Nyeri pada Dada, Apa Pertanda Serangan Jantung?

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 29 September 2023 | 17:42 WIB
Nyeri pada Dada, Apa Pertanda Serangan Jantung?
Ilustrasi sakit jantung (Freepik/wayhomestudio)

Suara.com - Nyeri dada merupakan salah satu keluhan yang sering dialami atau dikeluhkan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat disebabkan oleh berbagai hal dari yang sifatnya ringan hingga berat. Keluhan nyeri dada yang disebabkan penyumbatan pada pembuluh darah jantung (pembuluh darah koroner) yang kemudian disebut penyakit jantung koroner (PJK) merupakan suatu penyakit yang dapat berakibat fatal (meninggal mendadak) bila tidak dikenali lebih dini atau bila tidak ditangani dengan baik.

Nyeri dada yang disebabkan PJK memiliki karakteristik nyeri dada kiri yang dirasakan seperti ditekan beban berat dapat disertai penjalaran nyeri hingga ke leher, bahu, punggung hingga lengan kiri. Keluhan nyeri dada dapat disertai rasa keringat dingin, mual muntah maupun keluhan seperti berdebar dan sesak nafas.

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Konsultasi terkait keluhan Nyeri Dada?

Jika memiliki keluhan nyeri dada yang terjadi saat aktivitas maupun istirahat yang dirasakan semakin memberat seiring bertambahnya waktu dan memiliki riwayat faktor risiko penyakit jantung koroner seperti tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, kolesterol tinggi dan merokok, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah.

Bagaimana mendiagnosis penyebab Nyeri Dada akibat penyakit jantung koroner?

Setelah menilai karakteristik keluhan nyeri dada dan riwayat faktor risiko PJK, beberapa pemeriksaan penunjang dapat dilakukan apabila terdapat dugaan pasien memiliki (PJK).

  • Pemeriksaan Elektrokardiografi (EKG) digunakan untuk menganalisis irama jantung dan perubahan listrik jantung yang abnormal terkait PJK.
  • Pemeriksaan Treadmill Test umumnya digunakan untuk skrining dan deteksi adanya PJK.
  • Pemeriksaan CT scan pembuluh darah koroner dapat mendeteksi adanya penyempitan pembuluh koroner
  • Pemeriksaan Angiografi koroner (Kateterisasi pembuluh darah koroner) dapat mendeteksi adanya penyempitan pembuluh koroner dengan baik pada pasien dengan kemungkinan yang tinggi memiliki PJK

Mengenal Angiografi Koroner (Kateterisasi Pembuluh Darah Koroner) serta Manfaatnya

Angiografi koroner (Kateterisasi pembuluh darah koroner) merupakan sebuah prosedur pemeriksaan penunjang untuk mendeteksi adanya penyumbatan pada pembuluh darah koroner dengan menggunakan cairan kontras yang diberikan melalui kateter yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah di lengan atau pangkal paha pasien. Dokter menganalisa dan melihat aliran darah pada pembuluh koroner melalui tangkapan citra pada layar sinar-X. Cairan kontras membantu dokter dalam menganalisa aliran darah dan mendeteksi adanya letak sumbatan pada pembuluh darah koroner. Pasien dalam kondisi sadar penuh selama proses prosedur angiografi koroner.

Tindakan pemasangan stent (ring jantung) atau Percutaneous Coronary Intervention dapat dilakukan setelah pemeriksaan angiografi koroner jika terdapat indikasi adanya penyumbatan pembuluh koroner yang signifikan yang dapat menganggu fungsi jantung.

Apakah Angiografi Koroner (Kateterisasi Pembuluh Darah Koroner) Aman?

Angiografi koroner (Kateterisasi pembuluh darah koroner) merupakan prosedur yang relatif aman untuk dilakukan karena memiliki risiko komplikasi yang kecil dan dilakukan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah yang berpengalaman.

Setelah prosedur selesai dilakukan dan tidak terdapat komplikasi, pasien dapat kembali beraktivitas dengan normal dalam beberapa hari.

Eka Hospital merupakan Rumah sakit yang menyediakan layanan unggulan dalam bidang pelayanan Kesehatan jantung dan pembuluh darah bernama MY Cardia. Prosedur Angiografi koroner (Kateterisasi pembuluh darah koroner) dapat dengan aman dilakukan di Eka Hospital yang didukung Dokter Spesialis jantung dan Pembuluh darah yang berpengalaman di bidang nya. MY Cardia juga dapat melakukan prosedur/tindakan pada jantung dan pembuluh darah seperti PCI atau pemasangan ring jantung, pemasangan pacu jantung terkecil di dunia, hingga ablasi cryo yang menggunakan energi dingin.

Mulai Rencana Sehat dengan Medical Check Up

Penyakit Jantung Koroner dapat dicegah dengan melakukan Medical Check Up secara rutin. Melakukan Medical Check Up dapat membantu Anda untuk memahami lebih mengenai kondisi kesehatan Anda, sehingga segala risiko yang dapat menyerang seperti penyumbatan pembuluh darah jantung (coroner) dapat dicegah sejak dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak Bisa Dilakukan Sebelum Hamil, Begini Kata Dokter

Cegah Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak Bisa Dilakukan Sebelum Hamil, Begini Kata Dokter

Health | Selasa, 26 September 2023 | 18:14 WIB

Deteksi Masalah Fungsi Jantung Bisa Dilakukan Hanya dengan "Menari", Gimana Caranya?

Deteksi Masalah Fungsi Jantung Bisa Dilakukan Hanya dengan "Menari", Gimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 26 September 2023 | 14:22 WIB

Kebiasaan Kecil tapi Bermanfaat, 4 Tips Jadi Lebih Sehat dalam Waktu Kurang dari 1 Menit

Kebiasaan Kecil tapi Bermanfaat, 4 Tips Jadi Lebih Sehat dalam Waktu Kurang dari 1 Menit

Your Say | Selasa, 26 September 2023 | 11:42 WIB

Profil Lawrence Faucette: Pasien Sukses Transplantasi Jantung Babi, Ini Kisahnya Dramatisnya

Profil Lawrence Faucette: Pasien Sukses Transplantasi Jantung Babi, Ini Kisahnya Dramatisnya

News | Senin, 25 September 2023 | 16:15 WIB

PWI, AJI Jakarta dan LBH Pers Kecam Penghalangan Wartawan Meliput Ledakan di RS Eka Hospital Serpong

PWI, AJI Jakarta dan LBH Pers Kecam Penghalangan Wartawan Meliput Ledakan di RS Eka Hospital Serpong

Jakarta | Kamis, 21 September 2023 | 19:38 WIB

Kronologi HP Jurnalis Suara.com Dirampas Saat Liput Ledakan RS Eka Hospital

Kronologi HP Jurnalis Suara.com Dirampas Saat Liput Ledakan RS Eka Hospital

Sumsel | Kamis, 21 September 2023 | 16:32 WIB

Terkini

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB