Nyamuk Sudah Kebal, Kemenkes Sebut Fogging untuk Cegah DBD Percuma

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 29 September 2023 | 12:22 WIB
Nyamuk Sudah Kebal, Kemenkes Sebut Fogging untuk Cegah DBD Percuma
Petugas melakukan pengasapan (fogging) untuk memutus siklus hidup nyamuk aedes aegypti penyebab DBD di kawasan Tebet, Jakarta, Jumat (5/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan lakukan pengasapan atau fogging demam berdarah dengue (DBD), karena bisa menbuat nyamuk kebal antiseptik.

Hal ini dikatakan langsung Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM., MARS, fogging yang terdiri dari antiseptik pembunuh serangga, dan nyamuk yang terus menerus terpapar antiseptik dalam tubuhnya akan membentuk kekebalan, jadi tidak bisa lagi dibasmi hanya dengan mengandalkan fogging.

"Bukan mutasi virus. Nyamuk itu makin resisten karena inteksida itu lama-lama kenal jadi resisten sama nyamuk," ujar Maxi beberapa waktu lalu di Jakarta.

DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ‘dibawa’ oleh nyamuk Aedes Aegypti, ditandai dengan gejala khas seperti demam tinggi tanpa disertai gejala lainnya, tanpa disertai batuk, pilek, ataupun sesak napas.

Maxi membantah jika fogging bisa membuat virus dengue bermutasi dan menyebabkan penyakit DBD semakin parah. Tapi Maxi menegaskan vogging tanpa arahan, hanya akan membuat tindakan tersebut sia-sia.

Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti (Freepik/jcomp)
Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti (Freepik/jcomp)

"Jadi fogging sebenarnya dilakukan setelah petugas melakukan penyidikan epidemologi. Jadi diyakinkan di situ ada baru ada pasien positif DBD, kemudian jentik ada di sekitar itu. Baru boleh radius sekitar 100 meter dilakukan foging," papar Maxi.

Adapun ia juga melarang fogging hanya dilakukan tanpa dasar, terlebih jika tidak ada warga yang sakit DBD di wilayah tersebut.

"Melakukan fogging di situ enggak ada orang sakit, (jangan) difogging," pungkas Maxi.

Sementara itu, alih-alih melakukan fogging Maxi lebih menyarankan beberapa langkah berikut untuk mencegah DBD.

baca juga

1. Pemberantasan Jentik Nyamuk

Nyamuk Aedes Aegypti bisa bertelur dan bertahan hidup di air bersih. Tapi sayangnya masih banyak masyarakat yang luput terhadap genangan air bersih, yang bisa jadi wadah sekaligus sarang tempat nyamuk pembawa virus dengue ini berkembang biak.

Contohnya seperti air di AC, air di belakang kulkas, hingga di wadah penampungan air yang tidak ditutup rapat. Nah, kata Maxi tempat ini di sekitar rumah harus ditelusuri dengan seksama, karena bisa jadi cikal bakal nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus dengue.

2. Jumantik

Jumantik atau Juru Pemantau Jentik adalah petugas khusus yang berasal dari lingkungan sekitar yang secara sukarela mau bertanggung jawab untuk melakukan pemantauan jentik nyamuk DBD (Aedes Aegypti) di wilayahnya serta melakukan pelaporan dan pemberantasan nyamuk.

Apabila tim jumantik tidak ada, minimal setiap rumah punya tanggung jawab 4 rumah di sekitarnya depan, belakang, kanan dan kiri rumah selain rumahnya sendiri untuk memastikan tidak ada jentik nyamuk.

3. Lakukan Vaksinasi DBD

Setelah memakan waktu hingga 15 tahun untuk membuat vaksin DBD Qdenga, kini bisa diakses masyarakat umum bahkan sudah bisa digunakan untuk anak usia 6 tahun hingga 45 tahun. Dengan interval 2 kali dosis suntik, maka bisa melindungi seumur hidup dari DBD dan menurunkan risiko kematian hingga 90 persen.

Vaksin DBD juga membantu kampanye dari 3M yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang yang tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti. Lalu diubah menjadi 3MPlus Vaksin DBD, sehingga pencegahan penyakit yang bisa menyebabkan tubuh syok ini hingga kematiankarena pendarahan ini bisa dicegah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Prediksi 4 Daerah Ini Bakal Alami KLB DBD di Akhir 2023

Kemenkes Prediksi 4 Daerah Ini Bakal Alami KLB DBD di Akhir 2023

Health | Kamis, 28 September 2023 | 07:15 WIB

Formasi CPNS Kemenkes 2023: Kualifikasi, Syarat dan Ketentuan Batas Usia Pelamar

Formasi CPNS Kemenkes 2023: Kualifikasi, Syarat dan Ketentuan Batas Usia Pelamar

News | Kamis, 21 September 2023 | 11:07 WIB

Inovatif! Mahasiswa Universitas Jambi Olah Tanaman Obat Menjadi Spray Anti Nyamuk

Inovatif! Mahasiswa Universitas Jambi Olah Tanaman Obat Menjadi Spray Anti Nyamuk

Your Say | Kamis, 14 September 2023 | 08:12 WIB

Terkini

Everyone's Darling Has a Secret Dapat Anime, Romansa Siswa Biasa dan Idol

Everyone's Darling Has a Secret Dapat Anime, Romansa Siswa Biasa dan Idol

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 12:00 WIB

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:58 WIB

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:56 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 11:48 WIB

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

×