes dan Takeda di Hotel Raffles, Rabu (27/9/2023).

Mirisnya lagi kata Maxi, khusus untuk telur nyamuk yang bisa berubah jadi jentik itu bisa bertahan hidup hanya dengan menempel di kain, saat udara di suhu tinggi atau hangat seperti El Nino. Mengerikannya, saat telur nyamuk di kain ini terkena air selanjutnya bisa dengan cepat berubah jadi jentik

"Jadi cuaca dan suhu sangat berpengaruh. Dalam penelitian suhu di bawah 20 derajat nyamuk mengigit 5 hari sekali. Tapi kalau suhu tinggi, frekuensi mengigit dari 5 hari bisa jadi mengigit 2 hari sekali," jelas Maxi lagi.

Inilah sebabnya kata Maxi, saat Indonesia pada Oktober dan November memasuki musim hujan, diprediksi kasus DBD akan tinggi dan melonjak hingga memicu KLB yang harus diantisipasi dan diwaspadai.

"Kasus DBD diprediksi bakal tinggi di Januari, Februari, Maret, April. Jadi kasus akan meledak (memicu KLB) di akhir 2023 dan awal tahun 2024, meski begitu surat edaran kami sudah sebarkan (ke seluruh daerah berisiko) untuk tingkat kewaspadaan KLB DBD," klaim Maxi.

Ia menambahkan, KLB DBD ini diprediksi akan mengancam daerah dengan penduduk padat, khususnya Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta yang perlu jadi perhatian ekstra mengantiasipasi pasien DBD saat terjadi KLB. Inilah sebabnya sarana kesehatan, kampanye hingga edukasi pencegahaj DBD terus digalaka .

baca juga

"Sekalipun untuk daerah-daerah tertentu saya kira di kota manapun kalau faktor risiko lingkungan tempat perindukan nyamuk banyak pasti menjadi prioritas," jelasnya.

Peluncuran Kampanye #Ayo3MplusVaksinDBD antara Kemenkes dan Takeda di Hotel Raffles, Rabu (27/9/2023). (Dini/Suara.com)
Peluncuran Kampanye #Ayo3MplusVaksinDBD antara Kemenkes dan Takeda di Hotel Raffles, Rabu (27/9/2023). (Dini/Suara.com)

Terakhir Maxi mengungkap sederet langkah mencegah KLB DBD yang bisa dilakukan masyarakat di daerah rentan, yakni sebagai berikut:

1. Pemberantasan Jentik Nyamuk

Nyamuk Aedes Aegypti bisa bertelur dan bertahan hidup di air bersih. Tapi sayangnya masih banyak masyarakat yang luput terhadap genangan air bersih, yang bisa jadi wadah sekaligus sarang tempat nyamuk pembawa virus dengue ini berkembang biak.

Contohnya seperti air di AC, air di belakang kulkas, hingga di wadah penampungan air yang tidak ditutup rapat. Nah, kata Maxi tempat ini di sekitar rumah harus ditelusuri dengan seksama, karena bisa jadi cikal bakal nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus dengue.

2. Jumantik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Khawatir El Nino, Pertanian di Serang Malah Meningkat Berkat RJIT

Tak Khawatir El Nino, Pertanian di Serang Malah Meningkat Berkat RJIT

Bisnis | Selasa, 26 September 2023 | 12:45 WIB

70 Hektare Alami Kekeringan, Ditjen PSP Langsung Turunkan Tim ke Lombok Tengah

70 Hektare Alami Kekeringan, Ditjen PSP Langsung Turunkan Tim ke Lombok Tengah

Bisnis | Sabtu, 23 September 2023 | 17:50 WIB

Formasi CPNS Kemenkes 2023: Kualifikasi, Syarat dan Ketentuan Batas Usia Pelamar

Formasi CPNS Kemenkes 2023: Kualifikasi, Syarat dan Ketentuan Batas Usia Pelamar

News | Kamis, 21 September 2023 | 11:07 WIB

Terkini

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×